Sabtu, 09 Mei 2026

Tanah Laut – Hamparan tanaman jagung yang mulai memasuki masa panen menjadi perhatian personel Polsek Kintap Polres Tanah Laut saat melaksanakan monitoring lahan pertanian milik Sdr. Siswanto di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (10/5).

Monitoring dilakukan pada lahan seluas 1 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 90 hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah hukum Polsek Kintap.

Di sela kegiatan, personel Polsek Kintap turut berdiskusi dengan pemilik lahan mengenai perkembangan tanaman, kondisi cuaca, hingga potensi hasil panen yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat.

Kapolsek Kintap mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk kepedulian terhadap sektor pangan yang menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat.

“Kami terus mendukung para petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan di lapangan. Selain untuk mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Kapolsek Kintap.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kintap berharap semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian terus meningkat dan hasil panen yang diperoleh nantinya dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, Polsek Kurau Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Sdr. Masdah yang berlokasi di Desa Sarikandi RT 02 RW 01, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (10/5).

Lahan jagung dengan luas sekitar 5 hektar tersebut saat ini memasuki usia tanam dua minggu dan terpantau tumbuh dengan baik. Kegiatan monitoring dilakukan guna memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal serta memberikan dukungan kepada para petani di wilayah binaan.

Kehadiran personel Polsek Kurau di tengah aktivitas pertanian masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan warga. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel juga berdialog langsung dengan petani terkait perkembangan dan kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Kurau menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tanaman jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat serta terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya Polsek Kurau Polres Tanah Laut,” ujar Kapolsek.

Dengan adanya pendampingan dan monitoring secara rutin, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat serta sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta mempererat hubungan dengan masyarakat, personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Bapak Selamet yang berlokasi di Desa Batu Mulia RT 003 RW 004 Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (10/5).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik. Adapun lahan yang dimonitor memiliki luas sekitar 1 hektar dengan usia tanaman jagung mencapai 70 hari dan dalam kondisi tumbuh baik.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Panyipatan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, guna memberikan motivasi dan dukungan terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kapolsek Panyipatan menyampaikan bahwa kegiatan monitoring lahan pertanian binaan Polri merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan warga.

“Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat serta terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut,” ujar Kapolsek.

Dengan adanya pendampingan dan monitoring secara rutin, diharapkan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat serta hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Jumat, 08 Mei 2026

Tanah Laut - Sat Lantas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa Jumat Keliling pada Jumat (08/05/2026) bertempat di Mesjid Riyadhotus Sholihin, Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kaurbinops Sat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Abd Goni, sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas memberikan informasi terkait tingkat kecelakaan lalu lintas serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama saat berkendara di jalan raya.


Selain itu, kegiatan Polantas Menyapa Jumat Keliling juga bertujuan untuk menjadikan Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat serta mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Guna mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat, personel Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Bpk. Sahroni yang berlokasi di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (09/05).

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang saat ini memasuki usia sekitar 1 minggu. Adapun luas lahan yang ditanami jagung mencapai sekitar 3 hektar.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik serta memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, namun juga mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

Kapolsek Pelaihari mengatakan, “Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memberikan dukungan kepada para petani sekaligus mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan kedekatan antara Polri dan warga, diharapkan tercipta rasa aman serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Membangun yang berada di Desa Kampung Baru, tepatnya di Jalan Panyipatan Raya Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (09/05).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan kondisi tanaman tetap terawat dengan baik hingga masa panen. Adapun lahan jagung yang dimonitor memiliki luas sekitar 10 hektar dengan usia tanaman mencapai 70 hari dan diperkirakan memiliki potensi hasil panen sekitar ±70 ton jagung.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pelaihari juga berdialog dengan para petani terkait kondisi tanaman, kebutuhan pertanian, serta kendala yang dihadapi di lapangan guna mendukung peningkatan hasil panen masyarakat.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya mempererat sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani.

Kapolsek Pelaihari menegaskan, “Polri melalui Polsek Pelaihari akan terus hadir mendampingi para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap keberadaan lahan binaan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Kamis, 07 Mei 2026

Tanah Laut – Informasi viral yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan aksi pembegalan terhadap seorang pedagang bakso keliling di wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, dipastikan tidak benar dan merupakan rekayasa yang dilakukan oleh korban sendiri.

Peristiwa tersebut sebelumnya diketahui terjadi di Jalan Dewata RT 6 Dusun Lokbrajan, Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, pada Rabu (6/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Bambang, warga Desa Durian Bungkuk yang sehari-hari berjualan bakso keliling.

Menindaklanjuti informasi yang sempat viral dan menimbulkan keresahan di masyarakat tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap korban maupun lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara.

Dari hasil penyelidikan dan pendalaman yang dilakukan petugas, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara keterangan korban dengan fakta di lapangan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban akhirnya mengakui bahwa cerita dugaan pembegalan tersebut hanyalah rekayasa yang dibuat sendiri.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan maupun keresahan di lingkungan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, menjaga kejujuran dalam keluarga demi keharmonisan rumah tangga, serta menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk judi online maupun judi slot yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan keselamatan para nelayan saat beraktivitas di laut, anggota Sat Polairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat (Binmas Air) kepada para nelayan di perairan Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut, terutama di tengah kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu dan kerap berubah-ubah.

Dalam kesempatan itu, personel Sat Polairud mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan diri saat melaut dengan menggunakan alat keselamatan seperti life jacket dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Selain itu, para nelayan juga diingatkan untuk rutin memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut, mengingat kondisi cuaca akhir-akhir ini sering terjadi hujan, angin kencang, serta gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan di laut.

Petugas juga mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan alur pelayaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kapal-kapal yang melintas guna menghindari terjadinya kecelakaan di perairan.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Binmas Air ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat pesisir dan nelayan yang sehari-hari beraktivitas di laut.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengimbau para nelayan agar tidak mengabaikan penggunaan alat keselamatan serta selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Statistik Pembaca