Senin, 01 September 2025

Jakarta – Presiden Republik Indonesia menyempatkan diri menjenguk anggota Polri yang menjadi korban saat mengamankan aksi kerusuhan baru-baru ini. Kunjungan tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., usai mendampingi Presiden pada Senin (25/8/2025).

Kapolri menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian penuh terhadap kondisi para korban serta keluarga mereka.

“Alhamdulillah, hari ini Bapak Presiden menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga besar Polri yang kemarin menjadi korban pada saat terjadi aksi kerusuhan. Beliau menemui satu per satu keluarga korban dengan penuh empati,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri menegaskan, Polri akan memberikan penghargaan terbaik kepada para prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas negara.

“Kami berkomitmen memberikan penghargaan terbaik bagi prajurit-prajurit kita yang sudah bekerja keras dan mengorbankan jiwa raganya dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa Polri akan menindak tegas para pelaku kerusuhan sesuai arahan Presiden. Polri berkomitmen memulihkan keamanan, menjaga ketertiban, serta memastikan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian kembali normal.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Polri akan segera mengembalikan keamanan dan ketertiban. Para pelaku kerusuhan akan ditangkap dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Kapolri.

Ia juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri pihak-pihak yang menjadi aktor intelektual maupun yang membiayai aksi kerusuhan.

“Polri akan bertindak berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan. Kita akan mengusut secara tuntas, mulai dari pelaku di lapangan, aktor yang menggerakkan, hingga pihak-pihak yang membiayai kerusuhan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Kapolri menyebut sudah cukup banyak pelaku yang berhasil diamankan dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah.

“Beberapa sudah ditangkap, dan perkembangannya akan kami sampaikan secara resmi pada waktunya,” pungkas Jenderal Listyo Sigit.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak, terutama para pengunjuk rasa dan masyarakat, atas terlaksananya unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Senin (1/9/2025), yang berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung pada hari ini berhasil dijaga keamanannya oleh jajaran Polda Kalsel, TNI, Satpol PP, serta Damkar. Tidak ada insiden atau kericuhan yang terjadi selama demonstrasi berlangsung.

“Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para peserta unjuk rasa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan mematuhi semua aturan yang berlaku. Kerjasama yang baik ini merupakan cerminan dari kedewasaan berdemokrasi,” ujarnya.

Beliau juga mengapresiasi kinerja anggotanya yang telah bertugas dengan profesional, mampu mengedepankan pendekatan humanis dan komunikatif, sehingga situasi tetap dapat dikendalikan dengan baik.

“Keberhasilan pengamanan kegiatan ini adalah hasil dari sinergi yang solid antara petugas, peserta aksi, dan masyarakat. Ini adalah model ideal dalam menyikapi perbedaan pendapat, yaitu dengan dialog dan saling menghargai,” tambahnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel kepada alim ulama, tokoh agama, dan para tokoh lainnya yang telah membuat statement himbauan kamtibmas.

Dengan terjaganya kondusivitas ini, Kapolda berharap hal serupa dapat menjadi contoh untuk kegiatan-kegiatan serupa di masa depan. Ia menegaskan bahwa Polri selalu berkomitmen untuk melindungi dan mengayomi hak menyampaikan pendapat, asalkan dilakukan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

“Kepolisian tidak akan pernah menghalangi hak demokrasi rakyat. Kami hadir untuk memastikan bahwa penyampaian pendapat tersebut dapat berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum dan hak orang lain,” pungkasnya.

Keberhasilan pengamanan aksi ini semakin mengukuhkan komitmen Polda Kalsel dalam menciptakan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif, mendukung iklim demokrasi yang sehat, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Minggu, 31 Agustus 2025

 


Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan pengamanan, patroli, dan penyisiran dalam rangka Festival Layang-Layang serta pengamanan objek wisata Pantai Batakan Baru, Minggu (31/8/2025).

Kegiatan pengamanan berlangsung sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai, dengan tujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang hadir di kawasan wisata Pantai Batakan Baru.

