Selasa, 25 Agustus 2026


Tanah Laut – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta titik-titik yang berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas, di antaranya Jalan Paliat-Pelan Boeja Sin, Taman Kijang Mas, kawasan karaoke di Jalan Basuki Rahmat, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hasan Basri, Kecamatan Pelaihari.

Dalam pelaksanaan patroli, personel Sat Samapta melakukan pemantauan dan pengawasan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terhadap terjadinya tindak kriminalitas. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

Selain melakukan patroli, personel juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi mengatakan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Patroli Perintis Presisi ini kami laksanakan secara rutin dengan menyasar lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan Kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujar AKP Haryadi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Sinergi dan peran aktif masyarakat sangat kami perlukan. Dengan kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, kami berharap situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Kecamatan Pelaihari, dapat terus terjaga dalam keadaan aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

Tanah Laut – Polsek Takisung melaksanakan kegiatan pengecekan lapangan atau ground check hotspot menyusul adanya titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (25/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik kebakaran lahan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pemantauan terhadap potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Berdasarkan hasil pemantauan melalui aplikasi, terdapat 1 (satu) titik api yang terdeteksi pada koordinat -3.94196129, 114.63059998, di wilayah Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung.

Pengecekan ini merupakan langkah cepat dan preventif Polsek Takisung dalam merespons informasi hotspot guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan serta mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Polsek Takisung juga terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya kebakaran atau titik api di wilayahnya.

Melalui kegiatan ground check hotspot secara rutin dan responsif, Polsek Takisung berkomitmen mendukung upaya Polres Tanah Laut dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla demi menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan.


Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Tambang Ulang melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk himbauan Karhutla di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Pemasangan spanduk tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Melalui spanduk himbauan yang dipasang di sejumlah titik strategis, masyarakat diharapkan dapat memahami dampak dan bahaya Karhutla, baik terhadap lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan adanya titik api atau kejadian kebakaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Tambang Ulang dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Tambang Ulang.

Dengan adanya himbauan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta bersama-sama menjaga Kabupaten Tanah Laut agar tetap aman dan terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi Tabel Rafaksi. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Jorong, Aipda Dedi Hermawan, menyampaikan informasi tersebut kepada warga di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (25/8).

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Bagi petani, informasi ini penting karena dapat menjadi bekal dalam memahami kualitas hasil panen sekaligus mengetahui harga jual jagung secara lebih jelas.

Aipda Dedi Hermawan juga mengajak warga untuk tidak ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas terkait berbagai persoalan yang ditemui di lapangan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut memiliki manfaat ganda, yakni memberikan edukasi kepada petani sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kami ingin petani menjadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya sesuai kadar air. Di saat yang sama, komunikasi yang terbangun antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat diharapkan menciptakan rasa aman, nyaman dan tertib di wilayah Jorong," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendengar dan merespons kebutuhan warga.

Polsek Jorong akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi, membangun kemitraan, serta mendukung ketahanan pangan dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut melakukan pengecekan lokasi yang direncanakan menjadi lahan tanaman jagung di wilayah konsesi PT HRB, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (25/8).

Pengecekan dipimpin Waka Polsek Jorong Ipda Ramlan Kurniawan pada Senin, 24 Agustus 2026 dengan didampingi Kepala Security PT HRB. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan sekaligus memastikan kesiapan lokasi yang akan dimanfaatkan dalam mendukung program ketahanan pangan.

Perjalanan menuju lokasi menjadi salah satu tantangan tersendiri. Dari Polsek Jorong, personel harus menempuh jarak sekitar 38 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih satu jam. Kondisi jalan menuju lokasi juga dilaporkan rusak berat, sehingga membutuhkan perhatian dalam proses mobilisasi menuju area lahan.

Setibanya di lokasi, personel bersama pihak perusahaan melakukan pengecekan kondisi kawasan yang direncanakan untuk budidaya jagung. Monitoring tersebut menjadi langkah awal untuk melihat berbagai kondisi lapangan sebelum lahan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Ipda Ramlan Kurniawan mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi calon lahan dapat diketahui sejak awal, termasuk akses menuju lokasi.

"Kami melakukan pengecekan langsung untuk melihat kondisi lahan dan akses menuju lokasi. Hasil monitoring ini menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya agar rencana pemanfaatan lahan untuk tanaman jagung dapat dipersiapkan dengan baik," ujar Ipda Ramlan Kurniawan.

Polsek Jorong akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Minggu, 23 Agustus 2026


Tanah Laut - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan supervisi di Polres Tanah Laut, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Senin (24/8/2026).

Kegiatan supervisi dipimpin langsung oleh Dir Samapta Polda Kalsel Kombes. Pol. Timbul Rein Krisman Siregar, S.I.K., M.Si., didampingi KBO Samapta Polda Kalsel AKBP Haris, S.Sos., M.Si., beserta tim supervisi.

Kedatangan tim supervisi disambut dan dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut.

Kegiatan supervisi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas fungsi Samapta di jajaran Polres. Melalui kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, kesiapan personel, administrasi, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan kegiatan operasional di lapangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan supervisi Ditsamapta Polda Kalsel. Menurutnya, supervisi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sekaligus memastikan fungsi Samapta berjalan secara optimal.

“Kami menyambut baik kegiatan supervisi dari Ditsamapta Polda Kalsel. Supervisi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, sehingga pelaksanaan tugas Samapta di Polres Tanah Laut dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif.

Kegiatan supervisi berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diharapkan dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas fungsi Samapta di Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tanah laut - Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri undangan Shalat Istisqa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, bertempat di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama sekaligus doa kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan, khususnya di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Shalat Istisqa diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat. Seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan curahan hujan yang membawa keberkahan serta keselamatan bagi masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi momentum untuk memperkuat ikhtiar dan kepedulian bersama dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa keberkahan. Di sisi lain, kita juga harus terus berupaya melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah dan menangani dampak musim kemarau, khususnya potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya kebakaran. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, kita dapat menjaga Tanah Laut tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

Kegiatan Shalat Istisqa berlangsung dengan khidmat dan menjadi wujud sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau sekaligus menjaga Kabupaten Tanah Laut dari ancaman Karhutla.



Tanah Laut - Sat Reskrim Polres Tanah Laut melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan dan penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaan olah TKP, personel Sat Reskrim Polres Tanah Laut melakukan pengecekan kondisi lokasi kebakaran, mengumpulkan informasi, serta mencari dan mengamankan berbagai bukti yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan Polres Tanah Laut dalam menangani setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan serta menelusuri penyebab terjadinya kebakaran.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa Polres Tanah Laut berkomitmen melakukan penanganan secara serius terhadap setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), termasuk melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.

“Setiap kejadian Karhutla akan kami tindak lanjuti secara serius. Melalui olah TKP dan proses penyelidikan, kami mengumpulkan informasi serta bukti-bukti yang diperlukan untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan segera laporkan kepada pihak berwenang apabila melihat adanya titik api atau kebakaran,” ujarnya.

Menurut Kapolres, pencegahan Karhutla membutuhkan peran serta dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Satu api kecil dapat menjadi bencana besar. Mari kita jaga hutan, lahan, lingkungan, dan udara agar tetap aman dan bersih untuk kita semua. Cegah Karhutla, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Polres Tanah Laut juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diminta untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya titik api atau kebakaran lahan.

Statistik Pembaca