Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, kini mulai dimanfaatkan untuk mendukung proses penanganan hasil panen petani. Gudang pengeringan tersebut merupakan fasilitas yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan. Rabu (16/9).
Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap operasional fasilitas tersebut. Keberadaan dryer menjadi bagian dari upaya mendukung proses pascapanen, khususnya dalam membantu mengurangi kadar air jagung sebelum hasil pertanian dipasarkan.
Dengan kapasitas mencapai 20 ton, fasilitas pengeringan diharapkan dapat membantu penanganan jagung dalam jumlah lebih besar secara lebih terukur. Pengeringan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dan kesiapan jagung untuk proses pemasaran.
Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pengoperasian dryer tersebut menjadi salah satu dukungan terhadap aktivitas pertanian masyarakat di wilayahnya.
“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pengeringan jagung sehingga hasil panen petani lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.
Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan serta mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut







%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)






0 comments:
Posting Komentar