Minggu, 27 Juli 2025

Tanah Laut – Satlantas Polres Tanah Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini dengan menggelar kegiatan Safety Riding di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tanah Laut, Senin (28/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman parkir sekolah dan diikuti ratusan siswa/siswi dengan penuh semangat dan antusias.

Kegiatan edukasi keselamatan berkendara ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Laut, IPTU Aditya Dikav, S.I.K., bersama anggota unit Dikyasa Satlantas Polres Tanah Laut. Dalam kegiatan tersebut, IPTU Aditya memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara, khususnya penggunaan kendaraan roda dua yang saat ini cukup marak di kalangan pelajar.

Dalam penyampaian materinya, IPTU Aditya mengenalkan bagian-bagian penting dari sepeda motor, fungsi masing-masing komponen, serta bagaimana cara merawat dan menggunakan kendaraan roda dua dengan aman. Siswa juga diberikan pengetahuan mengenai kelengkapan berkendara, seperti penggunaan helm standar SNI, perlengkapan kendaraan seperti kaca spion, lampu-lampu, serta pentingnya membawa surat-surat seperti SIM dan STNK.

Tak hanya itu, materi juga mencakup etika berlalu lintas, sikap waspada di jalan, serta cara mengantisipasi potensi bahaya saat berkendara. Dengan pendekatan edukatif dan interaktif, siswa-siswi MAN IC diajak untuk aktif berdiskusi dan bertanya mengenai pengalaman dan kebiasaan berkendara yang mereka temui sehari-hari.

“Kami ingin membentuk karakter pelajar yang sadar hukum dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Anak-anak inilah generasi penerus yang akan menciptakan budaya tertib di jalan raya,” ujar IPTU Aditya dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar mereka. Dengan membiasakan diri untuk tertib berlalu lintas sejak dini, para pelajar diharapkan mampu menjadi contoh bagi keluarga, teman, dan masyarakat luas.

Kepala MAN IC Tanah Laut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satlantas Polres Tanah Laut atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan siswa dalam menjaga keselamatan berkendara serta memperkuat karakter disiplin dan tanggung jawab.

“Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga edukasi praktis yang sangat penting bagi keselamatan mereka di luar lingkungan sekolah,” ungkap pihak sekolah.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, kuis interaktif, serta pembagian stiker keselamatan dan brosur edukasi lalu lintas. Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan Safety Riding ini, Satlantas Polres Tanah Laut berharap dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berada di jalan raya. Edukasi serupa juga direncanakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan ke sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Aditya Dikav, S.I.K., bertindak sebagai pembina upacara bendera di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Tanah Laut pada Senin pagi (28/7/2025). Upacara yang berlangsung khidmat diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi MAN IC Tanah Laut.

Dalam amanatnya, Iptu Aditya menyampaikan himbauan penting terkait keselamatan berlalu lintas, khususnya kepada para pelajar yang mulai aktif berkegiatan di luar rumah. Ia menekankan bahwa keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas, termasuk saat berangkat dan pulang sekolah.

“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa. Kalian harus mulai membiasakan diri untuk tertib berlalu lintas sejak dini. Jangan hanya menjadi pengguna jalan, tapi jadilah pelopor keselamatan di jalan raya,” ujarnya di hadapan ratusan peserta upacara.

Lebih lanjut, Kasat Lantas menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia, dan tidak sedikit korbannya berasal dari kalangan pelajar. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Gunakan helm saat naik sepeda motor, jangan ugal-ugalan, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan hindari menggunakan kendaraan jika belum cukup umur atau belum memiliki SIM,” tegas Iptu Aditya.

Ia juga mendorong pihak sekolah untuk terus mengedukasi siswa melalui kegiatan-kegiatan positif yang menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab dalam berlalu lintas. Menurutnya, membangun budaya keselamatan tidak hanya tugas polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Kehadiran Kasat Lantas sebagai pembina upacara disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Selain memberikan amanat, Iptu Aditya juga berdialog singkat dengan beberapa siswa usai upacara untuk memberikan pemahaman lebih lanjut terkait aturan dan etika berlalu lintas yang baik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut, khususnya Satlantas, dalam menjalin kedekatan dengan generasi muda sekaligus menyosialisasikan program keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

Tanah Laut – Menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran, Polres Tanah Laut Polda Kalsel melalui Polsek Tambang Ulang menggencarkan aksi Patroli Bersama Pencegahan Karhutla di kawasan Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Minggu (27/7).

Kegiatan ini melibatkan kekuatan gabungan dari unsur TNI-Polri, Manggala Agni, Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Kalimantan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Mereka menyusuri lahan-lahan yang rawan terbakar, memantau titik panas (hotspot), hingga memberikan edukasi langsung kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Patroli ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata komitmen bersama dalam mencegah bencana ekologis yang kerap berulang setiap tahun.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian, S.H. mengatakan bahwa patroli terpadu ini merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi kebakaran sejak dini.

