Minggu, 20 September 2026


Tanah Laut – Polres Tanah Laut memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi dalam upacara pemberian penghargaan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap personel yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, kinerja, inovasi, serta kontribusi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 11 personel menerima penghargaan atas berbagai prestasi yang telah diraih, baik di tingkat Polres, Polda maupun nasional.

Adapun personel yang menerima penghargaan, yaitu IPTU Totok Sudarto, KBO Sat Samapta, dan Bripda Aditya Prayuda, Banit Sat Samapta, atas keberhasilan membina dan berkoordinasi dengan kelompok petani dalam pengelolaan data serta pelaporan ketahanan pangan sehingga Polres Tanah Laut memperoleh predikat Juara 1 tingkat Polda.

Selanjutnya, Suwandi, S.H., IPDA, Kasi Keu, menerima penghargaan sebagai bendahara satker yang memperoleh nilai capaian IKPA sempurna 100 pada Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan juga diberikan kepada Brigpol Mila Arista, S.H., Banit Sat Reskrim, sebagai Terbaik I dalam pelaporan Quick Wins Giat 2 dan Giat 6 jajaran Polres Tanah Laut, atas konsistensinya dalam melaksanakan pelaporan secara tepat waktu dan terverifikasi oleh operator Polda maupun Mabes Polri.

Kemudian, Briptu Muhammad Taufik Hidayat, Banit Sat Intelkam, menerima penghargaan sebagai Terbaik I dalam pelaksanaan Survei Pelayanan Publik (Yanlik) pelayanan SKCK Polres Tanah Laut bulan Agustus 2026, dengan jumlah survei sebanyak 126 responden.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada Bripda Muhammad Noor Najmi, Banum Subbag Faskon Bag Log, atas prestasinya dalam pencatatan, penatausahaan, dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Polri guna mendukung tersusunnya laporan keuangan Polri Tahun 2025 serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sementara itu, Bripda M. Hafizd Nurahman, Bamin Sikeu, meraih penghargaan sebagai Terbaik I dalam penginputan/pengisian aplikasi Si ABK bulan Agustus 2026 jajaran Polres Tanah Laut, dengan hasil evaluasi memperoleh nilai A atau sangat baik.

Penghargaan juga diberikan kepada personel yang berkontribusi dalam pelaporan melalui aplikasi SIDASI dalam rangka Lomba Hari Bhayangkara ke-80. Mereka adalah Bripda Muhammad Alyf Putra Rahadi, Banit Sat Intelkam, yang berkontribusi sehingga Polres Tanah Laut memperoleh predikat 3 tingkat nasional.

Kemudian Aiptu Hairi Firdaus, S.H., M.H., Ps. Panit Intelkam Polsek Kurau, atas kontribusinya sehingga Polsek Kurau memperoleh predikat 5 tingkat nasional; Aiptu Arif Julianto, Ps. Panit Intelkam Polsek Batu Ampar, yang turut mengantarkan Polsek Batu Ampar meraih predikat 7 tingkat nasional; serta Aiptu Fajar Agus Setiawan, S.Pd., Ps. Panit Intelkam Polsek Kintap, yang berkontribusi hingga Polsek Kintap memperoleh predikat 8 tingkat nasional.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen institusi Polri terhadap kinerja dan pengorbanan personel sebagaimana diatur dalam Perkap Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan di Lingkungan Polri.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada personel yang berprestasi. Jangan berpuas diri, jadikan momen ini sebagai motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa penerapan reward and punishment merupakan bagian penting dalam membangun sistem manajemen sumber daya manusia yang profesional dan akuntabel.

Menurutnya, penghargaan diberikan sebagai bentuk dorongan bagi personel yang menunjukkan kinerja dan prestasi, sementara setiap pelanggaran, penyimpangan, maupun tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polri tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas berupa sanksi disiplin, kode etik, hingga proses hukum bagi personel yang melakukan pelanggaran, penyimpangan, atau mencoreng nama baik institusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengibaratkan organisasi sebagai sebuah sistem yang harus berjalan secara sehat dan seimbang. Personel yang berprestasi akan terus didorong untuk berkembang dan memberikan kontribusi terbaik, sedangkan personel yang melakukan pelanggaran akan ditindak sesuai aturan agar profesionalisme dan integritas institusi tetap terjaga.

Melalui pemberian penghargaan tersebut, Polres Tanah Laut berharap dapat menumbuhkan motivasi dan semangat kompetitif yang sehat di kalangan personel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Pemberian penghargaan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, berintegritas, serta berorientasi pada hasil dan pelayanan publik.

 


Pelaihari – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan Literasi Digital yang digelar di Meeting Room Algoritma Cafe & Resto, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut serta para peserta pelatihan yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam pemaparannya, AKBP Ricky Boy Siallagan membahas pentingnya memahami perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang saat ini semakin dekat dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Selain memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi, Kapolres juga menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial. Menurut materi yang disampaikan, dunia digital bukanlah ruang tanpa aturan. Setiap unggahan, komentar maupun pesan dapat meninggalkan jejak digital dan memiliki dampak yang panjang.

Kapolres juga mengingatkan peserta untuk mewaspadai berbagai ancaman di ruang digital, mulai dari hoaks, penipuan daring, perundungan siber, pencurian data pribadi, ujaran kebencian hingga konten deepfake berbasis AI. Perkembangan teknologi AI membuat konten palsu semakin meyakinkan sehingga masyarakat dituntut lebih kritis dan melakukan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai batas kebebasan berekspresi di ruang digital. Kebebasan berpendapat merupakan hak, namun penggunaannya tetap harus memperhatikan etika, tanggung jawab serta ketentuan hukum yang berlaku. Materi juga mengenalkan sejumlah perilaku digital yang memiliki risiko hukum, termasuk menyerang kehormatan atau nama baik, menyebarkan informasi bohong yang merugikan, hasutan kebencian berbasis identitas, ancaman melalui media elektronik, akses tanpa hak terhadap sistem elektronik serta penyalahgunaan data pribadi.

Memasuki era AI, Kapolres mengajak seluruh peserta untuk tidak mudah percaya hanya karena sebuah foto, video atau informasi terlihat nyata. Teknologi AI dan deepfake dapat menghasilkan konten yang sulit dibedakan dari kondisi sebenarnya. Karena itu, masyarakat perlu melakukan verifikasi terhadap sumber, tanggal dan konteks informasi sebelum membagikannya.

Sebagai langkah sederhana dalam menyaring informasi, peserta diperkenalkan dengan rumus SARING, yaitu memastikan sumber informasi jelas, memastikan kebenaran informasi, mempertimbangkan relevansi dan manfaat, mengingat dampaknya bagi orang lain, menilai kembali sebelum membagikan, serta menggunakan media sosial untuk kebaikan.

AKBP Ricky Boy Siallagan juga mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi, seperti password, OTP, NIK/KTP, rekening, data biometrik dan data keluarga agar tidak mudah dibagikan kepada pihak lain.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan peserta tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi AI, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menggunakannya secara bijak, aman dan bertanggung jawab.

Pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut sederhana namun penting: “Think Before You Click, Saring Before Sharing.” Dengan demikian, kecanggihan teknologi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif tanpa mengabaikan etika, keamanan dan tanggung jawab di ruang digital.

Tanah Laut – Penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani menjadi perhatian Polsek Batu Ampar sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran kegiatan pertanian. Kanit Binmas Polsek Batu Ampar, Aiptu Agus Rahmadani, melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi kepada petani jagung di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Senin (21/9).

Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib sekaligus pupuk dapat diterima oleh petani yang membutuhkan. Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga keberlangsungan budidaya jagung, terutama bagi petani yang tengah memasuki tahapan pemeliharaan tanaman.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Batu Ampar juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat guna menjaga proses penyaluran tetap berjalan dengan baik.

Kapolsek Batu Ampar Ipda Eko Riyanto mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan pertanian masyarakat melalui pemantauan dan komunikasi dengan petani.

“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi berjalan tertib dan dapat mendukung kebutuhan petani jagung. Kami berharap pupuk yang diterima dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian masyarakat,” ujar Ipda Eko Riyanto.

Polsek Batu Ampar berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Batu Ampar. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai tata niaga hasil pertanian tidak hanya penting bagi petani, tetapi juga perlu dipahami masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang, Aipda Nur Yudi, memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada anggota Karang Taruna di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Senin (21/9).

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami dasar penyesuaian nilai jagung ketika hasil panen dipasarkan.

Tabel Rafaksi juga dapat menjadi referensi untuk melihat perbedaan nilai jagung sesuai kadar air, memperkirakan nilai hasil panen, serta memahami dasar perhitungan harga dalam transaksi. Dengan informasi tersebut, masyarakat dapat turut membantu menyampaikan pemahaman yang benar kepada lingkungan sekitar, khususnya para petani.

Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian mengatakan, sosialisasi kepada Karang Taruna merupakan bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai informasi harga jagung.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Tabel Rafaksi memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Karang Taruna juga diharapkan dapat ikut menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat,” ujar Iptu Mangasa Siagian.

Polsek Tambang Ulang terus mendorong edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian, keterbukaan informasi, dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Senin (21/9/2026).

Kegiatan dilaksanakan dengan menyasar kawasan Jalan A. Yani, Desa Pandahan, yang merupakan salah satu jalur yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan patroli terkait kondisi kabut asap dan potensi gangguan keselamatan berlalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, personel Piket Turjawali Sat Lantas Polres Tanah Laut, Bripka Bayu Putro D.W. dan Bripka Joko Prasetyo, melaksanakan penggelaran personel di lapangan melalui kegiatan pengaturan dan patroli lalu lintas.

Kehadiran personel di lapangan dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat dan arus kendaraan dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sekaligus memberikan pelayanan serta rasa aman kepada para pengguna jalan.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan patroli kabut asap di sekitar titik yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak kabut asap terhadap jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan.

Sat Lantas Polres Tanah Laut terus meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan pada jalur-jalur yang berpotensi terdampak kabut asap, terutama pada waktu pagi hari ketika kondisi jarak pandang dapat mengalami penurunan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut mengajak masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang terbatas, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kegiatan patroli kabut asap dan pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam menghadirkan personel di tengah masyarakat sekaligus menjaga Kamseltibcar Lantas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Sabtu, 19 September 2026

Tanah Laut – Pemanfaatan fasilitas pascapanen menjadi salah satu perhatian dalam mendukung pengelolaan hasil pertanian. Di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, gudang pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan terus dipantau untuk mendukung kebutuhan petani. Minggu (20/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pengecekan terhadap keberadaan dan aktivitas gudang pengeringan tersebut. Fasilitas ini menjadi bagian dari dukungan terhadap proses pascapanen, terutama dalam penanganan jagung sebelum masuk ke tahap pemasaran.

Pengeringan memiliki peran penting karena kadar air menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam menentukan kualitas dan nilai jagung. Dengan dukungan fasilitas pengeringan, hasil panen dapat ditangani secara lebih terukur sehingga petani memiliki alternatif dalam mempersiapkan jagung sebelum dijual.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung aktivitas pertanian di wilayah Bati-Bati.

“Gudang pengeringan jagung ini merupakan salah satu fasilitas pendukung pascapanen. Kami berharap keberadaannya dapat membantu masyarakat dalam menangani hasil panen dan mendukung kelancaran pemasaran jagung,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Wakapolsek Jorong Ipda Ramlan Kurniawan melakukan pengecekan lahan milik PT CMAL di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari persiapan perencanaan lahan yang akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung. Minggu (20/9).

Pengecekan lapangan difokuskan untuk melihat kondisi dan kesiapan lahan sebelum masuk ke tahap pengelolaan. Langkah tersebut diperlukan agar perencanaan penanaman dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan, termasuk potensi pemanfaatan lahan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Menurut Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, pengecekan menjadi tahap awal untuk memastikan rencana pemanfaatan lahan dapat disusun secara tepat.

“Pengecekan ini dilaksanakan untuk melihat kondisi lahan sekaligus menjadi bahan perencanaan penanaman jagung. Kami ingin memastikan lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses perencanaan tersebut, sehingga pemanfaatan lahan dapat berjalan sesuai kondisi lapangan dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Kamis, 17 September 2026

Tanah Laut – Aktivitas gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, mendapat pemantauan dari jajaran Polsek Bati-Bati. Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan dalam mendukung pengelolaan hasil pertanian masyarakat. Jumat (18/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi terkait keberadaan fasilitas pengeringan jagung tersebut. Gudang ini menjadi salah satu sarana pendukung dalam proses pascapanen, khususnya untuk membantu petani menangani hasil panen sebelum dipasarkan.

Keberadaan fasilitas pengeringan dinilai penting karena kadar air merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan kualitas dan nilai jagung saat dipasarkan. Proses pengeringan yang dilakukan secara tepat dapat membantu mempersiapkan hasil panen agar lebih sesuai dengan kebutuhan pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pihaknya mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut untuk membantu aktivitas pertanian masyarakat.

“Keberadaan gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang menjadi salah satu fasilitas yang dapat mendukung proses pascapanen. Kami terus melakukan pemantauan agar pemanfaatannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap terjaga. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca