Rabu, 25 Februari 2026

Tanah Laut - Sat Polairud Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan “Polisi Sahabat Anak” dengan menggelar buka puasa bersama anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Marnit Sungai Rasau ini diwarnai suasana penuh kehangatan dan keceriaan. Sejak sore hari, anak-anak pesisir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan bersama personel Sat Polairud Polres Tanah Laut. Mereka diajak berinteraksi, berbagi cerita, serta mendapatkan motivasi dan perhatian langsung dari anggota Polri sebelum menikmati hidangan berbuka puasa bersama.

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, Polres Tanah Laut berupaya menanamkan kedekatan emosional antara Polri dan anak-anak sejak usia dini. Kehadiran polisi di tengah-tengah mereka diharapkan mampu membangun rasa aman, nyaman, serta menumbuhkan citra Polri sebagai sahabat yang humanis, peduli, dan selalu hadir melindungi serta mengayomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak pesisir agar tetap ceria, berprestasi, dan memiliki motivasi tinggi dalam meraih cita-cita. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap generasi penerus bangsa, agar tumbuh menjadi anak-anak yang disiplin, berakhlak baik, dan cinta terhadap institusi kepolisian.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak pesisir, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan anak-anak pesisir. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat yang siap melindungi, mengayomi, dan memberikan semangat kepada mereka agar terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kebersamaan dalam buka puasa ini diharapkan anak-anak dapat merasakan perhatian serta kehangatan dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memotivasi anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau untuk terus berprestasi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat pesisir semakin erat, serta kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat hingga ke wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan tempat ibadah dengan melaksanakan kegiatan bakti religi di Masjid Al Hijriah, Desa Angsau, Kecamatan Pelaihari, Rabu (25/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K, S.I.K, M.H, bersama personel Sat Lantas Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Sat Lantas melaksanakan aksi kurvei atau kerja bakti membersihkan area masjid, mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga lingkungan sekitar masjid. Selain itu, Sat Lantas juga memberikan bantuan berupa alat-alat kebersihan serta alat pengatur lalu lintas kepada petugas keamanan masjid guna menunjang kelancaran dan kenyamanan jamaah saat beribadah.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Sat Lantas Polres Tanah Laut terhadap program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi dan Indah), sekaligus sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat ibadah.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan bakti religi ini tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara Polri dan warga. Ia berharap melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan serta ketertiban di lingkungan masjid dapat terus meningkat.

Dengan adanya kegiatan bakti religi ini, diharapkan Masjid Al Hijriah Angsau semakin bersih, nyaman, dan aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah, serta menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menjaga kebersihan dan ketertiban bersama.

 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan pembagian takjil hingga buka puasa bersama dengan insan pers. Acara ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus menguatkan sinergisitas antara Polri dengan media. 

"Dan ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan," kata Sigit di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Acara dimulai dengan rangkaian berbagi takjil untuk masyarakat. Kapolri bersama pejabat utama dan para insan pers bersatu padu membagikan bingkisan sajian buka puasa untuk seluruh masyarakat yang melintas di jalan depan Kantor Mabes Polri. 

Masyarakat, pengendara hingga ojek online menyambut baik pembagian takjil tersebut. Kapolri dan insan pers bersatu padu membagikan bingkisan tersebut. 

Setelah membagikan takjil, Kapolri, PJU dan para jurnalis melanjutkan kegiatan berbuka puasa bersama. Acara ini berjalan hangat dan penuh kebersamaan. 

Menurut Sigit, Pers adalah mitra yang sangat strategis untuk institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, suara media adalah suara publik. 

"Dan oleh karena itu tentunya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman media yang terus menyampaikan informasi," ujar Sigit.

"Dan tentunya hal-hal tersebut menjadi tolak ukur, begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar," tambah Sigit menegaskan. 

Sigit menekankan, institusi Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang terus disuarakan oleh media. Mengingat, hal itu mewakili kepentingan masyarakat. 

"Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara," tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, perkembangan teknologi informasi dewasa ini berkembang sangat pesat. Perkembangan AI hingga Deepfake melahirkan tantangan tersendiri untuk Bangsa Indonesia. 

"Salah satunya adalah masalah misinformasi dan disinformasi. Salah satunya itu juga yang saat ini tidak hanya berada di dalam tataran global, namun juga masuk ke situasi dalam negeri, situasi kehidupan kita sehari-hari. Dan tentunya, ini menjadi tantangan kita semua," papar Sigit. 

Karena itu, Sigit berharap, media bisa menjawab tantangan tersebut. Menurutnya, insan pers harus menyajikan informasi yang jujur, akurat dan dipercaya untuk masyarakat luas. 

"Harapan kita tentunya media, sebagai salah satu alat kontrol, alat komunikasi yang mewakili suara publik, tentunya terus bisa mewakili publik untuk menjadi alat penghubung, alat komunikasi, khususnya bagi kami-kami, ataupun bagi institusi untuk bisa terus mendengarkan apa yang menjadi harapan masyarakat yang disuarakan melalui media," tutur Sigit.

"Dan tentunya harapan kita, dan kami menyadari bahwa media memiliki peran yang sangat luar biasa untuk turut menjaga stabilitas keamanan nasional," kata Sigit mengakhiri.

Selasa, 24 Februari 2026

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani dapat dikelola secara optimal, Polsek Batu Ampar jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan pemantauan kondisi mesin pengering (dryer) jagung milik Sdr. Suyono yang berlokasi di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna melihat secara langsung kesiapan sarana pascapanen, khususnya mesin dryer yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jagung sebelum dipasarkan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi mesin dryer mengalami kerusakan yang cukup parah. Mesin pembakaran dilaporkan tidak maksimal dalam mengeringkan dan sudah tidak digunakan karena biaya pengoperasian lebih besar dari pada hasil produksi.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para petani, khususnya dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong.

“Kami ingin memastikan bahwa sarana pendukung pertanian, termasuk mesin pengering jagung, dalam kondisi layak pakai. Mesin dryer sangat penting untuk menjaga mutu hasil panen. Dengan adanya kerusakan ini, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan sehingga aktivitas pengeringan jagung dapat kembali berjalan optimal,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung para petani dalam setiap tahapan, mulai dari proses tanam hingga pascapanen. Sarana seperti mesin dryer memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan nilai jual jagung. Kami akan mendorong sinergi dengan instansi terkait agar permasalahan ini dapat segera ditangani,” tegas Kapolres.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perbaikan mesin dryer dapat segera terealisasi sehingga hasil panen jagung petani di Desa Sabuhur tetap terjaga kualitasnya dan mampu memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.

Tanah Laut - Kapolsek Pelaihari bersama anggota dan Bhayangkari melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada warga masyarakat dan para pengendara yang melintas di depan Mako Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, yang berlokasi di Jl. A. Syairani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (23/2).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Sejak sore hari, Kapolsek Pelaihari bersama personel dan Bhayangkari telah bersiap di depan Mako untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, serta warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Personel Polsek Pelaihari terlihat berinteraksi langsung dengan masyarakat, menyapa para pengendara dengan ramah sembari menyerahkan paket takjil. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi gambaran nyata kedekatan antara Polri dan masyarakat yang terjalin dengan baik.

Selain membagikan takjil, Kapolsek Pelaihari juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Para pengendara diimbau agar selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta tidak ugal-ugalan di jalan demi keselamatan bersama. Imbauan juga disampaikan agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, serta saling menghormati antar sesama.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus upaya mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Momentum Ramadan dijadikan sebagai sarana untuk berbagi kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu dan mengapresiasi kepedulian Polsek Pelaihari beserta Bhayangkari. Situasi arus lalu lintas di depan Mako tetap terpantau aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan suasana Ramadan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan di wilayah hukum Polres Tanah Laut, khususnya di Kecamatan Pelaihari.


Tanah Laut - Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan, jajaran Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar aksi simpatik berupa pembagian paket takjil gratis di wilayah Pelaihari, Selasa (24/2) sore.

Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Jalan Kemakmuran, salah satu ruas jalan yang cukup ramai dilalui masyarakat menjelang waktu berbuka. Sejak sore hari, personel sudah bersiaga di lokasi guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K, M.I.K, hadir langsung memimpin kegiatan sekaligus turun ke jalan menyapa masyarakat dan membagikan paket takjil kepada para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, personel dari berbagai satuan fungsi, serta Bhayangkari Cabang Tanah Laut yang ikut berpartisipasi aktif membagikan takjil dengan penuh kehangatan dan senyum kepada masyarakat.

Sasaran pembagian takjil meliputi pengendara sepeda motor, pengemudi ojek online, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, terlihat dari banyaknya warga yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial kemanusiaan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” ujar Kapolres.

 


Aksi tawuran yang direncanakan sekelompok remaja di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil digagalkan oleh Tim Patroli Raimas Direktorat Samapta Polda Kalsel. Penangkapan ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat mengenai kerumunan yang mencurigakan di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menerangkan, Peristiwa itu terjadi di 2 lokasi berbeda yakni di Jalan Karang Anyar 1, tepatnya di dekat lingkungan SMPN 9 Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara dan di Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru, pada Jumat (20/2/2026) pagi.

Mendapat informasi dari warga yang resah, Tim Raimas dipimpin Iptu Fannan, S.H., M.H., M.I.Kom. langsung meluncur ke lokasi dan berhasil mengamankan 11 orang sebelum aksi saling serang terjadi.

“Tim kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Di dua lokasi kami mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka langsung kami amankan beserta sejumlah barang bukti,” ujar Kabid Humas, Selasa (24/2/2026).

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 5 unit sepeda motor yang digunakan untuk mobilitas, 3 bilah senjata tajam jenis Parang, Celurit panjang, Gergaji besar yang diduga akan digunakan dalam perkelahian, serta 7 buah handphone.

Para pelaku yang berhasil diamankan memiliki inisial FD, AF, NA, MS, DA, AL, MN, GI, AN, MD, dan MR. Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari total 11 orang tersebut, 10 orang di antaranya masih berstatus sebagai anak di bawah umur, sementara satu orang lainnya sudah dewasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka terbagi dalam tiga kelompok berbeda, yaitu Kelompok Independen, Kelompok Tome, dan Kelompok GT (Gudang Tengah). Para pelaku diduga telah merencanakan pertemuan untuk melakukan aksi tawuran.

Mengingat sebagian besar pelaku adalah anak di bawah umur, Polres Banjarbaru kemudian melibatkan berbagai pihak dalam proses pembinaan. Para orang tua pelaku, dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat, tokoh masyarakat, guru sekolah, serta Bhabinkamtibmas, diminta membuat surat pernyataan penjaminan untuk masing-masing anak.

Sebelum dikembalikan kepada orang tua, para pelaku terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dari jajaran Polres Banjarbaru. Pembinaan tersebut langsung diberikan oleh Kasat Intelkam AKP Indra Wahyu Wibowo, S.H., M.M., yang didampingi oleh KBO Reskrim Iptu Iwan, Iptu A. Suryadi, dan Iptu Saikoni. Dalam kesempatan itu, mereka diberi pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja, dampak hukum dari tindak pidana kekerasan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing khususnya pada momen bulan suci Ramadhan ini.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama di malam hari, agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran atau tindakan kriminal lainnya.

 


Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2/2026) siang terkait pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika. Dari tangan seorang kurir, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 29.944,33 gram (29,9 Kg) dan 15.056 butir pil ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengungkapan besar diawal Ramadhan ini.

"Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dan diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional yang dikendalikan oleh seorang bandar berinisial FP alias M," pungkas Kapolda Kalsel.

Tersangka yang diamankan berinisial IW (32), seorang pria yang memiliki dua alamat tinggal, yaitu di KP. Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten; serta di Jalan Maduhara, Komplek Graha Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkurai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Dijelaskan oleh Kapolda Kalsel, Penangkapan bermula pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa IW kerap melakukan transaksi dan mengantar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data scientific untuk melacak keberadaan IW. Setelah berhasil memastikan posisi target, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang telah ditentukan.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dalam sebuah tas ransel berwarna orange yang dibawa oleh IW. Dari dalam tas tersebut, ditemukan 30 paket sabu dan 3 paket besar berisi ribuan butir ekstasi. IW beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap modus yang digunakan untuk mengelabui petugas. Sabu-sabu tersebut dikemas secara rapi dalam kemasan berwarna gold dengan logo harimau. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dikemas dalam kemasan besar berwarna putih. Seluruh barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam ransel warna orange yang dibawa tersangka.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif dengan cara menambah amal ibadah serta menghindari perbuatan yang tidak baik seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, dan tawuran.

"Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dengan memberikan kepolisian informasi peredaran-peredaran narkoba yang ada di Kalimantan Selatan sehingga kita dapat memberantas dan menangkap pelaku narkoba demi masa depan generasi pemuda kita dan meningkatkan kesejahteraan Banua kita tercinta," imbau Kapolda Kalsel.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menambahkan bahwa keberhasilan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan sebanyak 164.777 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

"Jika barang bukti ini sampai beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luar biasa. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan ribuan anak bangsa," ujar Dirresnarkoba.

Selain menyelamatkan jiwa, pengungkapan ini juga menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat. Apabila para penyalahguna ini harus direhabilitasi, diperlukan biaya sebesar Rp.823.885.000.000,- (Delapan ratus dua puluh tiga miliar lebih rupiah).

Adapun nilai barang bukti yang disita jika diuangkan mencapai Rp.68.955.794.000,- (Enam puluh delapan miliar lebih rupiah).

Tersangka IW kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu dan membongkar jaringan narkotika di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas peredaran gelap narkoba.

Statistik Pembaca