Kamis, 13 Juni 2024

Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya.

"Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas," kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).

Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara.

"Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian," ujar Widi.

Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh.

"Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif," terang Widi.

"Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa," imbuh dia.

Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. "Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu," ucap Widi.

Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju. 

"Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: 'Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya'," tanya Widi.

"Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua," tambah Widi.

Rabu, 12 Juni 2024

Tanah Laut - Dalam rangka persiapan sistem pengamanan kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan menghadapi pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polres Tanah Laut menggelar latihan Dalmas di lapangan apel Mapolres Tanah Laut pada hari Kamis (13/6). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tanah Laut, Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M., dan diikuti oleh personil gabungan dari Polres Tanah Laut.

Latihan Dalmas (Pengendalian Massa) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan personil dalam mengatasi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama proses Pilkada. Dalam latihan tersebut, berbagai skenario simulasi pengendalian massa dan situasi darurat dipraktikkan untuk memastikan setiap anggota mampu bertindak secara tepat dan efektif.

Kabag Ops Polres Tanah Laut, Kompol Abdul Fatah, menyatakan bahwa latihan ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada. 

"Latihan Dalmas ini adalah bagian dari upaya kami untuk mempersiapkan personil menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama Pilkada. Kami ingin memastikan bahwa seluruh personil siap menjalankan tugas dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi," ujarnya.

Latihan ini juga melibatkan berbagai unit terkait di Polres Tanah Laut, yang berkolaborasi dalam skenario latihan untuk memastikan koordinasi dan sinergi yang optimal. Dengan adanya latihan rutin seperti ini, diharapkan Polres Tanah Laut dapat memberikan pengamanan maksimal kepada masyarakat selama berlangsungnya Pilkada 2024.

Kegiatan berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Mereka menunjukkan keseriusan dalam latihan, mengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi Pilkada yang akan datang. Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan anggotanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Dengan adanya latihan Dalmas ini, Polres Tanah Laut berharap dapat menciptakan situasi yang kondusif dan aman selama proses Pilkada, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Tanah Laut - Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, Polres Tanah Laut secara rutin menggelar kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Nuruddin Polres Tanah Laut. Kegiatan ini diadakan setiap Kamis pagi dan pada hari ini dipimpin oleh Ustad Muhammad Sabran. Acara tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama serta seluruh personil Polres Tanah Laut.

Kegiatan Binrohtal ini bertujuan untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personil Polres Tanah Laut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan adanya pembinaan rohani dan mental secara rutin, diharapkan dapat membentuk kepribadian yang baik bagi personil Polri dalam menjalankan tugas mereka untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari seluruh personil yang hadir. Dengan mengikuti Binrohtal, mereka merasa lebih tenang dan lebih termotivasi dalam menjalankan tugas sehari-hari. 

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya untuk memperkuat keimanan tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dalam menjalankan tugas kami sebagai anggota Polri.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan Binrohtal ini setiap minggu, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas spiritual dan mental seluruh anggotanya. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh personil dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan penuh integritas, sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama dan kepercayaan masing-masing.Tingkatkan Iman Dan Taqwa, Polres Tanah Laut Rutin Gelar Binrohtal.

Bayi laki-laki tak bernyawa ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur, Dusun Parasgowang, Desa Pandanarum, Tempeh, Lumajang, Jawa Timur (Jatim). Jasadnya bayi tersebut langsung dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Hendra Soegihartono.

"Pada Selasa, 11 Juni 2024, sekira pukul 08.00 WIB di Dusun Parasgowang, pelapor atas nama Sahin (50) menemukan jasad bayi laki-laki," jelas Bhabinkamtibmas Desa Pandanarum Aipda Hendra Soegihartono, Selasa (11/6/2024).

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan pelapor, jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi telentang, warna kulit sudah pucat dan tali plasenta dan ari-ari masih melekat. Sahin lalu melaporkan penemuan jasad bayi tersebut ke Polsek Tempeh.

"Polsek Tempeh langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Tempeh. Kami lalu mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Dan selanjutnya membawa korban ke RSUD dr. Haryoto Lumajang," terang Aipda Hendra.

Dari video proses evakuasi yang diterima detikcom, nampak warga mengerumuni jasad bayi laki-laki tersebut. Nampak seragam polisi digelar untuk membungkus jasad bayi tersebut.

"Saya mencoba mencari kain atau sarung yang kering, tapi tidak ada. Saya sudah coba minta ke warga yang di lokasi, tapi karena harus cepat dievakuasi,,"  ujar ayah empat anak ini.

 "Akhirnya saya reflek lepas baju dinas. Saya nggak tega saja dengan kondisi bayi seperti itu," ungkap dia.

Dalam video lain, nampak Aipda Hendra menggendong jasad bayi yang dibungkus seragamnya itu seakan menimang sambil menunggu kendaraan untuk evakuasi ke rumah sakit. Akhirnya dia terlihat berboncengan motor dengan Babinsa setempat membawa jasad tersebut.

Selasa, 11 Juni 2024

Polri melalui Karo PID Div Humas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro memberikan apresiasi kepada pelaksanaan Rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi se Indonesia yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Semoga dalam Rakornas ini, dapat menghasilkan, suatu keputusan yang baik untuk semuanya,” harap Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Karo PID Div Humas Polri didampingi Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. bahwa keterbukaan atau informasi sangat penting, sehingga kita selalu memberikan informasi sesuai aturan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain itu, Polri saat ini juga telah banyak membuat terobosan-terobosan positif dengan aplikasi-aplikasi pelayanan terhadap informasi yang akan disampaikan ke masyarakat.

Terkait sulitnya media mendapatkan konfirmasi kepada Polda maupun Polres, dirinya menanggapi, “Didalam Undang-undang ada informasi-informasi yang dikecualikan, sehingga tidak semua informasi dapat diberikan ke publik”.

Kemudian, informasi yang diberikan Polri juga harus berdasarkan sumber yang terpercaya, sehingga harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu kemudian di data, baru setelah itu dapat diberikan / disampaikan ke publik.

“Untuk itu, bersabar, pastinya dari pimpinan Polri, Polda ataupun Kabid Humas akan memberikan / menyampaikan informasi yang diinginkan publik,” ucap Karo PID Div Humas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Beliau pun memastikan hubungan Polri dengan media sangat terbuka, kita memberikan yang sebesar-besarnya informasi yang dibutuhkan media dalam rangka pencari sumber berita.

“Kita tetap mengacu kepada regulasi yang telah ada, seperti kita membuat suatu terobosan aplikasi-aplikasi yang membangun untuk keterbukaan informasi,” pungkasnya menyampaikan tantangan Polri saat ini.

 


Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyambut kedatangan Tim Biro Provos Div Propam Polri yang dipimpin oleh Kabag Gaktibplin Biro Provos Div Propam Polri, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, S.I.K., selaku ketua tim. Turut serta dalam kunjungan ini adalah Kabid Propam Polda Kalsel, Kombespol Drs. Jaka Suprihanta, S.H., M.Hum, Rabu (12/6).

Kedatangan Tim Biro Provos Div Propam Dalam rangka menegakkan kedisiplinan dan kepatuhan seluruh anggota Polri dan ASN Polri dengan melakukan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasubdit Provos Polda Kalsel, Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek Jajaran Polres Tanah Laut, Tim Biro Provos Div Propam Polri, Tim Pendamping Polda Kalsel, serta para perwira dan bintara Polres Tanah Laut.

Diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kabag Gaktibplin Biro Provos Div Propam Polri, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, S.I.K., dilanjutkan Tim Propam Mabes Polri melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan, sikap tampang, hingga tes urine kepada seluruh personil Polres Tanah Laut, pemeriksaam ruang tahanan dan diakhiri dengan memberikan arahan kepada seluruh personil Polres Tanah Laut bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut.

Operasi Gaktibplin ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mewujudkan transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Dengan kedisiplinan dan kepatuhan yang tinggi, diharapkan Polri dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dari hasil Operasi Gaktibplin di Polres Tanah Laut, tidak ditemukan pelanggaran yang menonjol. Hal ini menunjukkan bahwa personel Polres Tanah Laut telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedisiplinan dan kepatuhan.

Senin, 10 Juni 2024

Tanah Laut - Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menghadiri acara pelepasan sekaligus wisuda anak didik TK Yayasan Kemala Bhayangkari Kabupaten Tanah Laut. Acara yang penuh kebahagiaan tersebut dilaksanakan di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut pada hari Selasa (11/6).

Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Vega Junaeddy, ketua panitia dan seluruh panitia, Kepala TK Kemala Bhayangkari, Kepala Bidang Paud Dan PNF, para orang tua murid, serta anak-anak didik TK Kemala Bhayangkari Tanah Laut.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa hari ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kita semua, khususnya saat ini karena bisa mendampingi anak-anak generasi masa depan di hari wisuda mereka. Beliau mengenang masa ketika para orang tua mengantarkan anak-anak mereka ke TK ini untuk mengenalkan mereka pada dunia pembelajaran, alam, lingkungan sekitar, hewan, interaksi dengan teman sebaya, serta masyarakat.

Sebagai orang tua, lanjutnya, tentu kita ingin berusaha semaksimal mungkin memberikan fasilitas pembelajaran terbaik untuk anak-anak kita. Oleh karena itu, secara khusus beliau mewakili rekan-rekan guru dan pengajar TK Kemala Bhayangkari mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan anak-anak mereka untuk belajar, bermain, serta memetik hal-hal baru di sini.

AKBP Muhammad Junaeddy Johnny juga menegaskan bahwa selama kurun waktu bersekolah di TK Kemala Bhayangkari, para guru telah berusaha semaksimal mungkin memberikan pendidikan dan pembelajaran terbaik kepada anak-anak. Mereka telah memberikan stimulasi yang optimal dalam mendorong serta menumbuhkan sikap cinta belajar sebagai landasan perkembangan anak ke depannya.

Beliau berharap, ilmu yang telah didapatkan anak-anak di TK Kemala Bhayangkari akan menjadi bekal yang berguna dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Acara wisuda ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat dari para undangan kepada anak-anak yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di TK Kemala Bhayangkari Tanah Laut.

Tanah Laut – Upacara pemakaman jenazah Aiptu Didik Pujianto dilaksanakan dengan penuh khidmat di TPU Muslimin Pelaihari, Selasa (11/6), Upacara ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Tanah Laut, AKBP Suparno, serta dihadiri oleh para pejabat utama Polres Tanah Laut, seluruh perwira, dan bintara Polres Tanah Laut.

Upacara pemakaman dimulai dengan pembacaan riwayat hidup Aiptu Didik Pujianto. Kemudian, Apel Persada dipimpin oleh inspektur upacara, AKBP Suparno. Setelah itu, jenazah diturunkan ke liang lahat, diiringi penghormatan yang dipimpin oleh komandan upacara dan tembakan salvo sebagai tanda penghormatan terakhir.

Penimbunan tanah ke liang lahat dilakukan secara simbolis oleh inspektur upacara, dilanjutkan oleh petugas dan keluarga. Peletakan karangan bunga dilakukan oleh perwakilan dari Kapolda Kalsel dan Kapolres Tanah Laut sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Acara diakhiri dengan sambutan dari inspektur upacara, yang menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan penghargaan atas dedikasi almarhum selama bertugas di kepolisian. Upacara ditutup dengan penghormatan terakhir kepada almarhum Aiptu Didik Pujianto yang dipimpin oleh komandan upacara.

Kepergian Aiptu Didik Pujianto meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan seluruh jajaran Polres Tanah Laut. Semoga arwah almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Statistik Pembaca