Senin, 21 September 2026

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Pondok Pesantren Noor Hasyim, Senin (21/09/2026).

Kehadiran Kapolres Tanah Laut dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan pembinaan nilai-nilai religius di tengah masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

Acara pembukaan MTQ ke-48 diikuti oleh para kafilah dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat, dengan menampilkan rangkaian acara pembukaan serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ merupakan momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya bagi generasi muda. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Tanah Laut juga turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan MTQ berlangsung.

Kapolres berharap seluruh rangkaian MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan aman, tertib dan lancar, serta melahirkan generasi Qur’ani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.  

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada kelompok petani jagung di Desa Batu Mulia, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Edukasi ini dilakukan untuk memperluas pemahaman petani mengenai dasar penentuan nilai hasil panen. Selasa (22/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi menjadi salah satu referensi untuk melihat penyesuaian nilai jagung sesuai kondisi hasil panen yang akan dipasarkan.

Pemahaman terhadap tabel tersebut dapat membantu petani memperkirakan nilai hasil panen, mengetahui perbedaan indeks harga berdasarkan kadar air, serta memahami dasar perhitungan sebelum melakukan transaksi. Dengan memiliki informasi yang sama, petani juga mempunyai bahan pembanding ketika menerima penawaran harga dari pembeli.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki pengetahuan yang dapat digunakan saat memasarkan hasil pertanian.

“Petani perlu mengetahui isi Tabel Rafaksi, termasuk indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan pemahaman tersebut, petani memiliki acuan untuk mengetahui nilai hasil panen dan memahami dasar harga dalam transaksi,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan terus mendorong kegiatan edukasi kepada kelompok tani sebagai bagian dari dukungan terhadap pertanian masyarakat dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Panyipatan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada kelompok petani jagung di Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi petani untuk memahami dasar penentuan nilai jagung berdasarkan kondisi hasil panen. Selasa (22/9).

Dalam sosialisasi, petani mendapatkan penjelasan mengenai indeks harga jagung yang dikaitkan dengan kadar air. Informasi tersebut penting karena kadar air menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam penyesuaian nilai jagung saat dipasarkan.

Tabel Rafaksi dapat dimanfaatkan petani sebagai referensi sebelum melakukan transaksi. Dengan memahami isi tabel, petani dapat memperkirakan nilai hasil panen, mengetahui perbedaan indeks harga sesuai kadar air, serta memiliki dasar pembanding terhadap harga yang ditawarkan pembeli.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi diharapkan membuat petani lebih mengetahui nilai hasil pertaniannya.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin petani memahami indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan begitu, petani memiliki acuan untuk mengetahui nilai hasil panen dan lebih memahami dasar perhitungan harga saat melakukan transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari akan terus mendukung penyampaian informasi kepada kelompok tani sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Pelaihari. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca