Minggu, 13 Juli 2025

 


Guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga atau kelangkaan barang, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan stabilitas harga dan ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di Pasar Antasari, Banjarmasin, pada Senin (14/7/2025), 

Pengecekan ini dipimpin oleh AKP Krismandra N.W, S.Hut., M.P., bersama Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., Aipda Ade Putra, S.Sos., M.Ap., dan Bripka Glery Ferdinan H, S.H.

AKP Krismandra menjelaskan bahwa pengecekan yang dilakukan tim Satgas Pangan Polda Kalsel dalam rangka melaksanakan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien, S.H., M.Ag.

Tim Satgas Pangan berkoordinasi dengan pedagang terkait harga komoditas seperti beras, minyak goreng, telur, daging sapi/ayam, bawang merah/putih, dan cabe. Hasil pantauan sementara menunjukkan stok aman dengan harga relatif stabil. 

"Alhamdulillah, tidak ada indikasi kenaikan harga signifikan atau praktik penimbunan. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan untuk antisipasi gangguan pasokan," tegas AKP Krismandra.  

Satgas juga mengimbau masyarakat melapor via hotline 110 Polda Kalsel atau mendatangi kantor kepolisian terdekat jika menemukan ketidaknormalan harga atau peredaran barang tidak layar konsumsi. Langkah proaktif ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat menyambut pertengahan tahun.  

Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasokan.

Tanah Laut – Mengawali pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Intan 2025, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Operasi Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Tanah Laut, Senin (14/7).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Tanah Laut IPTU Suriani dan dilaksanakan oleh personel Si Propam di lingkungan Mapolres Tanah Laut. Operasi ini menyasar kelengkapan pribadi dan sikap tampang anggota, mulai dari identitas diri (KTP, SIM, KTA), kerapian seragam dinas, hingga penggunaan atribut sesuai ketentuan.

IPTU Suriani menyampaikan bahwa pelaksanaan Gaktibplin ini merupakan langkah awal dalam menegakkan kedisiplinan internal sebelum menertibkan masyarakat dalam Operasi Patuh Intan 2025. "Sebelum kita melakukan penegakan kepada masyarakat, maka kita harus memastikan bahwa personel kita sendiri telah tertib dan disiplin terlebih dahulu," ujarnya.

Operasi Gaktibplin ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri, khususnya Polres Tanah Laut, untuk senantiasa menjaga sikap profesionalisme, integritas, dan keteladanan dalam bertugas, terlebih di tengah pelaksanaan operasi kepolisian yang menyasar ketertiban lalu lintas di tengah masyarakat.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan humanis, serta menjadi bagian penting dalam pembinaan dan pengawasan internal guna mendukung keberhasilan Operasi Patuh Intan 2025 di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Patuh Intan 2025” di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (14/7). Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. selaku Inspektur Apel.

Kegiatan apel ini menjadi tanda dimulainya Operasi Patuh Intan 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 14 hingga 27 Juli 2025. Dalam amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan oleh Kapolres Tanah Laut, dijelaskan bahwa operasi ini merupakan upaya cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) pasca peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Dengan mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”, Operasi Patuh Intan 2025 bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, mengurangi tingkat fatalitas korban, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Adapun sasaran dalam operasi ini meliputi berbagai potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang dapat menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas, baik sebelum, selama, maupun sesudah operasi berlangsung.

Selain itu, terdapat sejumlah pelanggaran prioritas yang menjadi fokus penindakan, antara lain Pengemudi atau pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, Pengemudi atau pengendara di bawah umur, Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, Pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, Pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), Pengemudi dalam pengaruh alkohol, Pengemudi yang melawan arus, Serta pengemudi yang melebihi batas kecepatan.

Apel gelar pasukan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, personel Kodim 1009/Tanah Laut, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta personel dari Senkom Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut berharap melalui Operasi Patuh Intan 2025, kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas semakin meningkat sehingga dapat tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Sabtu, 12 Juli 2025



Tanah Laut – Guna mendukung Program Prioritas Kapolri (P2K) “PRESISI”, khususnya Program 5 tentang Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (12/7).


Kegiatan patroli ini dilaksanakan di wilayah hukum Polres Tanah Laut dengan sasaran titik-titik rawan gangguan kamtibmas, tempat keramaian, dan pusat aktivitas masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta menyambangi warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mencurigakan.


Kapolres Tanah Laut melalui Kasat Samapta mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, serta sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Dengan adanya patroli rutin yang ditingkatkan ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya.


Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Kamis, 10 Juli 2025

 


Tanah Laut – Dalam rangka menyambut dan menyukseskan pelaksanaan Operasi Patuh Intan Tahun 2025, Polres Tanah Laut menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) pada hari ini, Kamis (11/07/2025) bertempat di Joglo Wicaksana Leghawa Polres Tanah Laut.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tanah Laut Kompol Yuda Kumoro Pardede, S.H., M.H., bersama dengan Kasat Lantas Polres Tanah Laut IPTU Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta Kasat Intelkam IPTU Mukim Permana, S.Sos., dan diikuti oleh seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan operasi.

Lat Pra Ops ini bertujuan untuk menyatukan persepsi, menyampaikan rencana taktis pelaksanaan tugas, serta meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Intan yang akan dilaksanakan selama 14 hari, yakni pada 14 hingga 27 Juli 2025 mendatang.

Operasi ini mengedepankan tiga bentuk kegiatan utama, yaitu:

Preemtif – Melalui penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas, pemasangan spanduk, banner, serta pembagian brosur dan leaflet di titik strategis.

Preventif – Dengan melakukan pengaturan lalu lintas secara mobile pada titik rawan kemacetan dan kecelakaan, khususnya pada jam-jam rawan.

Gakkum (Penegakan Hukum) – Dengan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui tilang manual, ETLE, serta teguran tertulis.

Adapun sasaran pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan antara lain Pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, Pengemudi atau pengendara di bawah umur, Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, Pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi yang tidak memakai safety belt, Pengemudi/pengendara yang dalam pengaruh alkohol, Pengendara yang melawan arus lalu lintas serta Pengendara yang melebihi batas kecepatan.

Dengan pelaksanaan Operasi Patuh Intan 2025 ini, Polres Tanah Laut berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas serta menurunkan angka kecelakaan di jalan raya.

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme satuan pengamanan (satpam), Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pelatihan terhadap satpam yang bertugas di lingkungan Kejaksaan Negeri Tanah Laut. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Negeri Tanah Laut pada Kamis (10/7).

Pelatihan yang diberikan meliputi materi baris-berbaris, latihan fisik, serta teknik-teknik dasar dalam membawa tersangka. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali satpam dengan keterampilan dasar pengamanan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan terhadap satpam sebagai mitra Polri di bidang keamanan. Diharapkan, melalui pelatihan ini, para satpam dapat menjalankan tugas secara lebih terukur dan profesional, terutama dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.

"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polres Tanah Laut dan instansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib," terang Kasat Binmas.

Pelatihan berlangsung dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para peserta. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung terciptanya keamanan di lingkungan instansi pemerintahan.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 bersama dengan penanaman jagung di lahan Perhutanan Sosial. Acara ini berlangsung di Desa Sebuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (9/7/2025) pukul 14.00 WITA.  

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres Tanah Laut. Selain itu, turut hadir juga Tim Asistensi Ketahanan Pangan Itwasum Polri, Wakil Bupati Tanah Laut, Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Kepala Divisi Regional Inhutani I Kalsel, Kepala Divisi Regional Bulog Kalsel, Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut, Tokoh Agama, KH. Mukeri Yunus, Perwakilan PP Polri Kalsel, Perwakilan KBPP Polri Kalsel, serta Perwakilan Kelompok Tani.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menerangkan Penanaman jagung ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan Perhutanan Sosial.

"Dilahan Inhutani saat ini telah dilakukan penanaman seluas 180 hektare. Kedepannya telah disiapkan lahan seluas 3000 hektare untuk dilakukan penanaman dan untuk oplah ada seluas 120 hektare," ujar Kapolda Kalsel.

Beliau menuturkan, bibit yang digunakan dalam penanaman ini adalah bibit BISI-18 yang merupakan bibit jagung pakan ternak. Pemilihan jagung pakan ternak ini agar memperpanjang rantai makanan. 

“Karena jagung pakan ternak ini merupakan rantai makanan, bisa untuk ayam juga dan diharap dari sini ayam-ayam bisa menghasilkan telur berkualitas,” ujar Kapolda Kalsel. 

Selain itu, Kapolda ingin agar nantinya harga komoditas ayam dan telurnya bisa terjangkau oleh masyarakat. Sebab, pakan ternak sudah tersedia cukup. 

Selain di Tanah Laut, kegiatan penanaman itu juga dilaksanakan serentak di 12 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan.

Kapolda meminta kepada Bulog, KBP3, dan Puskoppol Polda Kalsel agar membantu para petani dengan membeli semua produksi tani dengan harga yang sesuai agar menjaga kestabilan harga. Hal ini tujuannya agar bisa mensejahterakan para petani. 

“Sehingga petani tidak mencari-cari pembeli dan kita bisa menjaga harga di petani, agar harganya tidak dibeli dengan harga sangat murah,” pungkas Kapolda Kalsel.

Rabu, 09 Juli 2025

Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi anggota Polri dan masyarakat umum, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara yang berlokasi di Jalan A.Yani KM 35 Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru. 

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. dengan dihadiri Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri (Kapusdokkes Polri) Irjen Pol Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI., Subsp.T.I(K)., M.Kes. dan Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA. sebagai bentuk komitmen mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa dibangunnya Rumkit Bhayangkara di Banjarbaru berdasarkan keperluan seiring berpindahnya Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.

Beliau menambahkan, dengan berpindahnya Ibukota Provinsi, Kantor Pemerintahan Provinsi Kalsel dan Mako Polda Kalsel juga telah pindah dari Kota Banjarmasin ke Kota Banjarbaru.

"Rumkit Bhayangkara dibangun di Banjarbaru, untuk memberikan pelayanan kepada seluruh anggota Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi anggota Polri dan masyarakat," terang Kapolda Kalsel.

Meski Rumkit Bhayangkara dibangun di Banjarbaru, Kapolda menegaskan bahwa Rumkit Bhayangkara yang berada di Banjarmasin masih tetap beroperasi memberikan layanan kesehatan untuk anggota Polri dan masyarakat.

Kapolda menuturkan, Rumkit Bhayangkara di Banjarbaru dibangun di atas lahan seluas 8.391 m² dengan bangunan 5 tingkat yang pengerjaan ditargetkan selesai Desember 2025 mendatang menggunakan anggaran BLU Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sebesar Rp. 80.949.000.000,-.

Sementara pada kesempatan yang sama, Kapusdokkes Polri Irjen Pol Dr. Asep Hendradiana berharap dengan dibangunnya Rumkit Bhayangkara di Banjarbaru dapat memberikan animo yang baik bagi anggota Polri dan masyarakat, serta dapat meningkatkan layanan kesehatan.

"Dengan fasilitas yang memadai, nantinya Rumkit Bhayangkara di Banjarbaru yang bertipe D dapat meningkatkan menjadi Tipe C atau bahkan tipe B," harap Kapusdokkes Polri.

Sebagaimana instruksi Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang menginginkan seluruh Rumkit Bhayangkara di seluruh wilayah di Indonesia dapat bertipe B sehingga layanan kepada anggota Polri dan masyarakat dapat lebih optimal.

Groundbreaking Rumkit Bhayangkara di Banjarbaru ini turut dihadiri juga Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kadinkes Kota Banjarbaru, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ULM, Ka Kanwil DJPB Provinsi Kalsel, Direktur Rumah Sakit Idaman Banjarbaru, Direktur PT. Cipta Vera Mandiri, Direktur PT. Fasade Kobetama Internasional, Direktur PT. Inti Mulya Multi Kencana, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. 

Statistik Pembaca