Kamis, 09 April 2026


Tanah Laut - Polsek Bati-Bati melaksanakan kegiatan patroli objek vital sekaligus patroli dialogis di wilayah hukumnya, Kamis (9/6).

Kegiatan patroli ini difokuskan pada sejumlah objek vital serta titik-titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Bati-Bati. Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga aktif berdialog dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bati-Bati menyambangi perkantoran, pertokoan, serta area publik lainnya guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Melalui kegiatan patroli objek vital dan dialogis ini, diharapkan dapat meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polsek Bati-Bati.

Kapolsek Bati-Bati AKP Afiannor menyampaikan bahwa kegiatan patroli objek vital dan patroli dialogis ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin dengan menyasar objek vital dan titik-titik rawan, sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap informasi serta menyampaikan imbauan kamtibmas,” ujar AKP Afiannor.

Ia juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak ragu melaporkan apabila ada hal yang mencurigakan,” tambahnya.

Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Bati-Bati.

 


Tanah laut - Polres Tanah Laut menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Klarifikasi Reviu dan Monitoring Pengendalian Mutu Pengawasan Intern pada Polda Kalimantan Selatan dan jajaran, yang dilaksanakan pada Kamis (9/4), bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Bag Dalmutu Rorenmin Itwasum Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Muhammad Setyobudi Dwiputro, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Tim, bersama anggota tim lainnya yakni Kombes Pol Achmad Fauzy, S.H., S.I.K., M.I.K., AKP Syarifah Umi Khabibah, dan Bripda Sulistia Marwah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) serta operator auditi dari sejumlah Polres jajaran Polda Kalsel, di antaranya Polres Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan klarifikasi, reviu, serta monitoring terhadap pengendalian mutu pengawasan intern, sehingga pelaksanaan tugas pengawasan di lingkungan Polda Kalsel dan jajaran dapat berjalan lebih optimal, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan dengan lancar, tertib, dan tepat sasaran, serta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan intern di lingkungan Polri, khususnya di wilayah Polda Kalimantan Selatan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengawasan intern di lingkungan Polri.

“Kegiatan klarifikasi, reviu, dan monitoring ini sangat penting dalam memastikan pelaksanaan pengawasan intern berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal ini juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kinerja satuan kerja di jajaran Polda Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung pelaksanaan pengawasan yang berkualitas. “Kami siap mendukung setiap proses pengawasan dan terus berupaya meningkatkan kualitas kinerja serta tata kelola organisasi yang baik demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Kapolres.

Rabu, 08 April 2026

Tanah Laut - Polsek Jorong Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring pertumbuhan tanaman jagung pakan di lahan binaan yang berlokasi di Lahan Pt. Inhutani Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan yang digarap oleh Sdr. Sunaryo, anggota Kelompok Tani Rukun tani, dengan luas lahan mencapai 20 hektare. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam saat ini berumur kurang lebih 2 minggu dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.

Kapolsek Jorong, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Jorong.

“Kami secara rutin melakukan pemantauan terhadap lahan binaan, guna memastikan proses penanaman hingga perawatan tanaman jagung berjalan optimal. Hal ini sebagai wujud dukungan Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga hasil pertanian yang diperoleh nantinya dapat maksimal dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di daerah.

Dengan adanya pendampingan dan monitoring secara berkala, diharapkan tanaman jagung pakan yang saat ini dalam tahap awal pertumbuhan dapat berkembang dengan baik hingga masa panen, serta memberikan hasil yang optimal bagi para petani di Desa Sabuhur.

Tanah Laut - Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis rutin di wilayah hukumnya, Rabu (8/4/2026) malam guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Kegiatan patroli tersebut menyasar Desa Ujung Batu RT 007 RW 002, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Dalam kegiatan ini, personel Polsek Pelaihari tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat setempat.

Melalui patroli dialogis ini, petugas menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, seperti tindak kejahatan jalanan maupun gangguan lainnya. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M.. menyampaikan bahwa patroli dialogis rutin merupakan salah satu upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman serta mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Pelaihari.


Jakarta – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Selama periode operasi yang berlangsung selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar Edi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung kecepatan respons dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

“Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen-momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran.


Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) secara resmi meluncurkan operasional Safety Driving Center (SDC), sebuah fasilitas modern yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan etika berkendara masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan.

Acara peresmian pada Rabu (8/4/2026) ini dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. dan pejabat utama Polda Kalsel serta jajaran terkait.

Peresmian oleh Kakorlantas Polri ini juga menandai komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik di Kalimantan Selatan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menjelaskan bahwa kehadiran pusat pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui jalur edukasi.

Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat edukasi berkendara yang mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri serta Kakorlantas Polri atas dukungannya dalam pembangunan SDC di Bumi Lambung Mangkurat. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan DPRD Provinsi Kalsel yang telah bersinergi menyukseskan program yang dibuat oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. ini.

"Harapan kami dengan keberadaan SDC di Provinsi Kalimantan Selatan ini bisa meningkatkan budaya tertib berlalulintas, khususnya kepada masyarakat di Kalimantan Selatan," ujar Kapolda Kalsel di hadapan awak media.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa fokus utama dari pengoperasian SDC ini adalah untuk menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan. Dengan pelatihan dan edukasi yang terstandarisasi di SDC, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan berkendara yang lebih baik serta kesadaran hukum yang tinggi saat di jalan raya.

