Selasa, 05 Mei 2026

Tanah Laut – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring lahan jagung milik Sdr. Sahabudin yang berlokasi di Jalan PLTU Simpang 4, Desa Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (06/05).

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal. Diketahui, lahan seluas kurang lebih 1 hektar tersebut saat ini ditanami jagung dengan usia tanaman sekitar 1 minggu. Pada tahap awal ini, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan memerlukan perawatan intensif agar hasil panen nantinya maksimal.

Personel Polsek Jorong juga berdialog langsung dengan pemilik lahan, memberikan motivasi serta imbauan terkait perawatan tanaman, termasuk pentingnya pengendalian hama dan pemupukan yang tepat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus hadir di tengah masyarakat sebagai pengayom dan pelindung. Melalui kehadiran aktif di lapangan, diharapkan dapat terbangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Jorong Polres Tanah Laut.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Jorong dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan warga.

#swasembadapangankalsel #ketahananpangankalsel #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut - Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan oleh jajaran Polri melalui kegiatan monitoring langsung ke lahan pertanian masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang yang melaksanakan pengecekan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama di Desa Kayu Abang RT.03, Kecamatan Tambang Ulang. Selasa (05/05).

Lahan jagung binaan Polri tersebut memiliki luas sekitar 20 hektare dengan usia tanaman bervariasi, yakni 60 hari dan 40 hari. Dari hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik, sehat, serta sebagian telah mulai berbuah.

Selain itu, kondisi serangan hama pada periode tanam kali ini juga dinilai lebih rendah dibandingkan musim sebelumnya, sehingga memberikan optimisme terhadap hasil panen yang akan datang. Diperkirakan dalam waktu sekitar 50 hingga 60 hari ke depan, tanaman jagung tersebut sudah siap untuk dipanen.

Kapolsek setempat dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung para petani.

“Kami terus mendorong dan mendampingi kelompok tani binaan agar dapat mengelola lahannya secara optimal. Dengan kondisi tanaman yang baik dan minim serangan hama seperti saat ini, kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas pangan dan perekonomian di wilayah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keberhasilan Poktan Sejahtera Bersama dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.


#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut - Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menunjukkan peran aktifnya dengan turun langsung ke sektor pertanian masyarakat. Selasa (05/05).

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afian, melakukan monitoring terhadap lahan jagung milik warga binaan Polri, Sdr. Yohanes Suhartono, yang berlokasi di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Lahan seluas kurang lebih 3 hektare tersebut kini memasuki usia tanam 85 hari dan diproyeksikan akan segera dipanen dalam beberapa minggu ke depan.

Dalam kunjungannya, AKP Muhammad Afian meninjau langsung kondisi tanaman yang terlihat tumbuh subur dan merata, mencerminkan keberhasilan pengelolaan pertanian berbasis kemitraan antara masyarakat dan aparat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami hadir untuk memastikan para petani mendapatkan pendampingan serta rasa aman dalam mengelola lahannya,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal, khususnya melalui sektor pertanian yang menjadi tulang punggung kehidupan warga pedesaan.

Dengan kondisi tanaman yang optimal, lahan jagung tersebut diperkirakan mampu menghasilkan panen yang baik, sekaligus menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara institusi negara dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan global.

Langkah ini mencerminkan pendekatan humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Senin, 04 Mei 2026

Tanah Laut –Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Tanah Laut Kloter 9 yang berlangsung di Masjid Al Manar, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (5/5).

Kegiatan pelepasan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, S.H., dengan jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 360 orang. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga jemaah yang turut mengantar keberangkatan ke Tanah Suci.

Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Polres Tanah Laut menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah dan masyarakat yang hadir.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk dalam momen penting seperti pelepasan jemaah haji.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam memberikan pengamanan terbaik pada kegiatan pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Tanah Laut.

“Kami dari Polres Tanah Laut telah menyiapkan personel untuk melaksanakan pengamanan secara maksimal, baik di lokasi kegiatan maupun pada jalur yang dilalui, guna memastikan seluruh rangkaian pelepasan jemaah haji berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah haji.

“Kami turut mendoakan agar seluruh jemaah haji Kabupaten Tanah Laut senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tutup Kapolres.

Tanah Laut – Semangat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan mewarnai pelaksanaan Tala Education Expo 2026 yang digelar di kawasan RTH Kijang Mas, Pelaihari. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, dengan mengusung tema “Bersama dalam Kolaborasi Semesta, Tanah Laut sukseskan SPMB berkeadilan demi pendidikan bermutu untuk semua.”

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., yang hadir didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy. Turut hadir pula Bupati Tanah Laut H. Rahmat beserta istri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan expo ini menjadi wadah strategis bagi berbagai lembaga pendidikan untuk menampilkan inovasi, program unggulan, serta memperluas akses informasi pendidikan kepada masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Melalui momentum Tala Education Expo 2026 ini, kami dari Polres Tanah Laut sangat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pendidikan yang merata dan berkualitas. Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Kapolres.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tenaga pendidik, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang dunia pendidikan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan akses pendidikan yang adil dan berkualitas bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Tanah Laut, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Minggu, 03 Mei 2026

Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Laut, Senin (4/5), bertempat di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Ir. Ulil Amri Bahtiar, ST., M.P., Kepala DPD KSBSI Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala DPC KSPSI Kabupaten Tanah Laut, serta perwakilan buruh dari berbagai sektor di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Peringatan Mayday Tahun 2026 berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan santunan kematian (JKM) kepada ahli waris sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tanah Laut sebagai simbol rasa syukur dan penghargaan kepada para buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ia menilai momentum Hari Buruh Internasional ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan para pekerja.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada para buruh, Polres Tanah Laut turut memberikan bantuan berupa SIM kepada perwakilan buruh yang hadir. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi wujud perhatian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan pekerja.

“Melalui momentum Mayday ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara buruh, pemerintah, dan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Wakapolres.

Tanah Laut – Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, berhasil mengungkap perkara tindak pidana perbuatan curang dan/atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 dan/atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, di Desa Karang Rejo RT 016/005, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Korban dalam kasus ini adalah NR, seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kecamatan Jorong. Sementara itu, terduga pelaku berinisial AY, yang juga merupakan warga Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menerangkan bahwa kasus ini bermula dari adanya transaksi jual beli sapi antara korban dan pelaku sejak tahun 2023 hingga 2025. Pada awalnya, korban membeli sapi milik pelaku secara bertahap hingga tiga ekor. Sapi tersebut diakui sebagai milik pelaku dan sempat dilihat langsung oleh korban di kandang milik pelaku.

“Namun pada transaksi berikutnya, pelaku kembali menawarkan sapi berupa satu indukan beserta anaknya yang masih menyusui serta satu indukan sapi hamil tua. Kesepakatan dituangkan dalam kwitansi sebagai dua indukan sapi dan dua anak sapi. Saat itu korban sempat melihat sapi di kebun sawit milik orang lain, yang kemudian diketahui bahwa sapi tersebut bukan milik pelaku, melainkan milik pihak lain. Pelaku dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut, pada transaksi berikutnya, korban kembali membeli dua indukan sapi yang diklaim dalam kondisi hamil tua. Namun kembali, sapi yang ditunjukkan ternyata bukan milik pelaku. Meski demikian, korban tetap mempercayai pelaku dengan sistem kerja sama, di mana sapi dititipkan kepada pelaku dan apabila dijual, hasilnya akan dibagi dua setelah dikurangi modal awal dari korban.

Tidak berhenti di situ, sekitar bulan Februari 2026, pelaku kembali menawarkan gadai dua bidang tanah kebun sawit kepada korban. Korban yang percaya kemudian menyetujui, namun setelah dilakukan pengecekan, tanah tersebut ternyata tidak ada atau bersifat fiktif.

Kecurigaan korban memuncak saat melakukan pengecekan ke kandang sapi milik pelaku pada Jumat, 2 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, seluruh sapi yang sebelumnya diperjualbelikan sudah tidak berada di lokasi. Setelah dikonfirmasi, pelaku mengakui bahwa sapi-sapi tersebut telah dijual dan uangnya telah habis digunakan untuk membayar utang serta kebutuhan sehari-hari. Bahkan, sebagian dana tersebut digunakan untuk membeli satu unit mesin cuci.

“Begitu juga dengan uang hasil gadai tanah fiktif, telah habis digunakan oleh pelaku untuk kebutuhan pribadi,” tambah Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp78.050.000 (tujuh puluh delapan juta lima puluh ribu rupiah).

Saat ini, Polsek Jorong telah melakukan penanganan lebih lanjut terhadap perkara tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli maupun kerja sama, serta memastikan keabsahan objek yang diperjualbelikan guna menghindari tindak pidana serupa di kemudian hari.

Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberikan penghargaan kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Laut atas kerja keras dan dedikasinya dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkotika selama Triwulan I Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Satresnarkoba dalam mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 1.808,52 gram. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran narkoba serta melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dan disaksikan oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Senin (4/5) pagi di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel, khususnya jajaran Satresnarkoba, untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota serta dukungan dari masyarakat dan instansi terkait.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk Satresnarkoba, tetapi untuk seluruh jajaran Polres Tanah Laut. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba demi menjaga generasi muda dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

Momentum pemberian penghargaan ini juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam upaya bersama memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Tanah Laut.

Dengan capaian tersebut, diharapkan Polres Tanah Laut dapat terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari ancaman bahaya narkotika.

Statistik Pembaca