Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan dan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Canggih Hangga Wicaksono, S.ST, selaku Kepala Subbidang Analisis Perumusan Kebijakan Akuntabilitas Aparatur Kementerian PANRB. Kedatangan tim evaluator disambut langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.
Kegiatan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut yang mewakili Bupati Tanah Laut, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, serta Dandim 1009 Tanah Laut.
Selain itu, hadir pula perwakilan kelompok tani Kabupaten Tanah Laut, perwakilan penerima manfaat program unggulan Polres Tanah Laut, para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, para perwira, bintara dan ASN Polres Tanah Laut, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi lapangan dan desk evaluasi merupakan momentum penting dalam proses pembangunan Zona Integritas Polres Tanah Laut menuju predikat WBBM.
“Proses menuju predikat WBBM ini bukan sekadar mengejar piala atau sertifikat, melainkan wujud komitmen berkelanjutan kami dalam mentransformasi budaya kerja, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan publik yang makin cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan, seluruh jajaran pimpinan dan staf Polres Tanah Laut telah berupaya secara optimal dalam menyempurnakan enam area perubahan, menghadirkan berbagai inovasi pelayanan, serta memperkuat pengawasan internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami siap menyajikan data, memaparkan kondisi di lapangan, serta menerima masukan konstruktif dari tim evaluator demi perbaikan kinerja kami ke depan,” lanjutnya.
Menurutnya, evaluasi tersebut tidak hanya menjadi tahapan administratif dalam memperoleh predikat WBBM, tetapi juga menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana perubahan dan inovasi yang telah dilakukan Polres Tanah Laut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan. Oleh karena itu, masukan dan koreksi dari tim evaluator diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan serta penyempurnaan secara berkelanjutan.
“Kami menyadari walaupun sudah berusaha seoptimal mungkin dalam mengemban tupoksi sesuai dengan regulasi yang ada, tentunya masih terdapat kekurangan yang mungkin nantinya menjadi koreksi oleh tim desk evaluasi melalui simulasi WBK menuju WBBM ini,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan selanjutnya dilaksanakan melalui proses verifikasi lapangan dan desk evaluasi, termasuk pemaparan berbagai program, inovasi pelayanan, capaian kinerja, serta implementasi pembangunan Zona Integritas yang telah dilaksanakan oleh Polres Tanah Laut.






%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)





