Selasa, 28 Juli 2026

 


Tanah Laut – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal serta mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan monitoring, pengecekan, penindakan, dan mitigasi terhadap potensi pelanggaran personel di lingkungan Polres Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Tanah Laut dan dipimpin langsung oleh Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kalsel, Kompol Gita Suhandi Achmadi, S.I.K., M.H., I.Pol., didampingi personel Subbid Paminal dan Subbid Provos Bid Propam Polda Kalsel.

Dalam arahannya, Kompol Gita Suhandi Achmadi, S.I.K., M.H., I.Pol., menegaskan pentingnya setiap anggota Polri menjaga integritas, profesionalisme, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Beberapa poin yang menjadi penekanan antara lain penyalahgunaan senjata api dinas, kepatuhan terhadap mekanisme pinjam pakai senjata api dan barang inventaris dinas, keterlibatan dalam perjudian online (judol), hutang piutang maupun pinjaman online (pinjol), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, perilaku menyimpang, penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol.

Usai pelaksanaan apel dan pemberian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata api dinas yang bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut. Pemeriksaan meliputi senjata api dinas perorangan maupun senjata api inventaris laras panjang yang diikuti oleh seluruh personel pemegang senjata api dinas dari Polres Tanah Laut dan Polsek jajaran.

Tim Bid Propam Polda Kalsel kemudian melakukan pemeriksaan Gudang Senjata Api Polres Tanah Laut, meliputi pengecekan kondisi senjata api laras panjang dan laras pendek, amunisi, serta kesesuaian administrasi berupa register senjata api dan amunisi.

Pemeriksaan juga dilaksanakan terhadap senjata api inventaris yang berada di ruang penjagaan Polres Tanah Laut, meliputi senjata api laras panjang, electric gun, dan pepper gun, guna memastikan seluruh perlengkapan dinas dalam kondisi siap pakai serta dikelola sesuai prosedur yang berlaku.

Selain pemeriksaan sarana dan prasarana, Kasubbid Paminal beserta tim turut melaksanakan pengecekan terhadap data pelanggaran personel Polres Tanah Laut sebagai bagian dari upaya monitoring dan mitigasi untuk meningkatkan disiplin serta mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan Polri.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi kepada Bid Propam Polda Kalimantan Selatan atas pelaksanaan kegiatan monitoring, pengecekan, dan mitigasi di Polres Tanah Laut. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal guna mewujudkan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan berakhlak.

"Kegiatan yang dilaksanakan Bid Propam Polda Kalsel ini menjadi pengingat sekaligus evaluasi bagi seluruh personel agar senantiasa disiplin, mematuhi aturan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik institusi Polri. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan budaya disiplin di lingkungan Polres Tanah Laut sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal, profesional, dan sesuai dengan prinsip Polri Presisi," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Kapolres juga menegaskan bahwa seluruh personel Polres Tanah Laut akan menindaklanjuti setiap arahan dan rekomendasi yang diberikan oleh Bid Propam Polda Kalimantan Selatan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin, kode etik profesi, maupun tindak pidana yang melibatkan anggota Polri. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dapat terus terjaga dan semakin meningkat.


Tanah Laut – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli di Pasar ARBA, Desa Bati-Bati, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Patroli ini merupakan kegiatan rutin kepolisian yang bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bati-Bati melakukan pemantauan di area pasar, berdialog dengan pedagang maupun pengunjung, serta menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu waspada terhadap tindak kriminalitas, seperti pencurian, penipuan, maupun aksi kejahatan lainnya.

Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung pasar, sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan yang dapat menghambat aktivitas jual beli.

Melalui patroli rutin ini, Polsek Bati-Bati berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bati-Bati tetap aman, tertib, dan kondusif. Polres Tanah Laut juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan Patroli Dialogis Objek Vital di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (29/7/2026).

Patroli kali ini menyasar sejumlah objek vital, di antaranya Bank Mandiri/ATM Mandiri dan Bank BNI/ATM BNI. Kegiatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana yang menyasar fasilitas perbankan dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Selama patroli, personel Sat Samapta melakukan pemantauan di sekitar lokasi ATM, berdialog dengan petugas keamanan, serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melakukan transaksi keuangan. Kehadiran personel berseragam di lokasi diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan layanan perbankan.

Patroli dialogis ini juga bertujuan mencegah terjadinya tindak pidana, seperti pengrusakan maupun pembobolan mesin ATM, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Tanah Laut terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Laut tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh aktivitas masyarakat.

Tanah Laut – Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus mengintensifkan pendampingan kepada petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan kali ini dilaksanakan di lahan milik Supratman yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (29/7).

Monitoring dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 45 hari. Personel Polsek Kintap melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman untuk memastikan pertumbuhan berlangsung optimal serta mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi hasil panen.

Selain memantau kondisi lahan, personel juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai perawatan tanaman, pemupukan, dan upaya menjaga kualitas pertumbuhan jagung hingga memasuki masa panen. Pendampingan ini menjadi wujud sinergi Polri bersama petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung para petani melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Monitoring ini bertujuan memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik sejak masa tanam hingga panen. Kami berharap hasil produksi nantinya dapat maksimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung sektor pertanian, sehingga terjalin sinergi yang kuat dalam mewujudkan pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Kali ini, personel Polsek Jorong melaksanakan monitoring kegiatan panen jagung di lahan PT Inhutani I, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, yang digarap Sunaryo selaku Ketua Poktan Rukun Tani. Rabu (29/7).