Safety Driving Center Polda Kalsel menjadi sarana bagi masyarakat untuk belajar teknik berkendara yang aman dan benar, membentuk karakter pengendara yang disiplin dan patuh pada aturan lalu lintas.

Selain itu juga untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas, terutama yang mengakibatkan korban jiwa. Polda Kalsel akan terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk pengembangan program-program SDC ke depannya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa fasilitas ini bukan sekadar tempat ujian, melainkan pusat edukasi bagi pengemudi agar memiliki keterampilan teknis yang mumpuni sekaligus kesadaran hukum yang tinggi saat di jalan raya.

Kakorlantas berharap Peluncuran ini dapat menjadi titik balik dalam menciptakan ekosistem jalan raya yang lebih aman di Kalimantan Selatan.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas otomotif, hingga instansi terkait untuk memanfaatkan fasilitas ini guna memastikan setiap pengemudi yang turun ke jalan adalah pengemudi yang bertanggung jawab.

Dengan diresmikannya Safety Driving Center ini, Ditlantas Polda Kalsel mempertegas slogan "Utamakan Keselamatan sebagai Kebutuhan" bagi seluruh warga Banua.

 


Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan "Polri Menyapa Ojek Online Banua" yang digelar di La Tare Joglo Resto Cafe n Gallery, Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (7/4/2026). Acara yang dimulai pukul 14.30 WITA ini dihadiri langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama Dir Kamsel Koorlantas Polri Brigjen Pol Prianto, S.I.K., M.Si., Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, para koordinator lapangan komunitas ojek online (ojol) seperti Gojek, Shopee, Maxim, dan lainnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. sebagai bentuk memperkuat silaturahmi dan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat khususnya mitra ojek online.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam arahannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan program "Polantas Menyapa dan Melayani" sebagai bentuk komitmen Polri, khususnya Korps Lalu Lintas, untuk menjadi sahabat bagi seluruh komunitas ojol. Menurutnya, pendekatan komunikasi dan silaturahmi yang berkelanjutan harus terus dibangun, bukan sekadar hubungan operasional di jalan.

"Fokus utama Polri adalah mengurangi jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, yang pada tahun 2024 tercatat mencapai 26.000 jiwa. Karena itu, saya imbau para pengemudi ojol untuk tidak melawan arus, selalu tertib berlalu lintas, serta memakai helm, jaket, dan atribut lengkap. Pastikan juga penumpang Anda menggunakan helm," pungkas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Kakorlantas juga mengumumkan rencana pemberian bantuan perangkat ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) ke setiap Polres guna mendukung operasional keamanan. Ia menekankan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif daripada sekadar penilangan, terutama bagi pengendara yang sudah tertib dan mengenal petugas. Tak hanya itu, gagasan inovatif seperti "Bengkel Ojol" atau "Shelter Ojol" pun digagas melalui koordinasi dengan Polda setempat untuk memudahkan komunikasi di lapangan. Para Dirlantas juga diarahkan untuk memprioritaskan kemudahan layanan pembuatan SIM bagi komunitas ojol sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada komunitas ojol yang dinilainya telah bekerja keras melayani masyarakat sekaligus membantu menjaga ketertiban di jalan raya. Beliau menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan sarapam untuk mendengar langsung keluhan, masukan, dan harapan para pengemudi.

"Patuhi rambu-rambu, jangan melawan arus, dan jangan menggunakan ponsel saat berkendara demi keselamatan diri dan penumpang. Pastikan kondisi kendaraan layak jalan dan gunakan helm standar SNI secara konsisten," imbau Kapolda.

Beliau juga berharap komunitas ojol dapat menjadi mitra dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor jika melihat tindak kriminal atau gangguan kamtibmas. Para pengemudi ojol diharapkan menjadi teladan bagi pengendara lain dalam disiplin berlalu lintas di Kalimantan Selatan.

Merespons aspirasi mengenai kebutuhan tempat istirahat (shelter) yang layak agar pengemudi tidak berkerumun di bahu jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas, Kapolda langsung memberikan instruksi kepada jajarannya untuk membantu mempermudah akses layanan kepolisian bagi komunitas ojol, termasuk dalam hal administrasi kendaraan.

"Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Polri siap mendukung kelancaran serta keamanan para pejuang nafkah di jalanan," tutup Kapolda Kalsel.

Selasa, 07 April 2026


Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan disiplin serta pengawasan penggunaan senjata api (senpi) organik, Bidpropam Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pemeriksaan terhadap anggota Polri dan PNS Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Tanah Laut pada Rabu (8/4). Pemeriksaan dipimpin oleh Kompol Avan Suligi, S.E., selaku Kaurgakkum Subbidprovos Polda Kalsel sekaligus Ketua Tim.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi pemegang senpi, kondisi fisik senjata, serta kesesuaian penggunaan senjata api dengan prosedur yang berlaku. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang memegang senpi telah memenuhi persyaratan dan menggunakannya secara profesional serta bertanggung jawab.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan internal guna mencegah penyalahgunaan senjata api oleh anggota serta meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyambut baik kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Bidpropam Polda Kalsel tersebut.

“Pemeriksaan senpi organik ini sangat penting sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian internal, sehingga setiap anggota yang memegang senjata api benar-benar memenuhi syarat dan mampu menggunakannya secara profesional serta sesuai aturan,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin anggota, khususnya dalam penggunaan senjata api.

“Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan senpi, serta memastikan setiap personel bertugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Statistik Pembaca