Sabtu, 05 September 2026

Tanah Laut – Memahami dasar penentuan harga menjadi bekal penting bagi petani dalam memasarkan hasil panen. Personel Polsek Kintap Polres Tanah Laut menyampaikan edukasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap. Minggu (6/9).

Materi yang diberikan menjelaskan isi Tabel Rafaksi berupa indeks harga jagung menurut kadar air. Informasi ini diharapkan membantu petani memahami penilaian hasil panen secara lebih jelas, memperkirakan nilai jual jagung, serta menjadi bahan pertimbangan saat melakukan transaksi.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan sosialisasi tersebut ditujukan agar petani tidak hanya mengetahui harga, tetapi juga memahami dasar yang digunakan dalam menentukan nilai jagung.

“Petani perlu mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air agar memiliki pemahaman yang jelas mengenai nilai hasil panennya. Dengan informasi ini, petani dapat lebih memahami harga yang diterima saat melakukan transaksi,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Menurutnya, pemberian edukasi tersebut menjadi bagian dari dukungan Polsek Kintap terhadap ketahanan pangan sekaligus peningkatan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Persoalan harga menjadi salah satu hal yang perlu dipahami petani ketika hasil jagung mulai dipasarkan. Untuk itu, personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut memberikan pemahaman kepada warga Desa Alur, Kecamatan Jorong, mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Minggu (6/9).

Materi sosialisasi menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi berisi indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Informasi tersebut diharapkan membantu petani mengenali dasar penilaian hasil panen, sehingga memiliki gambaran mengenai nilai jagung sebelum melakukan transaksi.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan pemahaman tersebut penting agar petani memiliki informasi yang cukup dalam menentukan dan menilai harga hasil panennya.

“Melalui Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui indeks harga jagung sesuai kadar air. Kami berharap informasi ini menjadi pegangan bagi petani agar lebih memahami nilai hasil panen saat dipasarkan,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Jorong mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai tata niaga hasil pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 



Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), khususnya di tengah potensi gangguan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Kegiatan Patroli Kabut Asap Kamseltibcar Lantas dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 06.35 WITA hingga selesai, bertempat di Jalan A. Yani, Desa Pandahan, Kabupaten Tanah Laut.


Patroli dilaksanakan oleh anggota Piket Turjawali Sat Lantas Polres Tanah Laut, yakni Aiptu Agus Cahyono dan Bripka Joko Prasetyo.


Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan pergelaran di lapangan dengan melakukan pengaturan dan patroli lalu lintas. Kehadiran personel di jalan raya bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar.


Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan patroli kabut asap di titik-titik yang berpotensi terdampak hotspot kebakaran hutan dan lahan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak kabut asap terhadap jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan.


Personel juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar lebih berhati-hati saat berkendara ketika kondisi jarak pandang terganggu oleh kabut asap, menyalakan lampu kendaraan, menjaga kecepatan, serta selalu memperhatikan kondisi di sekitar.


Sat Lantas Polres Tanah Laut menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya preventif untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi gangguan Kamseltibcar Lantas akibat kabut asap Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Jumat, 04 September 2026

Tanah Laut – Memahami kualitas hasil panen menjadi salah satu bekal penting bagi petani sebelum jagung dipasarkan. Hal itu menjadi perhatian personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut saat memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Alur, Kecamatan Jorong. Sabtu (5/9).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Jorong mengenalkan Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Materi yang disampaikan memuat informasi mengenai indeks harga jagung berdasarkan tingkat kadar air yang tercantum dalam tabel.

Bagi petani, informasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat digunakan untuk memahami nilai hasil panen secara lebih objektif. Petani juga diharapkan mampu memperkirakan harga jagung yang akan diterima serta memiliki referensi ketika berhadapan dengan proses jual beli.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan edukasi tersebut penting untuk memperkuat pemahaman petani mengenai kualitas dan nilai hasil pertanian mereka.

“Petani perlu memahami Tabel Rafaksi karena di dalamnya terdapat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan ini dapat menjadi bekal bagi petani untuk mengetahui nilai hasil panennya dan memahami dasar harga saat melakukan transaksi,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong terus mendorong penyampaian informasi kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Mengetahui harga jagung tidak cukup hanya dengan melihat angka per kilogram. Kadar air turut menentukan indeks harga. Persoalan itu menjadi materi yang disampaikan personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut kepada masyarakat Desa Tirta Jaya, Kecamatan Bajuin. Sabtu (5/9).

