Kamis, 23 April 2026


Pelaihari – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Adha yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Tanah Laut bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Lapangan Pertasi Kencana, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran personel Polsek Pelaihari bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Pelaihari melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, pengawasan area kegiatan, serta membantu mengatur antrean masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pasar murah ini disambut antusias warga karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Hari Raya Idul Adha, terutama di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pasar murah.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti antrean dengan baik, serta saling menghormati sesama pengunjung,” ujarnya.

Dengan adanya pengamanan dari Polsek Pelaihari, kegiatan Pasar Murah berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai.

Tanah Laut - Di tengah hamparan lahan pertanian Desa Pulausari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, aparat kepolisian sektor setempat melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung milik kelompok tani binaan Polri, Poktan Sariguna. Kegiatan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. Jumat (24/04).

Lahan seluas 15 hektare yang dikelola oleh petani Ahmad Kastalani kini memasuki usia tanam sekitar 110 hari. Tanaman jagung tampak tumbuh optimal dan telah memasuki fase menjelang panen. Berdasarkan estimasi sementara, total hasil produksi diperkirakan mencapai 90 ton jagung, sebuah angka yang signifikan dalam mendukung suplai pangan di wilayah tersebut.

Namun demikian, para petani masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Serangan hama tikus dan ulat menjadi kendala yang perlu segera ditangani agar tidak mengganggu hasil panen yang sudah di depan mata. Upaya pengendalian hama terus dilakukan secara terpadu oleh petani bersama pendamping dari kepolisian.

Kapolsek Tambang Ulang dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam sektor produktif seperti pertanian. Monitoring ini adalah bentuk kepedulian kami agar para petani dapat memperoleh hasil maksimal, serta memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera diantisipasi,” ujarnya.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara petani dan aparat, diharapkan masa panen yang akan datang dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Rabu, 22 April 2026

 


Tanah Laut – Personel Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan latihan Dalmas Awal dengan materi sikap tangan berkait dalam menghadapi aksi unjuk rasa, Kamis (23/4), bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut.

Kegiatan latihan tersebut dipimpin dan diawasi langsung oleh jajaran Sat Samapta sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam pengendalian massa sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku.

Dalam latihan ini, personel diberikan pembekalan teknik dasar Dalmas Awal, khususnya formasi sikap tangan berkait yang berfungsi untuk menjaga kekompakan barisan, memperkuat pertahanan personel, serta mengendalikan situasi massa secara humanis dan terukur.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga menanamkan pemahaman kepada seluruh personel agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan senantiasa menjunjung tinggi aturan yang berlaku, menghindari tindakan arogan, serta mengedepankan setiap langkah berdasarkan perintah komandan lapangan guna mencegah terjadinya pelanggaran HAM.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan seluruh personel Dalmas Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin siap, profesional, dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi, khususnya pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyatakan bahwa Latihan tersebut juga bertujuan membentuk fisik personel yang sehat, kuat, serta menjaga kesiapan rohani dan jasmani dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Latihan Dalmas ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel agar selalu siap menghadapi situasi unjuk rasa dengan cara yang profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Kami tekankan kepada seluruh anggota agar memahami aturan di lapangan, tidak bertindak arogan, serta selalu mengedepankan perintah komando sehingga pelaksanaan tugas berjalan aman dan terhindar dari pelanggaran HAM. Selain itu, latihan ini juga penting untuk menjaga kebugaran fisik serta kesiapan mental personel.”

 


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan sasaran pasar, terminal, dan lokasi parkir di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Patroli tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi bersama personel Sat Samapta dengan menyasar sejumlah titik keramaian, di antaranya Pasar Tapandang Berseri, Eks Terminal Tanah Habang, dan Pasar Parabola.

Kegiatan patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, berdialog dengan pedagang, pengunjung pasar, juru parkir, serta masyarakat sekitar guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap barang bawaan, memastikan kendaraan terkunci dengan aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah preventif Polres Tanah Laut dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi gangguan keamanan di pusat-pusat aktivitas warga.

“Kami dari Sat Samapta Polres Tanah Laut terus meningkatkan patroli dialogis di lokasi-lokasi keramaian seperti pasar, terminal, dan area parkir guna mencegah tindak pidana 3C maupun aksi premanisme. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.”

Dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri melaksanakan apel pegelaran kendaraan bermotor, alat utama (Alut), dan alat khusus (Alsus) Fungsi Harkamtibmas di Lapangan Apel Polda Kalimantan Selatan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra R., S.E., M.H., didampingi Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., yang turut dihadiri Wakapolda Kalsel, serta para Pejabat Utama Polda Kalsel.

Selain itu, turut mendampingi Kakorbinmas Baharkam Polri antara lain Dirbinpotmas Korbinmas Brigjen Pol Drs. Nursyah Putra, M.HAN., Kasubditcakkal Korsabhara Kombes Pol Gatot Ari Purbaya, S.I.K., Kasubditbianev/Polsus Korbinmas Kombes Pol Hastho Raharjo, S.I.K., S.H., M.H., Kasubditbinmasair Korpolairud Kombes Pol Yoga Baskara Jaya, S.H., S.I.K., dan Koorspri Kakorbinmas AKP Andre Ch Paeh, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Dalam apel tersebut, tim melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh, meliputi Inspeksi fisik terhadap kondisi mesin, kebersihan, kelengkapan administrasi kendaraan dinas roda dua, roda empat, hingga kendaraan taktis. Selain itu, fungsionalitas Alut dan Alsus seperti alat komunikasi, tameng, helm, hingga peralatan SAR dipastikan dalam kondisi 100% siap pakai.

Tim Korbinmas Baharkam Polri juga meninjau kompetensi anggota dalam prosedur pengoperasian alat-alat teknis, serta sikap tampang dan kedisiplinan personel fungsi Harkamtibmas guna memastikan kesiapan mental dan penampilan yang representatif sebagai pengayom masyarakat.

Dilakukan inventarisasi masalah terhadap kendaraan yang memasuki masa perawatan berat atau peralatan yang sudah kedaluwarsa secara teknologi, serta mengecek kecukupan kuantitas peralatan dibandingkan kebutuhan ideal di seluruh wilayah hukum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menyambut baik pelaksanaan apel pegelaran ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab kepolisian dalam mengelola aset negara demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dengan kesiapan personel dan peralatan yang prima, kami optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda.

Sementara itu Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra memberikan asistensi agar standar perawatan dan penggunaan sarpras di daerah sesuai regulasi Mabes Polri. Ia menekankan bahwa kesiapan alat bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga untuk mendukung pendekatan preventif dan preemtif kepada masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan menjamin tidak ada kendala teknis yang menghambat respons Polri saat masyarakat membutuhkan bantuan, serta menekankan pentingnya pemeliharaan rutin untuk efisiensi anggaran dan memperpanjang usia pakai sarana prasarana negara.

Tanah Laut — Upaya penguatan sektor pertanian terus dilakukan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Harapan Jaya atas nama Iswanto di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung. Kamis (23/04).

Pada lahan seluas 3 hektar tersebut, tanaman jagung yang telah memasuki usia 60 hari terlihat tumbuh subur dan berkembang dengan baik. Kondisi ini menunjukkan perawatan yang maksimal dari petani serta adanya pendampingan berkelanjutan dari pihak kepolisian.

Kapolsek Takisung menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan keberhasilan program pertanian di wilayahnya.

“Kami terus hadir mendampingi para petani untuk memastikan tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Harapannya, hasil yang diperoleh nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Polri di sektor pertanian juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik antara petani dan aparat, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan kondusif.

Melalui langkah ini, diharapkan produksi jagung di wilayah Kecamatan Takisung semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah.

Selasa, 21 April 2026

Tanah Laut – Satuan Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Bimbingan Keamanan Swakarsa (Binkamsa) di Rutan Kelas IIB Pelaihari, yang bertempat di halaman depan Rutan Kelas IIB Pelaihari, Selasa (20/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono beserta anggota Sat Binmas Polres Tanah Laut, didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, serta diikuti oleh sekitar 30 anggota Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono dan didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari. Apel bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan petugas pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya, personel Sat Binmas memberikan materi pelatihan terkait penggunaan pegangan 1 dan pegangan 2, serta penggunaan borgol sebagai sarana untuk mempertahankan diri dan melumpuhkan pelaku apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan rutan.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan senjata api beserta amunisi guna memastikan kelayakan, keamanan, dan kesiapsiagaan perlengkapan dinas yang dimiliki petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan personel Rutan dalam menjaga keamanan semakin meningkat, serta terjalin kerja sama yang baik antara Polres Tanah Laut dan Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono menyatakan bahwa melalui kegiatan Binkamsa ini, kami dari Sat Binmas Polres Tanah Laut berupaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. 

Materi yang kami berikan meliputi teknik pengamanan, penggunaan borgol, serta pengecekan senjata api dan amunisi agar seluruh personel selalu siap menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. 

“Kami berharap sinergitas antara Polri dan pihak Rutan terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.” ujar Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono.

Tanah laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Press Conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasatresnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md. Kegiatan tersebut dihadiri awak media Kabupaten Tanah Laut dan dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Tanah Laut berhasil mengungkap sebanyak 6 kasus narkotika selama periode 21 Maret 2026 sampai dengan 19 April 2026. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 7 orang tersangka, seluruhnya laki-laki.

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 1.151,93 gram atau kurang lebih 1,1 kilogram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.150,55 gram dimusnahkan, sementara sisanya telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium serta pembuktian di persidangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Apabila narkotika jenis sabu tersebut beredar dan dikonsumsi masyarakat, maka diperkirakan dapat merusak serta membahayakan ribuan jiwa. Dari hasil penyitaan ini, kami berhasil menyelamatkan sekitar 28.262 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegas Kapolres.

Selain itu, apabila dinominalkan, barang bukti sabu tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp1.375.000.000.

Dari data penyidikan, rata-rata tersangka berusia antara 30 hingga 50 tahun, dengan latar belakang pendidikan mayoritas SD dan SMP yang tidak tamat. Sedangkan pekerjaan para tersangka sebagian besar tidak bekerja, nelayan, dan swasta. Saat ini, sebanyak 4 perkara masih dalam proses penyidikan dan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran narkotika dengan cara meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar, keluarga, dan pergaulan anak-anak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tanah Laut untuk tidak mencoba-coba narkoba dalam bentuk apa pun. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat sangat penting demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Tanah Laut yang bersih dari narkoba,” pungkas Kapolres.

Statistik Pembaca