Minggu, 26 April 2026

 


Tanah Laut –Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tanah Laut, Senin (27/4). Kegiatan apel tersebut diikuti oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, seluruh personel Perwira, Bintara, ASN serta PHL Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh personel untuk senantiasa menanamkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa segala hal yang dimiliki saat ini sejatinya hanyalah titipan dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak ada satu pun yang benar-benar menjadi milik manusia.

“Selalu bersyukur dan ingat hal-hal baik yang telah Tuhan titipkan kepada kita. Saat kita meninggal dunia nanti, tidak ada yang bisa dibawa. Semua hanyalah titipan, maka syukurilah apa yang ada,” ujar Kapolres.

Kapolres juga memberikan perumpamaan sederhana agar seluruh personel memiliki keikhlasan dalam menjalani tugas dan kehidupan. Menurutnya, seperti halnya petugas parkir yang menerima pemberian orang lain dengan rasa syukur, namun ketika tidak diberi pun tetap ikhlas dan tidak mempermasalahkannya.

Selain memberikan motivasi spiritual, Kapolres turut menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau. Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi secara maksimal.

“Menjelang karhutla, kita harus meningkatkan kembali kewaspadaan. Siapkan pos pantau karhutla dan segala sesuatunya, karena wilayah kita sangat luas. Semua harus dipersiapkan agar tugas dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama Polres Tanah Laut akan menerima kunjungan anggota Komisi III DPR RI. Oleh karena itu, seluruh personel diminta menyiapkan diri dan memberikan pelayanan terbaik.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang, Kapolres kembali mengingatkan seluruh anggota agar menjaga perilaku, disiplin, serta saling mengingatkan satu sama lain untuk menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.

“Jaga perilaku, jaga disiplin, dan saling mengingatkan antar rekan agar tidak melakukan pelanggaran. Kita harus menjaga institusi yang kita cintai ini,” pungkas Kapolres.

Tanah Laut - aktivitas kepolisian tak selalu identik dengan penegakan hukum di jalanan. Pada hari itu, personel Polsek Takisung justru tampak berada di tengah lahan pertanian, memantau langsung perkembangan tanaman jagung milik Kalimi yang menjadi bagian dari lahan binaan Polri. Senin (27/04).

Lahan seluas tiga hektare tersebut kini memasuki fase awal pertumbuhan, dengan usia tanaman sekitar 30 hari. Barisan jagung muda terlihat tumbuh cukup seragam, menandakan kondisi lahan dan perawatan sejauh ini berjalan dengan baik. Meski masih dalam tahap awal, potensi hasil panen mulai terbaca dari kualitas pertumbuhan tanaman.

Monitoring yang dilakukan tidak sebatas pengecekan kondisi fisik tanaman. Petugas juga berdiskusi dengan petani terkait teknik perawatan, kebutuhan nutrisi tanaman, hingga langkah antisipasi terhadap hama yang kerap muncul di masa pertumbuhan awal.

Kapolsek Takisung menegaskan bahwa kehadiran polisi di sektor pertanian merupakan bagian dari strategi membangun ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa lahan binaan ini benar-benar produktif dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Pendampingan seperti ini akan terus kami lakukan agar hasilnya optimal,” ungkapnya.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, Polsek Takisung menunjukkan bahwa peran kepolisian kini meluas, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui sektor pertanian.

Sabtu, 25 April 2026

Tanah Laut — Aparat kepolisian dari Polsek Kurau, Kabupaten Tanah Laut, melakukan kegiatan monitoring terhadap lahan pertanian jagung milik warga sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah pedesaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Sdri. Masdah yang berlokasi di Desa Sarikandi RT 02 RW 01, Kecamatan Kurau, dengan titik koordinat -3.647191, 114.652842. Lahan seluas sekitar 5 hektar itu saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia tanam kurang lebih tiga minggu.

Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Kurau tidak hanya melakukan pengecekan kondisi tanaman, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pemilik lahan guna memastikan proses pertanian berjalan lancar tanpa kendala berarti. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para petani.

Kapolsek Kurau dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahannya. Kami juga berharap terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Kurau Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta memperkuat sinergi antara aparat dan warga.

Dengan pendekatan yang berorientasi pada kemitraan, Polsek Kurau terus berupaya hadir sebagai bagian dari solusi, memastikan bahwa stabilitas keamanan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 24 April 2026

Tanah Laut - aparat kepolisian kembali menunjukkan keterlibatan aktifnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Personel Polsek Takisung melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan binaan Polri yang dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Gadi Makmur, tepatnya di wilayah RT 09 dan RT 13. Sabtu (25/04).

Lahan seluas dua hektare tersebut kini memasuki usia tanam sekitar 60 hari, fase krusial dalam pertumbuhan jagung yang menentukan kualitas hasil panen ke depan. Dengan kondisi tanaman yang terpantau tumbuh cukup baik, kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memastikan program pertanian berjalan optimal di tingkat masyarakat.

Petugas di lapangan tidak hanya melakukan pengecekan fisik tanaman, tetapi juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendekatan ini dinilai efektif dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat desa.

Kapolsek Takisung dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis. Dengan demikian, akan terbangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Langkah ini mencerminkan pendekatan humanis kepolisian yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Kamis, 23 April 2026

Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Jumat (24/4/2026) pagi.