Festival ini turut dihadiri oleh Bupati Tanah Laut beserta istri, Wakil Bupati beserta istri, Sekda Kabupaten Tanah Laut beserta istri, perwakilan kepala SKPD Tanah Laut, perwakilan Museum Rekor Indonesia (MURI), Ketua Layang-Layang Indonesia, serta perwakilan camat se-Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Panyipatan Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan, personel melakukan patroli di sekitar kawasan pantai untuk memastikan keamanan, sekaligus memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tidak berenang maupun beraktivitas di bibir pantai demi keselamatan bersama.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kawasan wisata, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berkunjung ke Pantai Batakan Baru,” jelasnya.

Dengan kehadiran personel Polri di tengah-tengah masyarakat, diharapkan kegiatan wisata dan festival yang berlangsung dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh keceriaan.

Tanah Laut – Polres Tanah Laut melaksanakan Apel Pagi Jam Pimpinan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (1/9).

Apel pagi tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel perwira, bintara, ASN, dan PHL Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi situasi saat ini. Beliau mengingatkan agar tidak ada yang menganggap remeh kondisi yang sedang berkembang.

 “Kita harus memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat terlaksana dengan aman dan damai. Jangan sampai ada hal-hal yang dapat memicu situasi sehingga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kericuhan,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Ricky Boy Siallagan juga menekankan pentingnya sinergi dengan para tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian, masyarakat, dan seluruh elemen terkait, diharapkan situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat, sebagai bentuk konsistensi Polres Tanah Laut dalam menanamkan disiplin serta meneguhkan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.


Tanah Laut - Dalam rangka mengantisipasi situasi kamtibmas terkini, Polres Tanah Laut melaksanakan patroli cipta kondisi bersama Kodim 1009/Tla dan Satpolpp Pemkab Tanah Laut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, didampingi Dandim 1009/Tla dan Kasat Polpp dan Damkar Pemkab Tanah Laut. Minggu (31/8).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P. serta PJU Polres Tanah Laut. Patroli cipta kondisi ini dilaksanakan dengan target beberapa lokasi strategis, antara lain kediaman H. Endang Agustina anggota DPR RI Fraksi PAN, Gedung Balairung, Kantor Kejaksaan Negeri Pelaihari, Kantor DPRD Tingkat II Kab. Tanah Laut, Kediaman Dandim 1009/Tla, dan Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Tanah Laut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan adanya patroli bersama ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya kejadian tidak terduga di beberapa obyek vital.


Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi ini akan terus dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. "Kami akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan untuk memastikan situasi keamanan di wilayah Tanah Laut tetap kondusif," ujarnya.

Dandim 1009/Tla Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polres Tanah Laut dan Kodim 1009/Tla serta Satpolpp Pemkab Tanah Laut sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tanah Laut. "Kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Tanah Laut," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan patroli bersama ini, masyarakat Tanah Laut dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Polres Tanah Laut bersama Kodim 1009/Tla dan Satpolpp Pemkab Tanah Laut akan terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Tanah Laut.

Menyikapi rencana aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (1/9/2025) besok, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memberikan sejumlah himbauan penting kepada seluruh peserta dan panitia aksi.

Himbauan ini disampaikan untuk memastikan agar demonstrasi berjalan lancar, tertib, dan damai tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya mengakui dan melindungi hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang.

“Kami menghormati hak menyampaikan pendapat. Namun, kami juga mengingatkan agar hak tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kabid Humas, Minggu (31/8/2025).

Berikut adalah poin-poin himbauan Polda Kalsel:

1. Wajib Menjaga Ketertiban dan Kedamaian: Seluruh peserta aksi diharapkan untuk dapat mengendalikan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kericuhan atau kerusuhan.

2. Tidak Melakukan Tindakan Anarkis: Polda Kalsel menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan anarkis, seperti perusakan fasilitas umum dan properti milik orang lain, pembakaran, ataupun pelemparan benda-benda yang dapat membahayakan.

3. Tidak Mudah Terprovokasi: Peserta aksi dihimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh isu, ajakan, ataupun hasutan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mungkin ingin memanfaatkan situasi untuk kepentingannya sendiri.

4. Menyampaikan Pendapat Secara Bermartabat: Aspirasi disampaikan dengan cara-cara yang elegan, santun, dan bermartabat sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.

“Kami menginginkan aksi ini berjalan dengan damai dan tertib. Jangan sampai niat baik menyampaikan aspirasi justru berujung pada hal-hal yang merugikan banyak pihak dan merusak perdamaian. Kalimantan Selatan harus tetap aman dan damai,” tegas Kabid Humas.

Polda Kalsel juga akan menerjunkan personel dalam jumlah yang memadai untuk mengamankan jalannya aksi dan mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi. Masyarakat yang tidak berkepentingan di sekitar lokasi aksi dihimbau untuk menghindari daerah tersebut guna menghindari kepadatan.

Selain itu, dengan adanya aksi unjuk rasa besok hari di Kantor DPRD Kalsel Banjarmasin, akan dilakukan pengalihan arus disekitar lokasi unjuk rasa, sehingga diharapkan masyarakat khususnya pengguna jalan memaklumi hal tersebut.

“Kami siap mengamankan dan mengawal aksi ini agar berjalan kondusif. Keamanan dan keselamatan bersama adalah prioritas kami,” pungkasnya.

Sabtu, 30 Agustus 2025

 


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, para guru, dosen, buruh dan pimpinan pemerintahan untuk bersama-sama menjaga kedamaian di wilayah Kalimantan Selatan.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengingat akan adanya aksi unjuk rasa pada Senin 1 September 2025 mendatang.

"Menyampaikan pendapat di muka umum boleh namun sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, dengan tidak melakukan anarkis, tidak merusak bangunan, dan tidak terprovokatif," tutur Kabid Humas.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan untuk berhati-hati terhadap penyusup, propokator yang menyusup ke peserta aksi unjuk rasa. Hal ini, sudah diketahui oleh Jajaran Polda Kalsel.

Terkait kejadian pada Senin 25 Agustus 2025 lalu, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa driver ojol Almarhum Affan Kurniawan, proses hukum telah ditangani oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Kabid Humas mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, untuk bersama-sama menciptakan dan menjaga keamanan dan kedamaian Kalimantan Selatan dengan tidak merusak kedamaian wilayah Kalimantan Selatan.

Beliau pun menghimbau kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama dan seluruh elemen masyarakat untuk mengingatkan kepada sanak keluarga untuk bijak dalam menyampaikan aspirasi tanpa terprovokasi oleh oknum-oknum yang dapat membuat anarkis hingga merusak fasilitas umum dan bangunan.

Jakarta – Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil TNI dan Polri dalam menghadapi situasi terkini dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku. Hal ini disampaikan Irjen. Sandi sesuai arahan Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (30/8/2025).

Irjen. Sandi menjelaskan, arahan Presiden kepada Kapolri dan Panglima TNI menegaskan perlunya langkah tegas dalam menindak aksi-aksi anarkis yang terjadi di sejumlah wilayah. Namun, ia menekankan bahwa seluruh tindakan aparat dilakukan berdasarkan Undang-Undang maupun ketentuan lainnya.

“Seluruh langkah yang dilakukan Polri dan TNI di lapangan bersifat terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku, baik Undang-Undang, maupun ketentuan lainnya. Kami pastikan penanganan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Irjen. Pol. Sandi Nugroho.

Sandi menambahkan, Polri akan melaksanakan prosedur operasi standar (SOP) dan pentahapan penanganan situasi secara disiplin. Prioritas utama adalah melindungi keselamatan masyarakat, personel Polri dan TNI di lapangan, markas komando, asrama, serta objek vital lainnya.

“Polri memastikan seluruh SOP dan pentahapan penanganan dijalankan dengan ketat. Fokus kami adalah melindungi masyarakat, anggota, markas komando, asrama, dan objek vital lainnya agar situasi tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen. Sandi menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda, Polres, hingga Polsek diminta untuk menindaklanjuti arahan Kapolri dengan cepat dan tepat. Kompulir data dan permasalahan yang sedang terjadi, buat persiapan dan perencanaan baik personel, cara bertindak maupun sarana prasarana yang dibutuhkan untuk menindaklanjuti secara proporsional dan profesional. Disamping itu, sinergi TNI dan Polri sangat penting dalam memulihkan situasi keamanan yang sedang terjadi.

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar menindaklanjuti arahan Bapak Kapolri secara serius dan terukur. Sinergi TNI-Polri akan terus diperkuat untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Sandi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bekerja sama menjaga situasi agar kondusif. Ia menegaskan, Polri menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, namun mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi harus sesuai dengan aturan hukum.

“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi pelaksanaannya harus mematuhi ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kerugian bagi kepentingan umum. Kami mengajak semua pihak menjaga ketertiban dan mendukung upaya TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan,” tutupnya.

Statistik Pembaca