Jumat, 08 Mei 2026

Tanah Laut - Sat Lantas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa Jumat Keliling pada Jumat (08/05/2026) bertempat di Mesjid Riyadhotus Sholihin, Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kaurbinops Sat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Abd Goni, sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas memberikan informasi terkait tingkat kecelakaan lalu lintas serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama saat berkendara di jalan raya.


Selain itu, kegiatan Polantas Menyapa Jumat Keliling juga bertujuan untuk menjadikan Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat serta mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Guna mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat, personel Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Bpk. Sahroni yang berlokasi di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (09/05).

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang saat ini memasuki usia sekitar 1 minggu. Adapun luas lahan yang ditanami jagung mencapai sekitar 3 hektar.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik serta memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, namun juga mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

Kapolsek Pelaihari mengatakan, “Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memberikan dukungan kepada para petani sekaligus mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan kedekatan antara Polri dan warga, diharapkan tercipta rasa aman serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Membangun yang berada di Desa Kampung Baru, tepatnya di Jalan Panyipatan Raya Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (09/05).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan kondisi tanaman tetap terawat dengan baik hingga masa panen. Adapun lahan jagung yang dimonitor memiliki luas sekitar 10 hektar dengan usia tanaman mencapai 70 hari dan diperkirakan memiliki potensi hasil panen sekitar ±70 ton jagung.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pelaihari juga berdialog dengan para petani terkait kondisi tanaman, kebutuhan pertanian, serta kendala yang dihadapi di lapangan guna mendukung peningkatan hasil panen masyarakat.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya mempererat sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani.

Kapolsek Pelaihari menegaskan, “Polri melalui Polsek Pelaihari akan terus hadir mendampingi para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap keberadaan lahan binaan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Kamis, 07 Mei 2026

Tanah Laut – Informasi viral yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan aksi pembegalan terhadap seorang pedagang bakso keliling di wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, dipastikan tidak benar dan merupakan rekayasa yang dilakukan oleh korban sendiri.

Peristiwa tersebut sebelumnya diketahui terjadi di Jalan Dewata RT 6 Dusun Lokbrajan, Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, pada Rabu (6/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Bambang, warga Desa Durian Bungkuk yang sehari-hari berjualan bakso keliling.

Menindaklanjuti informasi yang sempat viral dan menimbulkan keresahan di masyarakat tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap korban maupun lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara.

Dari hasil penyelidikan dan pendalaman yang dilakukan petugas, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara keterangan korban dengan fakta di lapangan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban akhirnya mengakui bahwa cerita dugaan pembegalan tersebut hanyalah rekayasa yang dibuat sendiri.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan maupun keresahan di lingkungan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, menjaga kejujuran dalam keluarga demi keharmonisan rumah tangga, serta menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk judi online maupun judi slot yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan keselamatan para nelayan saat beraktivitas di laut, anggota Sat Polairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat (Binmas Air) kepada para nelayan di perairan Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut, terutama di tengah kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu dan kerap berubah-ubah.

Dalam kesempatan itu, personel Sat Polairud mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan diri saat melaut dengan menggunakan alat keselamatan seperti life jacket dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Selain itu, para nelayan juga diingatkan untuk rutin memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut, mengingat kondisi cuaca akhir-akhir ini sering terjadi hujan, angin kencang, serta gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan di laut.

Petugas juga mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan alur pelayaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kapal-kapal yang melintas guna menghindari terjadinya kecelakaan di perairan.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Binmas Air ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat pesisir dan nelayan yang sehari-hari beraktivitas di laut.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengimbau para nelayan agar tidak mengabaikan penggunaan alat keselamatan serta selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Rutin Dialogis di wilayah hukumnya, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan di kawasan Jalan A. Yani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pelaihari melakukan patroli sambil berdialog langsung dengan masyarakat, pedagang, maupun pengguna jalan guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Petugas juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga kerukunan antarwarga, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis rutin ini merupakan salah satu upaya preventif kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Pelaihari.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi maupun keluhan warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Tanah Laut – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Ujung Baru Aipda Imam Rohani Nazif melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan masyarakat/swasta binaan Polri milik Agus, warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (08/05)

Kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman jagung sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 18 hektar dengan usia tanaman mencapai 50 hari.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan terawat. Petani juga optimistis hasil panen nantinya dapat memberikan hasil maksimal. Diperkirakan tanaman jagung tersebut akan memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan.

Aipda Imam Rohani Nazif menyampaikan bahwa kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat, khususnya para petani, dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

“Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus mendampingi masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang baik serta mendukung terciptanya ketahanan pangan yang kuat di wilayah binaan,” ujarnya.

Dengan adanya pendampingan rutin dari Bhabinkamtibmas, diharapkan para petani semakin semangat dalam mengelola lahan pertanian dan mampu meningkatkan hasil produksi jagung demi kesejahteraan masyarakat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Bripka Febrian Anggara melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan masyarakat/swasta binaan Polri milik Sdr. Titi Lisnani, SE, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (08/05).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pertumbuhan tanaman jagung berjalan dengan baik hingga masa panen. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 5 hektar dengan usia tanaman mencapai 98 hari dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh subur dan dalam kondisi baik. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian masyarakat juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap para petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Bripka Febrian Anggara menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat, khususnya para petani, agar hasil pertanian dapat maksimal serta memberikan manfaat bagi perekonomian warga.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendukung para petani guna menjaga stabilitas ketahanan pangan dan mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya pendampingan dan monitoring secara rutin, diharapkan hasil panen jagung milik warga dapat berjalan optimal serta semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Bati-Bati.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Statistik Pembaca