Kegiatan audit dipimpin langsung oleh Ketua Tim Kombes Pol Setiyo Hartono, S.I.K., selaku Pengendali Teknis bersama personel Itwasda Polda Kalimantan Selatan. Kehadiran tim audit ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan internal Polri guna memastikan seluruh pelaksanaan program kerja, pengelolaan administrasi, serta penggunaan anggaran di lingkungan satuan kerja berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedatangan Tim Itwasda Polda Kalsel disambut langsung oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam kegiatan audit.

Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi audit kinerja yang dihadiri seluruh peserta di Joglo Wicaksana Laghawa. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pemaparan terkait maksud dan tujuan pelaksanaan audit, ruang lingkup pemeriksaan, serta tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan selama proses audit berlangsung.

Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 ini menitikberatkan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kedua aspek tersebut merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian, karena menyangkut penyusunan program kerja, penetapan target kinerja, pengelolaan sumber daya manusia, pembagian tugas organisasi, serta kesiapan administrasi pendukung lainnya.

Melalui audit ini, Tim Itwasda akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap dokumen perencanaan, pelaksanaan program kerja, sistem pengendalian internal, serta efektivitas koordinasi antar fungsi di lingkungan Polres Tanah Laut. Hasil audit nantinya diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan rekomendasi untuk peningkatan kualitas tata kelola organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H.,  menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Itwasda Polda Kalimantan Selatan dan menegaskan kesiapan Polres Tanah Laut dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan audit.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Itwasda Polda Kalsel di Polres Tanah Laut. Kegiatan audit ini merupakan momentum penting bagi kami untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas, khususnya pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kami siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan secara terbuka dan profesional,” ujar Wakapolres.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan internal memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Dengan adanya audit ini, kami berharap setiap fungsi dapat semakin tertib administrasi, tepat sasaran dalam pelaksanaan program, serta terus meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme dalam bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Audit Kombes Pol Setiyo Hartono, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan audit kinerja bukanlah semata-mata mencari kekurangan, namun lebih kepada upaya pembinaan, pengawasan, serta pendampingan agar pelaksanaan tugas di satuan kerja dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses perencanaan dan pengorganisasian telah berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, kami juga ingin memberikan masukan konstruktif agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan dari seluruh personel selama proses audit berlangsung, sehingga hasil yang diperoleh dapat benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi.

Kegiatan audit kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi, wawancara, pendalaman data, serta pengecekan terhadap berbagai fungsi operasional dan pembinaan yang ada di Polres Tanah Laut. Para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran turut mengikuti kegiatan dengan serius sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kinerja institusi.

 


Tanah Laut – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan Kegiatan Patroli Perintis Presisi di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Kamis (23/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dengan menyasar sejumlah titik strategis dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, yakni Taman Kijang Mas, Jalan Haji Boejasin Pelaihari, serta kawasan 0 KM Pelaihari.

Patroli Perintis Presisi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, aksi kriminalitas jalanan, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta bentuk pelanggaran lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan patroli mobile, pemantauan situasi di lokasi keramaian, serta dialogis dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga turut menjaga keamanan lingkungan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi, menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, khususnya pada malam hari.

“Melalui Patroli Perintis Presisi, kami berupaya mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dengan adanya patroli tersebut, situasi di wilayah hukum Polres Tanah Laut terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Tanah Laut juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.


Pelaihari – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Adha yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Tanah Laut bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Lapangan Pertasi Kencana, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran personel Polsek Pelaihari bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Pelaihari melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, pengawasan area kegiatan, serta membantu mengatur antrean masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pasar murah ini disambut antusias warga karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Hari Raya Idul Adha, terutama di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pasar murah.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti antrean dengan baik, serta saling menghormati sesama pengunjung,” ujarnya.

Dengan adanya pengamanan dari Polsek Pelaihari, kegiatan Pasar Murah berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai.

Tanah Laut - Di tengah hamparan lahan pertanian Desa Pulausari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, aparat kepolisian sektor setempat melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung milik kelompok tani binaan Polri, Poktan Sariguna. Kegiatan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. Jumat (24/04).

Lahan seluas 15 hektare yang dikelola oleh petani Ahmad Kastalani kini memasuki usia tanam sekitar 110 hari. Tanaman jagung tampak tumbuh optimal dan telah memasuki fase menjelang panen. Berdasarkan estimasi sementara, total hasil produksi diperkirakan mencapai 90 ton jagung, sebuah angka yang signifikan dalam mendukung suplai pangan di wilayah tersebut.

Namun demikian, para petani masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Serangan hama tikus dan ulat menjadi kendala yang perlu segera ditangani agar tidak mengganggu hasil panen yang sudah di depan mata. Upaya pengendalian hama terus dilakukan secara terpadu oleh petani bersama pendamping dari kepolisian.

Kapolsek Tambang Ulang dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam sektor produktif seperti pertanian. Monitoring ini adalah bentuk kepedulian kami agar para petani dapat memperoleh hasil maksimal, serta memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera diantisipasi,” ujarnya.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara petani dan aparat, diharapkan masa panen yang akan datang dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Statistik Pembaca