Kamis, 14 November 2024

TANAH LAUT - Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WITA, jajaran Polsek Jorong melakukan penangkapan terkait dugaan tindak pidana perjudian di sebuah pondok kecil di pinggir jalan setapak Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan, yang melaporkan adanya aktivitas perjudian di lokasi tersebut.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Jorong Iptu Joko Sulistiyo Sriyoso, S.H. bersama timnya langsung melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pengamatan, ternyata benar ditemukan beberapa orang tengah melakukan aktivitas perjudian. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang terlibat dalam perjudian, masing-masing berinisial H dan AA.

Namun, dalam proses penggerebekan, empat orang pelaku lainnya yang juga berada di lokasi berhasil melarikan diri. Hingga kini, pihak Polsek Jorong masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri dan telah mengidentifikasi beberapa di antaranya.

Dalam Penggerebekan tersebut turut disita barang bukti uang senilai Rp. 257.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan Kartu Domino yang digunakan para tersangka melakukan perjudian. para tersangka yang diamankan akan dijerat pasal 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian. 

"Kedua tersangka saat ini diamankan di Polsek Jorong untuk Proses Penyidikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya, kita akan tindak tegas segala bentuk perjudian sesuai dengan intruksi presiden yang salah satunya adalah pemberantasan segala bentuk Perjudian" tutur Kapolsek.

Pada kesempatan terpisah Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johhny, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penyelidikan untuk memberantas kegiatan perjudian dan tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kegiatan yang mencurigakan demi keamanan dan ketertiban bersama.

Selasa, 12 November 2024

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Gelar Operasional di Mapolres Tanah Laut untuk mendukung program nasional Asta Cita dan kesiapan menghadapi Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Rabu (13/11) ini,  dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., para pejabat utama, kapolsek jajaran, dan seluruh perwira Polres Tanah Laut.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kapolres Tanah Laut, yang menyampaikan pentingnya program Asta Cita, sebuah visi pembangunan nasional yang bertujuan menciptakan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. 

“Pemerintah saat ini terus mengupayakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan melalui berbagai program strategis, salah satunya adalah Asta Cita. Visi ini menjadi landasan bagi kita dalam upaya mencapai Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan peran aktif Polres Tanah Laut dalam mendukung realisasi visi tersebut, terutama melalui upaya peningkatan keamanan, ketertiban, dan pengawasan. 

“Gelar Operasional ini diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung realisasi visi tersebut, khususnya melalui peningkatan keamanan, ketertiban, pengawasan dalam menunjang keberhasilan berbagai program Presiden Republik Indonesia,” jelas Kapolres.

Selain mendukung program nasional, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kesiapan Polres Tanah Laut dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024. Kapolres menekankan pentingnya menjaga situasi yang aman dan damai selama tahapan pemilu, mengingat Pilkada merupakan momen penting bagi demokrasi di Indonesia.

 “Ini merupakan momen penting bagi perjalanan demokrasi di Indonesia, di mana kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pesta demokrasi ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai,” tambah Kapolres.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing kepala bagian (Kabag), kepala satuan (Kasat), kepala seksi (Kasi), dan kapolsek yang memaparkan kesiapan operasional dan langkah-langkah strategis yang akan diambil.

Melalui Gelar Operasional ini, Polres Tanah Laut menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga stabilitas keamanan di Tanah L

 


Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pembukaan Uji Kompetensi Bahasa Inggris atau English Competency Test (ECT) yang diselenggarakan oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri Tahun Anggaran (TA) 2024. Acara ini berlangsung di Aula Rupatama Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Selasa (12/11/2024) pukul 09.00 WITA.

Uji Kompetensi Bahasa Inggris ini dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., para Pejabat Utama Polda Kalsel dan diikuti oleh 100 personel kepolisian dari jajaran Polda Kalsel.

Sementara dari tim Divhubinter Polri hadir Brigjen Pol Drs. Yaya Ahmadiarto (Karomisinter Divhubinter Polri), Kombes Pol Priyo Waseso, S.Si., M.P.P. (Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri), Kombes Pol Joni Getamala, S.H. (Kasebasa Lemdiklat Polri), AKBP Wahyu Candra Irawan, Kompol Agung Wahyudi, S.H., M.H. (Penerjemah Polri Muda TK II Divhubinter Polri), Pembina IIS Hayatin Suhartini, M.Pd. (Patun Bagbinsis Sebasa Lemdiklat Polri), Ipda Nadina Putri Octariani, S.Sos., Brigadir Sandi Muslim, Brigadir Agustine Dwi Windya Sari, S.H., Bripda Novia fourmianti Br Purba dan Maria Stella Pricillia Pasar.

Uji Kompetensi yang merupakan bagian dari program Presisi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas personel agar siap dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, terutama dalam situasi internasional. Kompetensi bahasa Inggris ini menjadi bagian penting dalam mendukung tugas Polri dalam hal yang melibatkan hubungan internasional, seperti penanganan kejahatan lintas negara dan kerja sama dengan instansi kepolisian negara lain.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam sambutan Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. yang dibacakan Wakapolda Kalsel, menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris bagi anggota Polri di era globalisasi saat ini. "Kemampuan berbahasa Inggris sangat diperlukan dalam tugas-tugas kepolisian yang melibatkan kerja sama internasional, terutama dalam konteks penanganan kejahatan lintas negara," ujarnya.

Beliau berharap, Uji Kompetensi yang diinisiasi oleh Divhubinter Polri bekerjasama dengan Sebasa Lemdiklat Polri ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para personel Polda Kalsel, baik dalam peningkatan kemampuan pribadi maupun dalam kontribusi mereka dalam menjalankan tugas di lapangan, khususnya pada aspek-aspek yang membutuhkan kerjasama internasional seperti misi PBB, Seminar atau pelatihan luar negeri, penugasan sebagai Atase Polri, Staf Teknis Polri, Ajudan Duta Besar, dan lain sebagainya.

Dengan adanya kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme para personelnya agar semakin siap menghadapi tantangan tugas di masa depan, baik di dalam maupun luar negeri.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan internal yang dipimpin oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa, Mapolres Tanah Laut, Rabu (13/11), Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., para pejabat utama, para kapolsek, seluruh perwira, bintara, dan ASN di Polres Tanah Laut.

Dalam serah terima jabatan tersebut, Kompol Muhammad Yusuf, S.H., M.M., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag SDM Polres Hulu Sungai Tengah, resmi dilantik sebagai Kabag SDM Polres Tanah Laut. Selain itu, Iptu Tri Karyadi, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurbinopsnal Sat Reskrim Polres Tanah Laut, kini dipercaya menjabat sebagai Kasiwas Polres Tanah Laut. Pejabat sebelumnya telah memasuki masa purna tugas sebagai anggota Polri di Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru atas kepercayaan pimpinan yang telah diberikan. 

“Saya, atas nama pribadi maupun selaku Kapolres Tanah Laut, mengucapkan selamat kepada Kompol Muhammad Yusuf, S.H., M.M., sebagai Kabag SDM dan Iptu Tri Karyadi, S.H., sebagai Kasiwas. Semoga kehadiran saudara dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan di Polres Tanah Laut,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap agar pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang ada dan dapat menciptakan terobosan-terobosan kreatif yang mendukung peningkatan kinerja Polres Tanah Laut.

Acara sertijab ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Polres Tanah Laut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



Kadiv humas Polri, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. Hum. menyampaikan perkembangan terkini mengenai penunjukan calon Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) dalam kegiatan doorstop yang diadakan siang tadi. Ia menegaskan bahwa saat ini proses pemilihan tengah berlangsung dan diharapkan keputusan resmi segera diumumkan dalam waktu dekat.


"Untuk calon  Wakapolri, seperti yang kami sampaikan, sudah dikantongi oleh Bapak Kapolri nama-namanya," ujar Kadiv humas Polri. 


Ia menambahkan bahwa semua kandidat memiliki kualifikasi yang seimbang. "Karena calonnya semuanya mempunyai bobot yang sama, yang kompeten di bidangnya, dan semuanya hebat-hebat," lanjutnya.


Menurut Kadiv humas, Kapolri sedang mempertimbangkan secara cermat para kandidat yang layak mengemban tugas tersebut. 


"Bapak Kapolri sedang memilih satu di antaranya untuk menjadi calon Wakapolri," katanya, seraya menegaskan bahwa proses seleksi terus berkembang dan akan diumumkan apabila ada arahan lebih lanjut.


Terkait jumlah dan identitas kandidat, Kadiv humas meminta media dan masyarakat bersabar. 


"Baik jumlahnya, berapa calonnya, dan siapa nanti kandidat yang akan masuk serta siapa yang dipilih, akan kami sampaikan begitu ada keputusan," terangnya.


Sementara itu, Kadiv humas juga menyampaikan informasi penting mengenai acara pelepasan Wakapolri yang lama, Jenderal Agus Andrianto, yang akan dilaksanakan besok. 


"Pak Jenderal Agus Andrianto kebetulan mendapatkan promosi jabatan sebagai Menteri dan juga pangkat Jenderal Penghargaan," ungkapnya.


Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Jenderal Agus selama mengabdi di institusi kepolisian, penghormatan khusus akan diberikan oleh Kapolri. 


"Beliau berdedikasi di kepolisian dengan karya-karya beliau, kemudian beliau juga mendapatkan kehormatan bisa menjadi menteri. Jadi sebagai penghargaan dari Bapak Kapolri, insya Allah besok akan disampaikan secara langsung," pungkas Kadivhumas Polri.



Jakarta. Polri kembali melakukan pemblokiran aset dari jaringan pengendali judi online slot8278. Dari jaringan ini sebelumnya sudah disita aset dengan nominal Rp89 miliar.

“Siber Bareskrim Polri kembali memblokir aset senilai Rp36.860.289.000 yang terkait dengan situs perjudian online lainnya,” ungkap Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Himawan Bayu Aji dalam keterangan resmi, Selasa (12/11/24).

Pemblokiran aset ini, ujarnya, merupakan hasil dari penyelidikan mendalam terhadap aliran dana jaringan situs judi online internasional yang menawarkan berbagai macam jenis perjudian, seperti slot, poker, dadu, gaple, domino, koprok, serta berbagi jenis permainan kartu lainnya itu. Langkah ini menunjukkan komitmen tegas Bareskrim Polri dalam memberantas aktivitas judi online yang kerap meresahkan masyarakat dan berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan.

“Proses pengungkapan ini berawal dari keterlibatan salah satu penyedia jasa pembayaran yang memfasilitasi pembayaran deposit untuk operasional situs tersebut,” ujarnya.

Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri menjelaskan, dana sebesar Rp36.860.289.000 yang diblokir berasal dari layanan penyedia jasa pembayaran yang digunakan oleh jaringan ini. Saat ini, Penyidik Siber Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman dan melacak aset-aset lainnya yang terkait dengan jaringan situs judi online.

“Siber Bareskrim Polri berharap dengan pemblokiran aset ini, rantai kejahatan siber yang memanfaatkan teknologi untuk perjudian online dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Senin, 11 November 2024

Polri merekrut ratusan anggota dengan latar belakang Pendidikan santri pada kepangkatan Tamtama, Bintara hingga Perwira Akademi Kepolisian (Akpol). 265 Orang santri tersebut direkrut pada 2021 hingga 2024, atau sejak awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Rekrutmen anggota Polri dari Tahun Anggaran 2021 hingga 2024 berlatar belakang santri sejumlah 265 orang," dikutip dari data Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, Senin (11/11/2024).

Sebanyak 84 anggota berlatar belakang santri direkrut pada 2021 dengan rincian 83 bintara dan 1 tamtama. Kemudian 55 santri direkrut pada 2022, di mana seluruhnya untuk kepangkatan bintara.

Selanjutnya Polri merekrut 74 santri pada 2023. Rinciannya, 61 santri lolos seleksi bintara an 13 sisanya lolos seleksi tamtama.

Dan tahun ini Polri merekrut 52 anggota dari pondok pesantren, di mana salah satunya lolos seleksi Akpol, 49 santri bintara dan 2 santri tamtama.

"Setiap tahun Polri memberikan kesempatan yang sama bagi putra putri lulusan pondok pesantren untuk masuk baik perwira, bintara dan tamtama Polri," kata Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (1/8/2023).

 


Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan membuat program bernama 'Beyond Trust Presisi TW IV'. 

Program ini bertujuan mewujudkan 8 misi asta cita beserta 17 program prioritas dan 8 program hasil terbaik cepat.

"Terkait dengan evaluasi kinerja Polri di bidang Harkamtibmas, dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri, mohon izin kami memiliki program dengan nama Beyond Trust Presisi yang terus kita lakukan evaluasi di bawah pengawasan atau pun pengendali Posko Presisi," ujar Kapolri di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/11/24). 

Adapun utamanya program ini membantu Presiden Prabowo mewujudkan 8 misi Asta Cita. "Tujuan dari Beyond Trust Presisi ini adalah tentunya pertama bagaimana kemudian kita bisa mewujudkan 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas dan 8 program hasil terbaik cepat, yang terdiri dari 4 kebijakan, 7 program, dan 23 kegiatan," jelas Kapolri. 

Kapolri juga memastikan akan terus melakukan evaluasi di internal dan eksternal Polri. Ia menegaskan akan menindak siapa pun yang melakukan pelanggaran di Polri tanpa pandang bulu.

"Kami terus melakukan evaluasi, baik evaluasi internal maupun evaluasi eksternal, dalam hal ini (melalui) lembaga survei, sehingga kemudian terhadap kekurangan-kekurangan yang kita miliki, kita bisa terus melaksanakan perbaikan," tegas Kapolri.

"Termasuk juga memfungsikan fungsi-fungsi yang terkait dengan penegakan etik di internal apabila ada pelanggaran-pelanggaran yang masih kita temukan," lanjut Kapolri.

Statistik Pembaca