Rabu, 22 April 2026

 


Tanah Laut – Personel Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan latihan Dalmas Awal dengan materi sikap tangan berkait dalam menghadapi aksi unjuk rasa, Kamis (23/4), bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut.

Kegiatan latihan tersebut dipimpin dan diawasi langsung oleh jajaran Sat Samapta sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam pengendalian massa sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku.

Dalam latihan ini, personel diberikan pembekalan teknik dasar Dalmas Awal, khususnya formasi sikap tangan berkait yang berfungsi untuk menjaga kekompakan barisan, memperkuat pertahanan personel, serta mengendalikan situasi massa secara humanis dan terukur.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga menanamkan pemahaman kepada seluruh personel agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan senantiasa menjunjung tinggi aturan yang berlaku, menghindari tindakan arogan, serta mengedepankan setiap langkah berdasarkan perintah komandan lapangan guna mencegah terjadinya pelanggaran HAM.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan seluruh personel Dalmas Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin siap, profesional, dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi, khususnya pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyatakan bahwa Latihan tersebut juga bertujuan membentuk fisik personel yang sehat, kuat, serta menjaga kesiapan rohani dan jasmani dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Latihan Dalmas ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel agar selalu siap menghadapi situasi unjuk rasa dengan cara yang profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Kami tekankan kepada seluruh anggota agar memahami aturan di lapangan, tidak bertindak arogan, serta selalu mengedepankan perintah komando sehingga pelaksanaan tugas berjalan aman dan terhindar dari pelanggaran HAM. Selain itu, latihan ini juga penting untuk menjaga kebugaran fisik serta kesiapan mental personel.”

 


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan sasaran pasar, terminal, dan lokasi parkir di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Patroli tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi bersama personel Sat Samapta dengan menyasar sejumlah titik keramaian, di antaranya Pasar Tapandang Berseri, Eks Terminal Tanah Habang, dan Pasar Parabola.

Kegiatan patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, berdialog dengan pedagang, pengunjung pasar, juru parkir, serta masyarakat sekitar guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap barang bawaan, memastikan kendaraan terkunci dengan aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah preventif Polres Tanah Laut dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi gangguan keamanan di pusat-pusat aktivitas warga.

“Kami dari Sat Samapta Polres Tanah Laut terus meningkatkan patroli dialogis di lokasi-lokasi keramaian seperti pasar, terminal, dan area parkir guna mencegah tindak pidana 3C maupun aksi premanisme. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.”

Dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri melaksanakan apel pegelaran kendaraan bermotor, alat utama (Alut), dan alat khusus (Alsus) Fungsi Harkamtibmas di Lapangan Apel Polda Kalimantan Selatan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra R., S.E., M.H., didampingi Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., yang turut dihadiri Wakapolda Kalsel, serta para Pejabat Utama Polda Kalsel.

Selain itu, turut mendampingi Kakorbinmas Baharkam Polri antara lain Dirbinpotmas Korbinmas Brigjen Pol Drs. Nursyah Putra, M.HAN., Kasubditcakkal Korsabhara Kombes Pol Gatot Ari Purbaya, S.I.K., Kasubditbianev/Polsus Korbinmas Kombes Pol Hastho Raharjo, S.I.K., S.H., M.H., Kasubditbinmasair Korpolairud Kombes Pol Yoga Baskara Jaya, S.H., S.I.K., dan Koorspri Kakorbinmas AKP Andre Ch Paeh, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Dalam apel tersebut, tim melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh, meliputi Inspeksi fisik terhadap kondisi mesin, kebersihan, kelengkapan administrasi kendaraan dinas roda dua, roda empat, hingga kendaraan taktis. Selain itu, fungsionalitas Alut dan Alsus seperti alat komunikasi, tameng, helm, hingga peralatan SAR dipastikan dalam kondisi 100% siap pakai.

Tim Korbinmas Baharkam Polri juga meninjau kompetensi anggota dalam prosedur pengoperasian alat-alat teknis, serta sikap tampang dan kedisiplinan personel fungsi Harkamtibmas guna memastikan kesiapan mental dan penampilan yang representatif sebagai pengayom masyarakat.

Dilakukan inventarisasi masalah terhadap kendaraan yang memasuki masa perawatan berat atau peralatan yang sudah kedaluwarsa secara teknologi, serta mengecek kecukupan kuantitas peralatan dibandingkan kebutuhan ideal di seluruh wilayah hukum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menyambut baik pelaksanaan apel pegelaran ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab kepolisian dalam mengelola aset negara demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dengan kesiapan personel dan peralatan yang prima, kami optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda.

Sementara itu Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra memberikan asistensi agar standar perawatan dan penggunaan sarpras di daerah sesuai regulasi Mabes Polri. Ia menekankan bahwa kesiapan alat bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga untuk mendukung pendekatan preventif dan preemtif kepada masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan menjamin tidak ada kendala teknis yang menghambat respons Polri saat masyarakat membutuhkan bantuan, serta menekankan pentingnya pemeliharaan rutin untuk efisiensi anggaran dan memperpanjang usia pakai sarana prasarana negara.

Tanah Laut — Upaya penguatan sektor pertanian terus dilakukan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Harapan Jaya atas nama Iswanto di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung. Kamis (23/04).

Pada lahan seluas 3 hektar tersebut, tanaman jagung yang telah memasuki usia 60 hari terlihat tumbuh subur dan berkembang dengan baik. Kondisi ini menunjukkan perawatan yang maksimal dari petani serta adanya pendampingan berkelanjutan dari pihak kepolisian.

Kapolsek Takisung menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan keberhasilan program pertanian di wilayahnya.

“Kami terus hadir mendampingi para petani untuk memastikan tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Harapannya, hasil yang diperoleh nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Polri di sektor pertanian juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik antara petani dan aparat, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan kondusif.

Melalui langkah ini, diharapkan produksi jagung di wilayah Kecamatan Takisung semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah.

Selasa, 21 April 2026

Tanah Laut – Satuan Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Bimbingan Keamanan Swakarsa (Binkamsa) di Rutan Kelas IIB Pelaihari, yang bertempat di halaman depan Rutan Kelas IIB Pelaihari, Selasa (20/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono beserta anggota Sat Binmas Polres Tanah Laut, didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, serta diikuti oleh sekitar 30 anggota Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono dan didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari. Apel bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan petugas pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya, personel Sat Binmas memberikan materi pelatihan terkait penggunaan pegangan 1 dan pegangan 2, serta penggunaan borgol sebagai sarana untuk mempertahankan diri dan melumpuhkan pelaku apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan rutan.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan senjata api beserta amunisi guna memastikan kelayakan, keamanan, dan kesiapsiagaan perlengkapan dinas yang dimiliki petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan personel Rutan dalam menjaga keamanan semakin meningkat, serta terjalin kerja sama yang baik antara Polres Tanah Laut dan Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono menyatakan bahwa melalui kegiatan Binkamsa ini, kami dari Sat Binmas Polres Tanah Laut berupaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. 

Materi yang kami berikan meliputi teknik pengamanan, penggunaan borgol, serta pengecekan senjata api dan amunisi agar seluruh personel selalu siap menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. 

“Kami berharap sinergitas antara Polri dan pihak Rutan terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.” ujar Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono.

Tanah laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Press Conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasatresnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md. Kegiatan tersebut dihadiri awak media Kabupaten Tanah Laut dan dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Tanah Laut berhasil mengungkap sebanyak 6 kasus narkotika selama periode 21 Maret 2026 sampai dengan 19 April 2026. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 7 orang tersangka, seluruhnya laki-laki.

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 1.151,93 gram atau kurang lebih 1,1 kilogram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.150,55 gram dimusnahkan, sementara sisanya telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium serta pembuktian di persidangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Apabila narkotika jenis sabu tersebut beredar dan dikonsumsi masyarakat, maka diperkirakan dapat merusak serta membahayakan ribuan jiwa. Dari hasil penyitaan ini, kami berhasil menyelamatkan sekitar 28.262 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegas Kapolres.

Selain itu, apabila dinominalkan, barang bukti sabu tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp1.375.000.000.

Dari data penyidikan, rata-rata tersangka berusia antara 30 hingga 50 tahun, dengan latar belakang pendidikan mayoritas SD dan SMP yang tidak tamat. Sedangkan pekerjaan para tersangka sebagian besar tidak bekerja, nelayan, dan swasta. Saat ini, sebanyak 4 perkara masih dalam proses penyidikan dan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran narkotika dengan cara meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar, keluarga, dan pergaulan anak-anak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tanah Laut untuk tidak mencoba-coba narkoba dalam bentuk apa pun. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat sangat penting demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Tanah Laut yang bersih dari narkoba,” pungkas Kapolres.

TANAH LAUT – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian. Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung yang ditanam secara tumpang sari dengan tanaman kelapa sawit milik warga, Sdr. Prasetyo, di Desa Batu Mulia, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (22/04).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan langsung di lahan seluas 1 hektar dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 60 hari. Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman terlihat cukup baik dan berpotensi memberikan hasil panen yang optimal.

Kapolsek Panyipatan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Panyipatan.

“Monitoring ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kepada para petani, serta memastikan bahwa program pertanian berjalan dengan baik. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan motivasi dan pendampingan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Panyipatan.

Senin, 20 April 2026

 Tanah Laut – Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan melaksanakan Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional bulan April 2026, yang berlangsung dengan khidmat, Selasa (21/4/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K.,M.I.K. selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polres Tanah Laut.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan semangat disiplin dan tanggung jawab sebagai aparat Negara.

Dalam amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan Kapolres Tanah Laut, disampaikan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen sebagai aparatur negara.

“Melalui momentum ini, kita diingatkan untuk terus memperkuat disiplin, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian, agar kehadiran kita benar-benar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres saat membacakan amanat.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai anggota Polri, personel dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif dan visioner dalam menyikapi perkembangan situasi global, nasional, hingga daerah.

Kapolda juga menyoroti dinamika geopolitik global yang saat ini masih diwarnai berbagai konflik, seperti di kawasan Timur Tengah, yang berdampak pada sektor energi dunia hingga memicu kenaikan harga minyak. Dampak tersebut turut dirasakan di dalam negeri, termasuk melalui penyesuaian harga BBM non-subsidi.

Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat, yang pada akhirnya dapat berdampak pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain itu, menjelang momentum Hari Buruh Internasional (May Day), personel Polri diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat adanya dinamika aksi penyampaian aspirasi di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda menegaskan pentingnya membangun sense of awareness dan sense of crisis, serta mengedepankan langkah antisipatif dalam pelaksanaan tugas.

“Polri tidak hanya menangani, tetapi harus mampu mengantisipasi. Tidak hanya merespon, tetapi mencegah. Tidak hanya hadir saat masalah terjadi, tetapi hadir sebelum masalah itu muncul,” tegasnya.

Di akhir amanat, disampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Kalsel dan jajaran atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan, serta mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, dan melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab.

Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Tanah Laut untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Statistik Pembaca