Senin, 16 Maret 2026

 


Tanah Laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan press Conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil ungkap kasus yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasatres Narkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md. Kegiatan tersebut turut dihadiri awak media Tanah Laut dan dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Selasa (17/3).

Dalam pemaparannya, Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  menyampaikan bahwa jajaran Satresnarkoba Polres Tanah Laut berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana narkotika dalam kurun waktu 1 Februari hingga 7 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kasus ditangani Polres Tanah Laut dan 1 kasus oleh Polsek Kintap, dengan total 20 tersangka yang terdiri dari 19 laki-laki dan 1 perempuan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 656,59 gram, uang tunai sebesar Rp12.000.000, 1 unit mobil Avanza, serta 8 unit sepeda motor.

Lebih lanjut Kasatres Narkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., menjelakan kepada awak media, khusus selama bulan suci Ramadan, terhitung sejak 19 Februari hingga 7 Maret 2026, Satresnarkoba Polres Tanah Laut juga berhasil mengungkap 7 kasus narkotika dengan jumlah tersangka 10 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 1 perempuan, serta barang bukti sabu seberat 594,84 gram.

“Narkotika jenis sabu tersebut dikonsumsi dengan asumsi 0,20 gram per orang, maka barang bukti yang berhasil diamankan dapat menyelamatkan sekitar 16.250 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Sementara itu, nilai ekonomis barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp820.000.000” jelasnya.

Lebih lanjut, diungkapkan bahwa mayoritas tersangka memiliki latar belakang pendidikan rendah, yakni tingkat SD dan SMP yang tidak lulus. Dari sisi pekerjaan, sebagian besar tersangka tidak memiliki pekerjaan tetap dan bekerja sebagai buruh serabutan maupun berkebun. Namun demikian, terdapat dua tersangka yang merupakan lulusan perguruan tinggi.

“Dari segi usia, rata-rata tersangka berada pada rentang 20 hingga 35 tahun, dengan rincian 4 orang berusia di bawah 30 tahun dan 10 orang di bawah 40 tahun. Untuk proses hukum, saat ini 9 perkara masih dalam tahap penyidikan, sementara 5 perkara telah memasuki tahap I” Tutup Kasatres Narkoba.

Usai pelaksanaan press release, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 648,77 gram sebagai bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut agar bersama-sama berperan aktif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba. Jangan pernah mencoba ataupun terlibat dalam peredaran narkotika dalam bentuk apapun, karena dampaknya sangat merusak masa depan,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini, serta mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan informasi. Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tambahnya.

Di akhir himbauannya, Kapolres berharap seluruh masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkotika demi mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, dan bebas narkoba.


Tanah Laut - Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan verifikasi pendaftaran online serta pengecekan berkas administrasi bagi para peserta pendaftar seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dimulai pada Senin (16/3/2025) bertempat di Aula Satya Brata Polres Tanah Laut.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pabanrim Polres Tanah Laut dari Bagian SDM Polres Tanah Laut guna memastikan seluruh peserta yang telah mendaftar secara online memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan dalam tahapan seleksi penerimaan anggota Polri.

Dalam pelaksanaannya, para peserta terlebih dahulu melakukan pendaftaran online, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi berkas administrasi oleh panitia. Selain itu, panitia juga melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan sebagai bagian dari pemeriksaan awal untuk memastikan para peserta memenuhi standar persyaratan yang telah ditetapkan.

Kapolres Tanah Laut, Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa proses verifikasi pendaftaran online dan pengecekan berkas administrasi merupakan tahapan penting dalam rangka memastikan seluruh proses seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa dipungut biaya apapun. Oleh karena itu kami mengimbau kepada para peserta dan orang tua untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Tanah Laut berkomitmen mendukung proses rekrutmen anggota Polri yang profesional sehingga dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Tanah Laut – Personel Polsek Bati bati melaksanakan pemantauan proses penanaman jagung di lahan binaan yang berada di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati bati, Kabupaten Tanah Laut. Lahan seluas kurang lebih 10 hektar tersebut digarap oleh sdr Joko sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Bati bati memastikan proses penanaman jagung berjalan dengan baik, mulai dari pengolahan lahan hingga penanaman bibit jagung oleh para petani. Kehadiran polisi di tengah kegiatan pertanian ini juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kapolsek Bati bati menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Polsek Bati bati akan terus melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap lahan-lahan pertanian jagung milik masyarakat maupun kelompok tani. Harapannya, hasil panen nanti bisa maksimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut Akbp Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut mendukung penuh program yang dicanangkan Kapolda Kalimantan Selatan dalam menjadikan Kabupaten Tanah Laut sebagai salah satu sentra produksi jagung di daerah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pencanangan Kapolda Kalsel agar Kabupaten Tanah Laut menjadi kabupaten sentra jagung dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional. Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, perusahaan, serta kelompok tani dapat terus terjalin dengan baik,” ungkap Kapolres Tanah Laut.

Dengan adanya pendampingan dan pemantauan dari pihak kepolisian, diharapkan proses budidaya jagung di wilayah Kecamatan Jorong dapat berjalan optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan dan swasembada jagung di Kabupaten Tanah Laut.

Minggu, 15 Maret 2026

Tanah Laut – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H melakukan pemeriksaan langsung ke Pos Pelayanan Bentok, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (15/03). Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.

Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek pendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026 berjalan optimal. Dalam pengecekan tersebut, Dirlantas bersama rombongan meninjau kesiapan personel yang akan bertugas, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga sistem pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian antara lain ruang pelayanan, pos kesehatan, area istirahat pemudik, serta kelengkapan pendukung operasional di lapangan. Selain itu, kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif juga menjadi fokus utama.

Dirlantas Polda Kalsel menekankan bahwa Pos Pelayanan Bentok memiliki peran penting sebagai titik strategis di jalur lalu lintas yang ramai dilalui masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan pos ini diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal, baik dalam hal pengamanan, informasi lalu lintas, hingga bantuan darurat bagi para pemudik.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel yang siap siaga selama 24 jam penuh, serta memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi baik dan siap digunakan.

“Melalui pengecekan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman, nyaman, dan terbantu dengan keberadaan Pos Pelayanan Bentok,” ujarnya.

Dengan kesiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026 di wilayah Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan lancar dan kondusif.

Polri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri yang aktif 24 jam sebagai sarana pengaduan maupun permintaan bantuan secara cepat dan tepat.

Tanah Laut - Personel Polsek Panyipatan melakukan pemantauan terhadap kegiatan penanaman jagung yang dikelola oleh Kelompok Tani Suka Maju di Desa Bumi Asih, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan pertanian ini mengimplementasikan sistem tumpang sari di lahan seluas 1 hektare yang berada di antara tanaman kelapa sawit.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi, S.H., M.A., yang turun langsung ke lokasi, mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh kelompok tani setempat. "Kami mendukung penuh upaya diversifikasi pangan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Suka Maju. Sistem tumpang sari ini tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi contoh nyata ketahanan pangan di tingkat desa," ujarnya saat pemantauan di lapangan.

Sistem tumpang sari yang diterapkan memungkinkan tanaman jagung tumbuh di antara barisan pohon kelapa sawit yang sudah ada. Metode ini dianggap efisien karena dapat meningkatkan produktivitas lahan tanpa perlu membuka lahan baru. Selain itu, keberadaan tanaman jagung juga dapat membantu mempertahankan kelembaban tanah dan mengurangi pertumbuhan gulma di kebun sawit.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui keterangan persnya, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. "Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan pertanian rakyat, khususnya yang berbasis pada pemanfaatan lahan secara berkelanjutan. Kami mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dalam bidang pertanian guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi di tingkat lokal," tegasnya.

Pemantauan yang dilakukan Polsek Panyipatan juga bertujuan untuk memastikan keamanan aset pertanian masyarakat serta memperkuat sinergitas antara aparat kepolisian dengan petani di wilayah hukum Polsek Panyipatan. Dengan adanya dukungan dari pihak kepolisian, diharapkan Kelompok Tani Suka Maju dapat semakin berkembang dan menjadi model bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  menghadiri kegiatan Pelepasan Layanan Angkutan Mudik Gratis Tahun 2026 yang digelar di halaman Stadion Pertasi Kencana, Senin (16/3).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran instansi terkait, serta masyarakat yang akan mengikuti program mudik gratis.

Program layanan angkutan mudik gratis tahun 2026 ini melayani rute Pelaihari – Tabalong dan Pelaihari – Kotabaru, yang disiapkan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah daerah yang bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memfasilitasi perjalanan mudik yang aman, tertib, dan lancar.

Selain itu, Kapolres juga menegaskan bahwa pihak kepolisian siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan selamat sampai tujuan.

Kegiatan pelepasan ini ditandai dengan pemberangkatan kendaraan angkutan mudik gratis oleh Bupati Tanah Laut bersama unsur Forkopimda sebagai simbol dimulainya layanan mudik gratis bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut.


Tanah Laut - Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Jorong melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah shalat tarawih di wilayah hukumnya.

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Maret 2026, mulai pukul 20.15 WITA hingga selesai.

Adapun lokasi pelaksanaan pengamanan berada di Masjid At Taqwa dan Langgar Darussalam yang menjadi tempat pelaksanaan ibadah shalat tarawih bagi masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Jorong melakukan pengamanan serta pengaturan di sekitar area tempat ibadah guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan khusyuk. Kehadiran anggota kepolisian juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H.menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Pengamanan yang kami lakukan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah shalat tarawih. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan khusyuk,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli serta pengamanan di tempat-tempat ibadah selama bulan Ramadhan guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Jorong tetap aman dan kondusif.

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan arahan kepada seluruh personel saat pelaksanaan apel pagi jam pimpinan yang digelar di halaman Mapolres Tanah Laut, Senin (16/3).

Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh anggota untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ia menekankan agar setiap personel selalu mengingat hal-hal baik yang telah diberikan Tuhan dalam kehidupan sehingga dapat menumbuhkan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Selain itu, Kapolres juga menyinggung situasi global yang saat ini dapat berdampak pada kondisi ekonomi, khususnya terkait isu perang di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Ia mengimbau agar masyarakat maupun anggota Polri tidak melakukan panic buying yang justru dapat memperburuk kondisi perekonomian.

“Jangan sampai kita ikut terpengaruh dengan situasi yang dapat memicu kepanikan. Jalani kehidupan seperti biasa dan tetap fokus dalam menjalankan tugas serta pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel terkait pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri melalui Operasi Ketupat. Ia meminta seluruh anggota untuk menjaga stamina dan kesehatan agar tetap prima dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat selama rangkaian perayaan Idul Fitri.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan agar seluruh anggota Polres Tanah Laut menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, seperti penyalahgunaan narkotika, keterlibatan dalam pinjaman online ilegal, maupun praktik judi online.

“Jangan sampai ada anggota yang terlibat narkotika, pinjol maupun judi online. Hal tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga mencoreng nama baik institusi Polri,” tegasnya.

Statistik Pembaca