Panen dilaksanakan di lahan seluas sekitar 8 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 20 ton jagung. Capaian tersebut menunjukkan produktivitas pertanian yang terus terjaga berkat kerja keras petani serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Selain memantau proses panen, personel Polsek Jorong juga memastikan hasil panen terserap dengan baik. Jagung hasil panen petani dibeli oleh pengepul sekaligus pemodal, Karidi, dengan harga Rp3.900 per kilogram, sehingga memberikan kepastian pasar dan mendukung stabilitas pendapatan petani.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan budidaya pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen.

"Pendampingan kepada petani merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen yang baik serta adanya kepastian pemasaran dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui sinergi antara Polri, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan, Polsek Jorong berkomitmen terus mendukung pengembangan sektor pertanian agar semakin maju, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 27 Juli 2026

Tanah Laut - Sebagai upaya mempersiapkan personel dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab, Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Tanah Laut melalui Subbag Binkar melaksanakan Kegiatan Konseling Pra Nikah bagi personel yang akan melangsungkan pernikahan, bertempat di Ruang Kerja Subbag Binkar Bag SDM Polres Tanah Laut, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan diikuti oleh lima personel Polres Tanah Laut beserta pasangan masing-masing, yaitu Brigpol Rachmat Budi Prayoga, S.H. bersama Saudari Annisa Murni, A.Md.Farm, Briptu Muhammad Divio Saputra bersama Briptu Nur Afifah, Briptu Muhammad Fadila Aries Sandy bersama Saudari Noor Madina Shafarina, S.Kom, Bripda Muhammad Firdaus Nor Asegaf bersama Saudari Ainun Azzahra, S.Pd, serta Bripda M. Rijal bersama Saudari Eni Noor Ramadana.

Kegiatan konseling dipandu oleh Kasubbag Binkar Bag SDM Penata I Suparman, S.E. bersama Kasubbag Watpers Bag SDM Iptu Madansyah selaku konselor. Dalam pelaksanaannya, para calon pasangan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari pengisian riwayat hidup dan self inventory, sesi wawancara, hingga pemberian materi dan nasihat mengenai kehidupan berumah tangga.

Melalui konseling ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi yang baik, menjaga keharmonisan keluarga, serta memahami hak dan kewajiban sebagai suami maupun istri. Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membentuk keluarga yang sakinah, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga.

Dari kegiatan tersebut, para personel yang akan menikah memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tanggung jawab dalam kehidupan berkeluarga, semakin memahami peran masing-masing sebagai pasangan suami istri, serta memiliki kesiapan mental yang lebih matang dalam menghadapi kehidupan pernikahan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa konseling pra nikah merupakan salah satu bentuk pembinaan personel yang sangat penting. Kami ingin setiap anggota Polres Tanah Laut yang akan membangun rumah tangga memiliki kesiapan, baik secara mental, emosional, maupun pemahaman terhadap hak dan kewajiban sebagai suami maupun istri. Keluarga yang harmonis akan menjadi fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para calon pasangan tidak hanya siap melaksanakan pernikahan secara administratif, tetapi juga siap membangun keluarga yang sakinah, harmonis, dan penuh tanggung jawab. Dengan keluarga yang kuat, diharapkan personel Polres Tanah Laut dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara." Jelas Kapolres.

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar Press Conference dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Periode 8 Juni hingga 16 Juli 2026 yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut, Selasa (28/7). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  didampingi Kasat Resnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H.dan Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md., serta dihadiri oleh sejumlah awak media.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan hasil pengungkapan tindak pidana narkotika yang berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Tanah Laut selama periode 8 Juni hingga 16 Juli 2026. Tercatat sebanyak 8 kasus berhasil diungkap, yang terdiri dari 6 kasus pada bulan Juni dan 2 kasus pada bulan Juli.

Dari delapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan 12 orang tersangka, yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Barang bukti yang berhasil disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 278,05 gram serta ekstasi seberat 2,19 gram. Selain itu, turut diamankan barang bukti lain berupa uang tunai sebesar Rp550.000 dan 1 unit kendaraan roda dua yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa apabila narkotika jenis sabu tersebut dikonsumsi dengan asumsi setiap pengguna memakai 0,20 gram, maka barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 7.200 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Sementara itu, apabila dinilai secara ekonomis, nilai barang bukti sabu tersebut diperkirakan mencapai Rp350.000.000.

Sebagai bentuk komitmen dalam penegakan hukum serta mencegah penyalahgunaan kembali barang bukti, Polres Tanah Laut juga melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika yang telah berkekuatan hukum sesuai ketentuan. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 278,8 gram sabu, setelah sebelumnya disisihkan sebagian untuk keperluan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pemberantasan peredaran gelap narkotika akan terus menjadi prioritas Polres Tanah Laut. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba demi mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," tegas Kapolres.

 


Tanah Laut – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Tanah Laut bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan melaksanakan Patroli Bersama Pencegahan Karhutla di wilayah Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau yang berisiko meningkatkan titik-titik rawan kebakaran.

Selama patroli, petugas tidak hanya melakukan pemantauan di kawasan yang berpotensi terjadi karhutla, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah dampak buruk kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan, ekosistem, dan aktivitas masyarakat.

Melalui sinergi antara Polri dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif serta mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Selain bertujuan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut.

Polres Tanah Laut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan. Melalui kepedulian dan kerja sama semua pihak, diharapkan Kabupaten Tanah Laut dapat terbebas dari bencana karhutla dan tetap menjadi lingkungan yang aman, sehat, serta lestari.

Statistik Pembaca