Selasa, 15 September 2026

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan anjangsana kepada purnawirawan Polri yang pernah berdinas pada fungsi lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Adhitya Dikav, S.I.K., M.H., bersama sejumlah anggota Sat Lantas Polres Tanah Laut. Anjangsana dilaksanakan dengan mengunjungi kediaman purnawirawan Polri sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penghormatan atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan selama masa dinas.

Dalam kunjungan tersebut, personel Sat Lantas menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para purnawirawan yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, serta pengabdiannya dalam menjalankan tugas pada fungsi lalu lintas di Polres Tanah Laut.

Kegiatan anjangsana juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara personel aktif dengan para purnawirawan Polri. Meskipun telah menyelesaikan masa kedinasan, hubungan kekeluargaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat diharapkan tetap terjalin dengan baik.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Adhitya Dikav, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para senior yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.

“Anjangsana ini merupakan wujud penghormatan dan apresiasi kami kepada para purnawirawan yang telah mengabdikan diri dalam tugas kepolisian, khususnya pada fungsi lalu lintas. Dedikasi dan pengalaman yang telah diberikan menjadi bagian dari perjalanan serta sejarah pengabdian Sat Lantas Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sat Lantas Polres Tanah Laut berharap semangat pengabdian, kebersamaan, dan silaturahmi antara generasi penerus dengan para purnawirawan Polri senantiasa terjaga, sekaligus menjadi motivasi bagi personel aktif untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus memberikan edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Galam, Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman petani mengenai dasar penentuan nilai hasil panen. Rabu (16/9).

Dalam sosialisasi, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi membantu memberikan gambaran mengenai penyesuaian harga sesuai kondisi jagung, sehingga petani dapat mengetahui faktor yang memengaruhi nilai hasil panennya.

Selain menjadi bahan informasi, Tabel Rafaksi dapat dimanfaatkan petani sebagai referensi sebelum menjual hasil panen. Petani dapat memperkirakan nilai jagung, memahami perbedaan harga berdasarkan kadar air, serta memiliki dasar pembanding ketika melakukan transaksi dengan pembeli. Hal ini diharapkan membuat proses jual beli lebih terbuka dan mudah dipahami.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menentukan nilai hasil panennya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air dan memiliki acuan saat menjual hasil panen,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari akan terus mendorong penyampaian informasi kepada petani sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Jajaran Polsek Takisung Polres Tanah Laut bersama unsur pemerintah desa melaksanakan kegiatan patroli pencarian dan penanganan terhadap korban kecelakaan air KM Virgo Transport 8 dalam rangka Operasi Aman Nusa II, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 Wita tersebut dilaksanakan di wilayah pesisir Pantai Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, dengan fokus melakukan penyisiran di sekitar area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

Penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya pencarian dengan menyisir jalur perairan di sekitar titik perkiraan kejadian. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Takisung bersama Pembakal dan aparat Desa Pagatan Besar.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat pesisir dan para nelayan agar turut membantu memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda atau informasi terkait keberadaan korban.

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap informasi kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan unsur terkait dalam mendukung proses pencarian.

Kapolsek Takisung AKP Duki bersama Wakapolsek Takisung Iptu Nopriansyah, Aipda Nazarullah dan Aipda Surono Adi turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Sinergi juga dilakukan bersama Pembakal Pagatan Besar dan aparat desa guna memperluas jangkauan pemantauan di wilayah pesisir.

Selain melaksanakan penyisiran, personel melakukan koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Takisung untuk memperkuat komunikasi serta mengoptimalkan peran masyarakat dalam memberikan informasi selama proses pencarian berlangsung.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Takisung terus berupaya mendukung proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 sekaligus membangun koordinasi dan komunikasi yang cepat dengan masyarakat pesisir dan nelayan.

Polres Tanah Laut mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Setiap informasi terkait pencarian korban diharapkan segera disampaikan kepada pihak berwajib agar dapat dilakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut.


Tanah Laut – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Tanah Laut tidak hanya berfokus pada upaya penanganan dan pemadaman api. Perlindungan serta kesehatan masyarakat yang terdampak paparan asap turut menjadi perhatian jajaran kepolisian.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. turun langsung memimpin kegiatan bakti kesehatan gratis bagi warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang berada di sekitar lokasi karhutla dan mengalami dampak dari paparan kabut asap. Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Sidokkes Polres Tanah Laut berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut dan Puskesmas Tambang Ulang melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi warga maupun petugas. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat selama kualitas udara terdampak asap.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga membagikan masker dan vitamin kepada warga sebagai upaya membantu mengurangi risiko paparan asap serta menjaga kondisi tubuh selama aktivitas masyarakat berlangsung di tengah kondisi udara yang kurang baik.

AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian, khususnya dalam aspek kesehatan.

“Penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh. Selain melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran, kami juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan personel yang berada di lapangan,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara dipenuhi asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut bersama instansi terkait terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi dampak karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, kini mulai dimanfaatkan untuk mendukung proses penanganan hasil panen petani. Gudang pengeringan tersebut merupakan fasilitas yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan. Rabu (16/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap operasional fasilitas tersebut. Keberadaan dryer menjadi bagian dari upaya mendukung proses pascapanen, khususnya dalam membantu mengurangi kadar air jagung sebelum hasil pertanian dipasarkan.

Dengan kapasitas mencapai 20 ton, fasilitas pengeringan diharapkan dapat membantu penanganan jagung dalam jumlah lebih besar secara lebih terukur. Pengeringan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dan kesiapan jagung untuk proses pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pengoperasian dryer tersebut menjadi salah satu dukungan terhadap aktivitas pertanian masyarakat di wilayahnya.

“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pengeringan jagung sehingga hasil panen petani lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan serta mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca