Selasa, 24 Februari 2026


Tanah Laut - Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan, jajaran Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar aksi simpatik berupa pembagian paket takjil gratis di wilayah Pelaihari, Selasa (24/2) sore.

Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Jalan Kemakmuran, salah satu ruas jalan yang cukup ramai dilalui masyarakat menjelang waktu berbuka. Sejak sore hari, personel sudah bersiaga di lokasi guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K, M.I.K, hadir langsung memimpin kegiatan sekaligus turun ke jalan menyapa masyarakat dan membagikan paket takjil kepada para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, personel dari berbagai satuan fungsi, serta Bhayangkari Cabang Tanah Laut yang ikut berpartisipasi aktif membagikan takjil dengan penuh kehangatan dan senyum kepada masyarakat.

Sasaran pembagian takjil meliputi pengendara sepeda motor, pengemudi ojek online, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, terlihat dari banyaknya warga yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial kemanusiaan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” ujar Kapolres.

 


Aksi tawuran yang direncanakan sekelompok remaja di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil digagalkan oleh Tim Patroli Raimas Direktorat Samapta Polda Kalsel. Penangkapan ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat mengenai kerumunan yang mencurigakan di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menerangkan, Peristiwa itu terjadi di 2 lokasi berbeda yakni di Jalan Karang Anyar 1, tepatnya di dekat lingkungan SMPN 9 Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara dan di Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru, pada Jumat (20/2/2026) pagi.

Mendapat informasi dari warga yang resah, Tim Raimas dipimpin Iptu Fannan, S.H., M.H., M.I.Kom. langsung meluncur ke lokasi dan berhasil mengamankan 11 orang sebelum aksi saling serang terjadi.

“Tim kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Di dua lokasi kami mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka langsung kami amankan beserta sejumlah barang bukti,” ujar Kabid Humas, Selasa (24/2/2026).

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 5 unit sepeda motor yang digunakan untuk mobilitas, 3 bilah senjata tajam jenis Parang, Celurit panjang, Gergaji besar yang diduga akan digunakan dalam perkelahian, serta 7 buah handphone.

Para pelaku yang berhasil diamankan memiliki inisial FD, AF, NA, MS, DA, AL, MN, GI, AN, MD, dan MR. Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari total 11 orang tersebut, 10 orang di antaranya masih berstatus sebagai anak di bawah umur, sementara satu orang lainnya sudah dewasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka terbagi dalam tiga kelompok berbeda, yaitu Kelompok Independen, Kelompok Tome, dan Kelompok GT (Gudang Tengah). Para pelaku diduga telah merencanakan pertemuan untuk melakukan aksi tawuran.

Mengingat sebagian besar pelaku adalah anak di bawah umur, Polres Banjarbaru kemudian melibatkan berbagai pihak dalam proses pembinaan. Para orang tua pelaku, dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat, tokoh masyarakat, guru sekolah, serta Bhabinkamtibmas, diminta membuat surat pernyataan penjaminan untuk masing-masing anak.

Sebelum dikembalikan kepada orang tua, para pelaku terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dari jajaran Polres Banjarbaru. Pembinaan tersebut langsung diberikan oleh Kasat Intelkam AKP Indra Wahyu Wibowo, S.H., M.M., yang didampingi oleh KBO Reskrim Iptu Iwan, Iptu A. Suryadi, dan Iptu Saikoni. Dalam kesempatan itu, mereka diberi pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja, dampak hukum dari tindak pidana kekerasan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing khususnya pada momen bulan suci Ramadhan ini.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama di malam hari, agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran atau tindakan kriminal lainnya.

 


Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2/2026) siang terkait pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika. Dari tangan seorang kurir, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 29.944,33 gram (29,9 Kg) dan 15.056 butir pil ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengungkapan besar diawal Ramadhan ini.

"Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dan diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional yang dikendalikan oleh seorang bandar berinisial FP alias M," pungkas Kapolda Kalsel.

Tersangka yang diamankan berinisial IW (32), seorang pria yang memiliki dua alamat tinggal, yaitu di KP. Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten; serta di Jalan Maduhara, Komplek Graha Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkurai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Dijelaskan oleh Kapolda Kalsel, Penangkapan bermula pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa IW kerap melakukan transaksi dan mengantar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data scientific untuk melacak keberadaan IW. Setelah berhasil memastikan posisi target, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang telah ditentukan.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dalam sebuah tas ransel berwarna orange yang dibawa oleh IW. Dari dalam tas tersebut, ditemukan 30 paket sabu dan 3 paket besar berisi ribuan butir ekstasi. IW beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap modus yang digunakan untuk mengelabui petugas. Sabu-sabu tersebut dikemas secara rapi dalam kemasan berwarna gold dengan logo harimau. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dikemas dalam kemasan besar berwarna putih. Seluruh barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam ransel warna orange yang dibawa tersangka.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif dengan cara menambah amal ibadah serta menghindari perbuatan yang tidak baik seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, dan tawuran.

"Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dengan memberikan kepolisian informasi peredaran-peredaran narkoba yang ada di Kalimantan Selatan sehingga kita dapat memberantas dan menangkap pelaku narkoba demi masa depan generasi pemuda kita dan meningkatkan kesejahteraan Banua kita tercinta," imbau Kapolda Kalsel.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menambahkan bahwa keberhasilan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan sebanyak 164.777 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

"Jika barang bukti ini sampai beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luar biasa. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan ribuan anak bangsa," ujar Dirresnarkoba.

Selain menyelamatkan jiwa, pengungkapan ini juga menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat. Apabila para penyalahguna ini harus direhabilitasi, diperlukan biaya sebesar Rp.823.885.000.000,- (Delapan ratus dua puluh tiga miliar lebih rupiah).

Adapun nilai barang bukti yang disita jika diuangkan mencapai Rp.68.955.794.000,- (Enam puluh delapan miliar lebih rupiah).

Tersangka IW kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu dan membongkar jaringan narkotika di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas peredaran gelap narkoba.

Senin, 23 Februari 2026

Tanah Laut – Polsek Jorong melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan binaan bersama Kelompok Tani Wana Kencana, yang berlokasi di Lahan PT. Inhutani Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Panen jagung tersebut dilaksanakan di lahan seluas 6 hektar dengan hasil panen mencapai 40 ton. Jagung hasil panen dibeli oleh pengepul dengan harga Rp 4.000,- per kilogram, selanjutnya disalurkan ke pabrik pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang berlokasi di Kecamatan Bati-Bati.

Kapolsek Jorong, IPTU Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

“Polri melalui Polsek Jorong terus berkomitmen mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujar IPTU Rahmad Ramadhani.

 

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung program pemerintah.

“Kami mendukung penuh kegiatan ketahanan pangan di wilayah Tanah Laut. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” tutur AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Melalui kegiatan ini, Polsek Jorong berharap dapat terus mendorong penguatan ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

 


Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menggelar acara buka puasa bersama dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Intelkam Polda Kalsel dipimpin Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. ini berlangsung di Kalimantan Ballroom, Hotel Rattan Inn Banjarmasin, pada Senin (23/2/2026) yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog konstruktif antara pihak kepolisian dan generasi muda.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam sambutannya Kapolda Kalsel menekankan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa serta pentingnya sinergi dengan Polri.

Kapolda mengapresiasi peran vital mahasiswa dalam setiap momentum perubahan sejarah bangsa. Menurutnya, generasi muda, terutama mahasiswa, memiliki energi besar berupa idealisme, keberanian, dan daya kritis yang mampu mendorong perbaikan dalam kehidupan bernegara.

“Kritik yang membangun harus dilandasi oleh keilmuan, data akurat, analisis objektif, dan argumentasi kuat. Bukan sekadar reaksi, tetapi kontribusi yang bermakna bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Menyikapi hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban. Unjuk rasa atau demonstrasi yang dijamin Undang-Undang harus dilakukan dengan menaati aturan, prosedur, dan etika yang berlaku.

“Beraspirasi boleh, bahkan harus. Namun, lakukan dengan tegas dan tertib, keras namun santun. Tujuannya adalah perbaikan, bukan kekacauan,” pesan Kapolda Kalsel.

Kapolda menegaskan bahwa Polri memandang mahasiswa sebagai mitra strategis, bukan pihak yang berseberangan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Beliau menjelaskan bahwa personel Polri hadir untuk menjamin keamanan aksi dan siap memfasilitasi audiensi agar aspirasi mahasiswa sampai kepada pengambil kebijakan.

“Koordinasi yang baik sangat krusial untuk meminimalisir potensi gesekan. Komunikasi adalah kunci agar dinamika di lapangan tetap kondusif,” imbuhnya.

Di hadapan para mahasiswa, Kapolda menyampaikan komitmen Polri untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang lebih humanis. Ia mengajak mahasiswa untuk selalu mengedepankan dialog dan “kepala dingin” dalam membahas setiap persoalan atau perbedaan.

“Fokus utama kita bersama adalah menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan harmonis. Silaturahmi seperti ini harus terus kita rawat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang berperan aktif membantu jamaah dalam perhelatan Haul Abah Guru Sekumpul. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Selain itu, secara simbolis diserahkan pula tali asih kepada perwakilan panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap sesama.

Acara buka puasa bersama ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan diskusi interaktif antara Kapolda dan para mahasiswa. Diharapkan sinergi yang terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kalsel yang aman, damai, dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Kalsel dan Guru Besar UIN Banjarmasin Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshari, AZ, MA., Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Para Ketua OKP Cipayung Plus Provinsi Kalsel, Ketua IMM Kalsel, Ketua Presidium PMKRI Banjarmasin, Ketua HIKMAHBUDHI, Ketua GMNI, Ketua KMHDI, Ketua GMKI, Ketua KAMMI, Mahasiswa Politeknik Unggulan Kalimantan Banjarmasin dan Mahasiswa Universitas Sari Mulia Banjarmasin.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalsel melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mapolres Tanah Laut, Jalan Kemakmuran Pelaihari, Senin (23/2). Kegiatan sosial ini dilaksanakan bersama Bhayangkari Cabang Tanah Laut sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

Pembagian takjil dilakukan setiap hari menjelang waktu berbuka puasa, menyasar para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di depan Mapolres. Personel Polres Tanah Laut bersama Bhayangkari tampak antusias membagikan paket takjil dengan tetap mengedepankan sikap humanis dan penuh keakraban kepada warga.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat. Selain itu, petugas turut menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap tertib berlalu lintas serta menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan.

Dengan adanya pembagian takjil rutin setiap hari, diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat sinergi antara Polres Tanah Laut dan Bhayangkari Cabang Tanah Laut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Kemakmuran Pelaihari, tepat di depan Mapolres Tanah Laut, wilayah Pelaihari. Aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Laut bersama Polda Kalsel dan Bhayangkari Cabang Tanah Laut dalam menghadirkan keberkahan Ramadhan bagi masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan pembagian takjil yang dilaksanakan bersama Bhayangkari Cabang Tanah Laut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, membantu warga yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat. Kegiatan ini akan kami laksanakan setiap hari sebagai wujud kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta tertib berlalu lintas selama menjalankan ibadah puasa, sehingga situasi di wilayah hukum Polres Tanah Laut tetap aman dan kondusif.

Polres Tanah Laut jajaran Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan Pasar Wadai yang berada di wilayah hukum Polsek Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan patroli dan pengamanan ini dilaksanakan guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya di lokasi keramaian masyarakat yang meningkat seiring dengan aktivitas Pasar Wadai yang menjadi pusat kunjungan warga.

Personel Sat Lantas Polres Tanah Laut dan Personel Polsek Pelaihari diterjunkan untuk melakukan pemantauan secara langsung di area pasar, memberikan imbauan kamtibmas kepada para pedagang dan pengunjung, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti tindak kriminalitas, kemacetan, maupun gangguan ketertiban lainnya.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui jajaran Polsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat agar seluruh aktivitas di Pasar Wadai dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dengan kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respon positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran personel kepolisian.


Tanah Laut - Polres Tanah Laut terus berkomitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Asistensi Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 yang digelar pada Senin (23/02/2026), bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Asistensi, Kapolres Tanah Laut, para Ketua Program Zona Integritas I sampai dengan VI, serta para operator program di lingkungan satuan kerja.

Asistensi ini bertujuan untuk memberikan arahan, penguatan, sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polres Tanah Laut. Dengan adanya asistensi tersebut, diharapkan seluruh program dan inovasi yang telah dirancang dapat berjalan optimal sesuai standar dan indikator yang telah ditetapkan dalam pembangunan Zona Integritas.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Asistensi menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan program, kelengkapan eviden, serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai kunci utama dalam meraih predikat WBK dan WBBM. Selain itu, dilakukan pula diskusi dan pemaparan progres masing-masing program untuk mengidentifikasi kendala serta solusi perbaikan ke depan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan kepolisian.

“Melalui kegiatan asistensi ini, kami ingin memastikan seluruh program pembangunan Zona Integritas berjalan optimal dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan Polres Tanah Laut yang profesional, modern, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, keberhasilan meraih predikat WBK dan WBBM tidak hanya menjadi tujuan administratif, namun juga sebagai wujud nyata perubahan budaya kerja menuju birokrasi yang bersih, melayani, dan berintegritas tinggi.

Statistik Pembaca