“Kami tidak ingin kecolongan. Kolaborasi ini penting agar potensi karhutla bisa ditekan semaksimal mungkin. Kami ingin menjaga lingkungan tetap lestari, udara tetap bersih, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” tegasnya.

Lebih jauh, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apapun.

“Membakar lahan bukan hanya merusak alam, tapi juga melanggar hukum. Kami minta warga ikut terlibat menjaga lingkungan. Bila menemukan tanda-tanda kebakaran atau kegiatan yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian atau perangkat desa setempat,” imbaunya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib, serta menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung pelaksanaan apel pagi dalam rangka Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tanah Laut, Senin (21/7/2025). Apel rutin tersebut diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, serta seluruh personel dari berbagai satuan dan unit kerja di lingkungan Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian dan penekanan dalam pelaksanaan tugas ke depan. Salah satu isu utama yang disoroti adalah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meningkat seiring dengan masuknya musim kemarau.

“Memasuki musim kemarau, kita menghadapi risiko yang cukup serius terkait kebakaran hutan dan lahan. Sebagian besar penyebab karhutla berasal dari aktivitas manusia, baik yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar maupun akibat kelalaian,” tegas AKBP Ricky Boy.

Ia menambahkan, meskipun hingga saat ini belum terdeteksi adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Tanah Laut, namun seluruh jajaran diminta untuk tetap waspada dan tidak lengah.

“Situasi saat ini masih relatif aman, belum ada laporan atau pantauan terkait titik panas di wilayah kita. Namun bukan berarti kita boleh lengah. Terus lakukan langkah-langkah pencegahan, terutama dengan aktif memberikan imbauan kepada masyarakat. Edukasi warga agar tidak membakar lahan, baik untuk berkebun maupun membersihkan area,” imbuhnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya kedisiplinan internal, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan keluarga. Ia menyampaikan bahwa budaya ekonomi yang sehat harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para personel Polri dan keluarganya.

“Kita sudah menemukan beberapa kasus internal terkait kurang bijaknya pengelolaan keuangan. Untuk itu, saya tekankan kepada seluruh anggota agar mulai membiasakan budaya keuangan yang disiplin. Gunakan uang setelah dibagi, bukan sebelum dibagi. Alokasikan gaji atau pendapatan sesuai kebutuhan pokok terlebih dahulu. Jangan terbalik,” jelasnya.

Ia menegaskan, tidak peduli sebesar apapun penghasilan yang diterima, jika tidak dikelola dengan benar, maka akan tetap menimbulkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

“Kalau habis duluan untuk hal-hal konsumtif sebelum dibagi sesuai pos kebutuhan, maka akan sulit ke depannya. Ini penting untuk diperhatikan agar personel tidak terjerat masalah keuangan yang bisa berdampak pada kinerja,” sambung Kapolres.

Di akhir arahannya, AKBP Ricky Boy juga menyinggung soal situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa yang mungkin terjadi. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Terkait pengamanan aksi unjuk rasa, saya berharap seluruh personel tetap mengutamakan pendekatan persuasif dan profesional. Laksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur, tidak arogan, dan tetap menjaga citra baik institusi Polri,” pesannya.

Apel pagi Jam Pimpinan ini menjadi salah satu wadah penting bagi Kapolres untuk menyampaikan arah kebijakan serta evaluasi pelaksanaan tugas di tingkat Polres. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, mencerminkan kesiapan seluruh jajaran Polres Tanah Laut dalam mengemban amanah menjaga kamtibmas di wilayah hukum setempat.

Tanah Laut - Dalam rangka Operasi Patuh Intan 2025, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Simpatik dengan membagikan helm dan stiker Road Safety kepada pengguna jalan yang melintasi kawasan Terminal Lama Tanah Abang. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polres Tanah Laut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Minggu (27/07).

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin langsung kegiatan Simpatik ini didampingi Kasat Lantas Iptu Adhitya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H. "Kami membagikan 10 buah helm dan 1.000 lembar stiker Road Safety kepada pengguna jalan yang tidak menggunakan helm atau tidak mematuhi aturan lalu lintas," ujar Kapolres. "Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih patuh terhadap aturan lalu lintas dan menggunakan helm saat berkendara".

Kegiatan Simpatik ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Tanah Laut. "Kami telah melakukan analisis data kecelakaan lalu lintas di wilayah Tanah Laut dan menemukan bahwa banyak kecelakaan yang disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas," tambah Kapolres.

Dalam kegiatan ini, Polres Tanah Laut juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. "Kami memberikan Stiker sebagai bahan edukasi dengan menggunakan bahasa daerah seperti Jangan Laju, Jangan Kada Ingat Pakai Helm dan lain sebagainya sehingga mudah di mengerti masyarakat" ujar Kapolres.


Kegiatan ini juga melibatkan pihak lain seperti Personil Kodim 1009/tla, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kab. Tanah Laut. "Kami berharap dengan kerja sama ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas," ujar Kapolres.

Pengguna jalan yang menerima helm dan stiker Road Safety mengapresiasi kegiatan Simpatik ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. "Saya sangat berterima kasih kepada Polres Tanah Laut yang telah memberikan helm dan stiker Road Safety kepada saya," ujar salah satu pengguna jalan. "Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas."


Dengan kegiatan Simpatik ini, Polres Tanah Laut berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Tanah Laut. "Kami akan terus melakukan kegiatan Simpatik seperti ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas," ujar Kapolres.


Jumat, 25 Juli 2025



Banjarbaru – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penganiayaan dan pembunuhan yang melibatkan 26 tersangka. Konferensi pers digelar di lobi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (25/7/2025).  


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pemaparannya, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K. menyampaikan Ditreskrimum Polda Kalsel dan Polres/Ta Jajaran mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 22 senjata tajam (sajam), 1 ponsel (HP), 3 kendaraan roda dua, 1 KTP, dan 64 barang bukti lainnya. Barang-barang tersebut diduga kuat digunakan dalam aksi kejahatan yang terjadi.


Dir Reskrimum Kombes Pol Frido Situmorang didampingi Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi dan Wadir Reskrimum Polda Kalsel AKBP Diaz Sasongko, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai tindak kekerasan yang berujung korban jiwa. "Tim gabungan dari Polda Kalsel bekerja cepat untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Kami berhasil mengamankan 26 tersangka yang terlibat dalam kasus ini," ujarnya.  


Polda Kalsel juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak kejahatan kepada pihak berwajib. "Kami berkomitmen menjaga keamanan di Kalsel dan akan menindak tegas pelaku kriminal," tegas Dir Reskrimum.  


Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat jumlah tersangka dan barang bukti yang diamankan cukup besar. Masyarakat diharap tetap waspada dan mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif.

Kamis, 24 Juli 2025

Tanah Laut – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Pada hari Kamis, 24 Juli 2025 sekitar pukul 12.30 Wita, Satresnarkoba berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang pelaku di wilayah Desa Kandangan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Pelaku yang diamankan diketahui bernama M. Arman Bin (Alm) Majid, laki-laki kelahiran Kandangan Baru, 23 September 1993, berstatus sebagai karyawan swasta dan berdomisili di Jl. Raya Kandangan Baru RT.001 RW.001 Desa Kandangan Baru, Kecamatan Panyipatan.

Penangkapan dilakukan di pinggir jalan Jl. Raya Kandangan Baru RT.003 RW.001 Desa Kandangan Baru, setelah anggota Satresnarkoba menerima laporan dari masyarakat yang resah atas aktivitas pelaku yang diduga sering menjual narkotika jenis sabu di daerah tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, petugas berhasil menemukan 2 (dua) paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip transparan. Berat kotor barang bukti mencapai 2,18 gram, dengan berat bersih 1,78 gram.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur tentang larangan memiliki, menguasai, serta mengedarkan narkotika tanpa hak.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ferry Kurniawan G. S.AP., M.A., M.H.menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tanah Laut. 

“Kami akan terus meningkatkan patroli, penyelidikan, serta menjalin sinergi dengan masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman,” ujarnya.

Seluruh barang bukti dan pelaku telah dibawa ke Mapolres Tanah Laut untuk proses hukum lebih lanjut. Penangkapan ini diharapkan menjadi peringatan bagi siapa pun yang mencoba-coba terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di Tanah Laut. 

 


Tanah Laut  – Dalam upaya mempererat sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menerima kunjungan silaturahmi Komandan Kodim 1009/Tanah Laut yang baru, Letkol Inf. Adhi Irawan, S.I.P., M.H.I., bertempat di Lounge Parama Satwika Mapolres Tanah Laut, Jum’at (25/7/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari tradisi penyambutan dan perkenalan Dandim yang baru di wilayah Kabupaten Tanah Laut, sekaligus sebagai wujud keharmonisan dan kolaborasi antara jajaran TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Inf. Adhi Irawan sebagai Dandim 1009/Tla yang baru. Ia juga menegaskan komitmen Polres Tanah Laut untuk terus menjalin sinergi dan kerjasama yang solid dengan jajaran Kodim, khususnya dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan.

“Dengan terjalinnya komunikasi dan silaturahmi seperti ini, tentu akan memperkuat koordinasi kita dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Tanah Laut,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Letkol Inf. Adhi Irawan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Kapolres dan jajarannya. Ia berharap ke depan Kodim dan Polres dapat terus bersinergi dalam mendukung program-program pemerintah serta menjaga keamanan wilayah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Para Pejabat Utama Polres Tanah Laut serta Para Perwira dari Kodim 1009/Tla, yang semakin menambah nuansa keakraban dan kekompakan antar institusi.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun kerjasama yang kuat antara TNI dan Polri demi kemajuan dan keamanan masyarakat Tanah Laut.

Statistik Pembaca