Melalui sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi, petani diperkenalkan pada isi tabel yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Penjelasan tersebut bertujuan agar petani memahami dasar penentuan harga, mampu memperkirakan nilai jual hasil panen, serta memiliki informasi yang cukup ketika melakukan transaksi.

Pemahaman itu diharapkan membuat petani tidak hanya mengetahui harga, tetapi juga memahami alasan di balik perbedaan nilai jagung berdasarkan kadar airnya. Dengan demikian, petani memiliki dasar informasi yang lebih kuat dalam menilai hasil panen yang akan dijual.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan untuk memperluas pengetahuan petani mengenai mekanisme penentuan harga jagung.

“Petani perlu memahami isi Tabel Rafaksi agar mengetahui indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi tersebut, mereka dapat lebih tepat memperkirakan nilai hasil panen dan memiliki pengetahuan saat melakukan transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat mendukung petani sekaligus memperkuat upaya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Kamis, 03 September 2026


Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Police Goes to School melalui edukasi dan sosialisasi Safety Riding kepada para pelajar di SMKN 1 Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelajar mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas memberikan sosialisasi mengenai safety riding serta tata cara berkendara yang aman dan benar. Para pelajar diberikan pemahaman tentang berbagai hal yang perlu diperhatikan saat berkendara, baik bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, personel juga menjelaskan pentingnya mematuhi setiap peraturan lalu lintas sebagai bagian dari upaya menjamin keselamatan selama berkendara. Para pelajar diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan, melengkapi kelengkapan berkendara, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan Police Goes to School ini, Sat Lantas Polres Tanah Laut juga berupaya menumbuhkan rasa peduli para pelajar terhadap keselamatan di jalan raya. Pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan suasana edukatif dan interaktif. Para pelajar diberikan kesempatan untuk memahami secara langsung pentingnya perilaku disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Aditya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes to School merupakan salah satu langkah preventif untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas kepada para pelajar sejak dini.

“Kami terus memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Kami berharap mereka memahami bahwa mematuhi peraturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi yang paling utama adalah untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada para pelajar yang sudah mengendarai kendaraan agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan kelengkapan berkendara sesuai ketentuan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri maupun orang lain.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Mulai dari diri sendiri dengan disiplin, tertib, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan. Kesadaran dan kepedulian para generasi muda sangat penting dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut,” pungkasnya.

Tanah Laut – Harga jagung bukan sekadar angka dalam transaksi. Kadar air menjadi salah satu faktor yang memengaruhi indeks harga. Hal itu disampaikan personel Polsek Kintap Polres Tanah Laut kepada masyarakat Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, melalui sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Jumat (4/9).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapat penjelasan mengenai isi Tabel Rafaksi, terutama indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Informasi ini diberikan agar petani memahami dasar perhitungan harga dan dapat mengetahui nilai jual hasil panennya secara lebih tepat.

Polisi juga mendorong masyarakat agar menjadikan informasi tersebut sebagai bekal ketika melakukan transaksi. Dengan memahami kadar air dan indeks harga yang berlaku, petani diharapkan memiliki posisi yang lebih kuat karena mengetahui dasar penilaian terhadap hasil jagungnya.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan sosialisasi tersebut merupakan upaya memberikan informasi yang mudah dipahami masyarakat.

“Petani perlu mengetahui bagaimana kadar air berkaitan dengan indeks harga jagung. Dengan pemahaman itu, mereka dapat mengetahui dasar penentuan harga dan lebih siap saat melakukan transaksi,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Sosialisasi Tabel Rafaksi menjadi salah satu langkah Polsek Kintap dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai harga jagung menjadi perhatian dalam kegiatan personel Polsek Pelaihari di kawasan Jalan Tanjung Bajuin, Kecamatan Pelaihari. Kepada masyarakat, polisi menjelaskan Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Jumat (4/9).

Penjelasan berfokus pada isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada petani mengenai dasar perhitungan harga hasil panen, sehingga mereka dapat memperkirakan nilai jual jagung secara lebih tepat dan memiliki informasi yang jelas saat melakukan transaksi.

Personel Polsek Pelaihari menyampaikan materi secara langsung agar petani tidak hanya mengetahui istilah Tabel Rafaksi, tetapi juga memahami kaitan antara kadar air dan indeks harga jagung.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan pemahaman tersebut penting agar petani memiliki pengetahuan yang cukup mengenai harga hasil panennya.

“Dengan mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air, petani dapat memahami dasar penentuan harga jagung dan memiliki informasi yang lebih jelas ketika melakukan transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polsek Pelaihari mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca