Selasa, 25 Februari 2025


Tanah Laut - Polres Tanah Laut melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Tahap I dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 17 hektar yang berlokasi di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (26/2).

Panen raya ini dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., bersama dengan unsur Forkopimda Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Perkebunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tanah Laut, Forkopimcam Tambang Ulang, kelompok tani Desa Kayu Abang, serta para penyuluh pertanian Kecamatan Tambang Ulang.

Kegiatan panen ini dilakukan secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri secara virtual. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi dengan berbagai pihak terkait.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Polri terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

"Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, kami di Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai pihak terkait untuk mewujudkan asta cita ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya bertugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif dalam mendukung program ketahanan pangan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan para petani di wilayah Tanah Laut.



Tanah Laut – Sat Binmas Polres Tanah Laut, Polda Kalsel, melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bintibsos) kepada siswa-siswi SMPN 2 Bati-Bati pada Selasa (25/02). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai isu sosial yang kerap dihadapi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Sat Binmas Polres Tanah Laut memberikan materi tentang kenakalan remaja, bahaya bullying, etika dalam bermedia sosial, penggunaan kendaraan bermotor, serta bahaya narkoba. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi agar lebih bijak dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Tanah Laut, AKBP M. Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Bintibsos ini merupakan upaya preventif yang dilakukan oleh kepolisian dalam rangka membangun generasi muda yang lebih disiplin dan sadar akan hukum.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter para pelajar agar terhindar dari perilaku negatif seperti kenakalan remaja, perundungan (bullying), serta penyalahgunaan narkoba. Kami berharap mereka dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolres.

Selain itu, dalam penyuluhan ini juga ditekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas bagi para pelajar yang sudah menggunakan kendaraan bermotor. Sat Binmas mengingatkan bahwa keselamatan berkendara merupakan hal utama yang harus diperhatikan guna menghindari kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Perwakilan guru SMPN 2 Bati-Bati menyampaikan apresiasinya kepada Polres Tanah Laut atas penyuluhan yang diberikan. Menurutnya, informasi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para siswa dalam membentuk perilaku yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Dengan adanya kegiatan Bintibsos ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga sikap dan perilaku yang baik serta memahami aturan hukum yang berlaku, demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif

Senin, 24 Februari 2025

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan launching Green House dan Panen tanaman sayur holtikultura, bertempat di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Senin (24/2/2025).

Kegiatan ini bersamaan dengan Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digelar oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Program P2L merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan masyarakat, khususnya di tengah tantangan global yang memengaruhi stabilitas pasokan pangan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan launching empat green house yang siap panen, oleh Bhayangkari Daerah Kalsel dengan melakukan pembibitan sampai panen selama 28 hari.

Kapolda menerangkan ada empat tanaman sayur hidroponik yang dipanen pada hari ini, yakni Sawi Pakchoy, Sawi Caisim, Bayam dan Kangkung.

"Green house Polda Kalsel yang telah dibangun dan tanaman sayur hidroponik yang dipanen hari ini tentunya mendukung program ketahanan pangan pemerintah," terang Kapolda Kalsel.

Beliau menambahkan, green house Polda Kalsel akan terus belanjut terlebih setelah panen perdana ini, selain mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto juga untuk digunakan sebagai bahan dapur umum yang akan dibangun Polda Kalsel.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan, bahwa Polda Kalsel telah melaksanakan beberapa program diantaranya green house penanaman sayur holtikultura, penanaman jagung, peternakan sapi, budidaya ikan, makan bergizi gratis (MBG), dan dapur umum.

Dalam launching ini turut hadir Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha, Kabinda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Wakil Ketua YKB Daerah Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, staf Bhayangkari Daerah Kalsel, KH. M. Mukti Yunus, Dekan Fakultas Pertanian ULM Banjarmasin, Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, serta Kepala Dinas Perkebunan Dan Peternakan Provinsi Kalsel.



Jakarta. Polri dan Bhayangkari meluncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Senin (24/2/2025). Program ini bertujuan memanfaatkan pekarangan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan program makan bergizi gratis.


Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, menyatakan bahwa P2L akan menjadi model yang diterapkan di seluruh jajaran Polri.


"Bhayangkari bersama Polri memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah, asrama, kantor polisi, hingga sekolah di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari. P2L adalah bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kemandirian pangan," ujarnya.


Sebagai percontohan, Akpol mengembangkan P2L dengan pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan, mencakup produksi, distribusi, pemanfaatan, hingga pengelolaan limbah. Berbagai fasilitas telah disiapkan, seperti Kolam Nila, Taman Hidroponik, Edu Wisata Ketahanan Pangan, serta beberapa lokasi di asrama Akpol.


Ketua Umum Bhayangkari berharap model ini dapat diadopsi oleh seluruh satuan pendidikan dan kepolisian se-Indonesia.

"Saya berharap P2L bisa diterapkan mulai dari Polda, SPN, lembaga pendidikan Polri, hingga Polres dan Polsek sebagai wujud nyata Bhayangkari dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional," lanjutnya.


Selain itu, Ketua Umum Bhayangkari juga menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Akpol oleh Gubernur Akpol Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar. SPPG ini ditargetkan menyediakan makanan bergizi bagi 3.000 siswa per hari, termasuk siswa TK dan SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol.


Gubernur Akpol menambahkan bahwa hasil panen dari P2L akan dikonsumsi warga asrama, didistribusikan melalui Koperasi Akpol, serta dipasok ke dapur Program Makan Bergizi Gratis.


"Dengan semangat kebersamaan dan sinergi berbagai pihak, diharapkan P2L menjadi solusi berkelanjutan untuk kemandirian pangan masyarakat," tandasnya.

Minggu, 23 Februari 2025

Tanah Laut - Polres Tanah Laut turut serta dalam Kegiatan Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari melalui pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis. Acara ini berlangsung di Pekarangan Sat Intelkam Polres Tanah Laut, secara virtua, Senin (24/2).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Vega Junaeddy, para pejabat utama Polres Tanah Laut, para pengurus cabang Bhayangkari Tanah Laut, serta perwakilan dari Dinas pertanian, holtikultura dan perkebunan dan Dinas ketahanan pangan dan perikanan Tanah Laut.

Program Pekarangan Pangan Lestari ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan sehat dan bergizi melalui pemanfaatan pekarangan secara optimal. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, diharapkan program ini dapat menjadi solusi dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung program makan bergizi gratis bagi masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny menyampaikan bahwa program ini selaras dengan upaya Polres Tanah Laut dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal ketahanan pangan. 

"Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi yang seimbang dan berkualitas," ujarnya.

Selain itu Bhayangkari turut berperan aktif dalam menyukseskan program ini dengan berbagai kegiatan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara Polres Tanah Laut, Bhayangkari, serta dinas terkait, program Pekarangan Pangan Lestari ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.



Tanah Laut – Bripka Dedi Hermawan, Bhabinkamtibmas Desa Alur dari Polsek Jorong Polres Tanah Laut Polda Kalsel, mendapat kehormatan sebagai pembina upacara di SDN 2 Alur pada Senin pagi (24/02).

Dalam amanatnya, Bripka Dedi menyampaikan pentingnya menjaga keamanan, kenyamanan, serta ketertiban dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa dengan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang dan damai.

"Terciptanya rasa aman, nyaman, dan tertib akan mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut," ujar Bripka Dedi di hadapan para siswa dan dewan guru.

Selain memberikan pesan tentang keamanan dan ketertiban, Bripka Dedi juga mengajak para siswa untuk selalu disiplin, patuh terhadap aturan sekolah, serta menghormati guru dan orang tua. Ia berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah, yang menganggap kehadiran kepolisian dalam lingkungan pendidikan sebagai bentuk dukungan dalam pembinaan karakter anak sejak dini. Perwakilan guru SDN 2 Alur mengucapkan terima kasih kepada Bripka Dedi atas perhatiannya terhadap dunia pendidikan dan keamanan lingkungan sekolah.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dunia pendidikan, semakin erat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi penerus bangsa.

Sabtu, 22 Februari 2025



*Jayapura –* Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., secara resmi membuka kegiatan Gladi Posko Operasi Damai Cartenz-2025 di Swiss-Belhotel Jayapura, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (22/2/2025). 


Kegiatan ini berlangsung hingga Minggu (23/2/2025) dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Operasi Damai Cartenz-2025.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakaops, Kaposko, Kaminops, Kasatgas Intelijen, Kasatgas Gakkum, Kasatgas Tindak, Kasatgas Humas, Kasatgas Siber, para Dansektor daerah operasi, serta perwira dan anggota Operasi Damai Cartenz-2025 lainnya.


Dalam Gladi Posko ini, para Kasatgas memaparkan kinerja serta koordinasi yang telah dan akan dilakukan di 11 wilayah operasi Damai Cartenz-2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua, Papua Pegunungan dan Papua Tengah.


Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani dalam sambutannya menegaskan bahwa Polri memiliki tugas utama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, yaitu memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melindungi masyarakat. 


Ia juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks, seiring perkembangan zaman, globalisasi, serta kemajuan informasi dan teknologi.


“Tantangan keamanan di beberapa kabupaten dalam wilayah hukum Polda Papua dan Polda Papua Tengah semakin meningkat akibat gangguan dari kelompok kriminal bersenjata dan kelompok kriminal politik bersama simpatisannya. Kita harus siap menjaga kewibawaan dan keutuhan NKRI,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.


Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menekankan pentingnya peningkatan wawasan, pengetahuan, dan pengalaman bagi peserta Gladi Posko agar mereka lebih siap menghadapi tantangan di daerah penugasan. 


Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi dan koordinasi antar satuan sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika situasi di lapangan.


Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 di wilayah tugas harus menciptakan rasa aman, ketenangan, dan kedamaian bagi masyarakat dengan pendekatan humanis yang menghormati hak dan martabat setiap individu. 


Selain itu, para Dansektor diharapkan terus menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah, elemen masyarakat, serta unsur TNI guna menjaga stabilitas keamanan.


Brigjen Pol. Faizal Ramadhani juga mengutip pesan inspiratif dari Pdt. I.S. Kijne, “Barang siapa yang bekerja di Tanah ini dengan setia, jujur dan dengar-dengaran, maka ia akan berjalan dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain.”


Dengan pelaksanaan Gladi Posko ini, diharapkan seluruh personel Operasi Damai Cartenz-2025 semakin siap dalam menjalankan tugas secara profesional serta responsif terhadap potensi gangguan keamanan di Papua, Papua Pegunungan dan Papua Tengah.



Yalimo – Personel Operasi Damai Cartenz 2025 menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat di Distrik Elelim, Kampung Honita, Kabupaten Yalimo, Jumat (21/2). Kegiatan ini dilakukan oleh Briptu Fatwa sebagai bentuk kepedulian terhadap warga setempat.


Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, telur, dan bahan pangan lainnya. Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian aparat keamanan dalam membantu kesejahteraan warga.


Tokoh masyarakat Kampung Honita, Akulak Lagowan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polri dan Operasi Damai Cartenz atas upaya menjaga keamanan di Yalimo.


“Kami berterima kasih kepada Polri atas bantuan yang telah diberikan serta keberhasilan dalam menjaga situasi keamanan, termasuk dalam penegakan hukum. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya peran agama dalam menciptakan kedamaian di masyarakat.


“Di sini, Injil masuk lebih dulu. Karena itu, kami percaya bahwa jika agama dijalankan dengan baik, pemerintahan juga bisa berjalan dengan damai. Dulu, sebelum ada ajaran agama, kehidupan masyarakat masih dipenuhi dengan praktik-praktik lama. Namun, sekarang kita harus menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan,” tambahnya.


Selain itu, Akulak Lagowan juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak terpengaruh oleh kelompok-kelompok yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Yalimo.


“Kami sebagai tokoh masyarakat ingin memastikan bahwa anak-anak muda tidak terjebak dalam ajakan yang dapat merugikan mereka sendiri maupun daerah ini. Masa depan Yalimo ada di tangan mereka, dan kita semua harus menjaga agar tetap aman dan damai,” tutupnya.


Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosial yang dilakukan oleh personel Ops Damai Cartenz.


“Kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami ingin membangun hubungan yang lebih harmonis dengan warga serta memastikan bahwa kehadiran aparat keamanan membawa manfaat nyata bagi mereka,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.


Ia juga menegaskan komitmen Ops Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.


“Kami akan terus berupaya untuk menjaga keamanan serta membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap bersatu dan mendukung upaya bersama dalam menciptakan Yalimo yang aman dan sejahtera,” pungkasnya.

Statistik Pembaca