Kamis, 01 Agustus 2024

TANAH LAUT -  Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanah berhasil menangkap seorang pelaku penipuan berinisial AF di Kota Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Pelaku AF diduga terlibat dalam kasus penipuan terkait pembelian bahan bangunan untuk proyek pembangunan masjid dan pondok pesantren.

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku AF sebelumnya dipercaya oleh Suriyadi, ketua pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren Daarul Qur'an Istiqomah. Kasus penipuan ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar, mencapai Rp379 juta. 

Suriyadi melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian setelah terjadinya kecurangan dalam transaksi pembelian bahan bangunan. Pelaku AF diduga telah menerima dana tersebut namun gagal memenuhi komitmennya dalam menyediakan bahan bangunan sesuai kesepakatan.

Kapolres Tanah, AKBP M. Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari Suriyadi. “Kami telah melakukan penyelidikan intensif dan akhirnya berhasil menangkap pelaku AF. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan sebaik-baiknya dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat mendapatkan keadilan,” ujar AKBP Junaeddy.

Saat ini, pelaku AF sudah diamankan di Mapolres Tanah dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 atau 372 KUHP tentang dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan. dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sementara itu, Suriyadi dan pihak pengurus Masjid Daarul Qur'an Istiqomah berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan segera dan mendapatkan ganti rugi atas kerugian yang diderita.

Penyerahan uang oleh saudara Suryadi kepada tersangka dilakukan sebanyak 2 kali, pertama pada  tanggal 8 september sebanyak 200 juta rupiah, kemudian tersangka menelpon kembali meminta uang dengan alasan kekurangan membeli bahan bangunan sebesar 179 juta rupiah, sehingga dari keseluruhan transaksi mencapai 379 juta rupiah tutur Kapolres.

Polres Tanah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi besar dan selalu memverifikasi kredibilitas pihak yang terlibat guna menghindari kasus serupa di masa depan.

Rabu, 31 Juli 2024

Tanah Laut – Dalam rangka persiapan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Forkopimcam Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut menggelar kegiatan Apel Gabungan Kebangsaan dan pembagian bendera merah putih di lapangan kantor Kecamatan Batu Ampar, Desa Batu Ampar, pada Rabu (31/7).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Batu Ampar, Iptu Munadi, beserta anggota, Camat Batu Ampar beserta staf, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Batu Ampar, Danposramil Kecamatan Batu Ampar beserta anggota, serta para guru dan siswa-siswi di Kecamatan Batu Ampar.

Dalam sambutannya, Kapolsek Batu Ampar, Iptu Munadi, menekankan pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan kerjasama dalam mempersiapkan peringatan Hari Kemerdekaan. 

"Kegiatan ini adalah wujud sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Batu Ampar. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pembagian bendera merah putih kepada masyarakat, sebagai simbol semangat kemerdekaan dan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia. Pembagian bendera ini diharapkan dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan warga Batu Ampar.

Kegiatan apel gabungan dan pembagian bendera berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Para peserta apel tampak antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Forkopimcam Batu Ampar siap menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dengan berbagai kegiatan positif yang akan melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Batu Ampar.

Tanah Laut - Polres Tanah Laut menjadi tuan rumah penelitian dengan tema "Digital Leadership untuk Mencetak Perwira Polri yang Presisi Menuju Indonesia Emas," yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal Almas Widodo Kolopaking selaku Ketua Tim. Kegiatan ini berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut, Rabu (31/7).

Penelitian ini dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., beserta para pejabat utama Polres Tanah Laut. Turut hadir pula para lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2020 hingga 2022 dari Polres Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kota Baru, serta atasan langsung, bawahan langsung, dan rekan kerja lulusan Akpol tersebut.

Brigadir Jenderal Almas Widodo Kolopaking, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kepemimpinan digital dalam membentuk perwira Polri yang presisi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

"Digital leadership adalah kunci untuk mencetak perwira yang mampu memimpin dengan efektif di era digital dan siap menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. 

"Penelitian ini sangat penting dalam upaya kita menuju Indonesia Emas 2045. Kami berharap para perwira muda dapat mengambil manfaat dari penelitian ini dan menerapkannya dalam tugas sehari-hari," katanya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai sesi diskusi dan presentasi yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman para peserta mengenai konsep digital leadership. Para lulusan Akpol didorong untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka terkait implementasi kepemimpinan digital di lingkungan kerja masing-masing.

Para peserta dari Polres Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kota Baru menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka menyadari bahwa kemampuan memimpin di era digital adalah aset berharga yang akan membantu mereka dalam menjalankan tugas dengan lebih efektif dan efisien dan diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para perwira Polri dalam menghadapi tantangan di era digital dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Selasa, 30 Juli 2024

Tanah Laut - Sat Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Penggelaran Personil Berseragam dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (30/7). Kegiatan ini dilaksanakan oleh personil Patroli Presisi Sat Samapta Polres Tanah Laut dengan tujuan menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Kegiatan KRYD ini meliputi pelaksanaan patroli di daerah-daerah rawan terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Selain patroli, personil juga melakukan sosialisasi dialogis dan sambang kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di lingkungan sekitar.

Dalam patroli tersebut, personil Sat Samapta melakukan interaksi langsung dengan masyarakat, memberikan himbauan terkait keamanan, serta mendengarkan keluhan dan saran dari warga. Hal ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi dan kualitas patroli serta sosialisasi kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang dianggap rawan. Dengan adanya kegiatan KRYD ini, diharapkan dapat mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak pidana serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti.

Polres Tanah Laut akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Tanah Laut - Sat Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis di sejumlah objek vital di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Selasa (30/7), Patroli ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di sekitar area yang dianggap memiliki risiko tinggi terhadap tindak kriminal.

Sasaran utama dari patroli ini adalah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Dalam kegiatan tersebut, petugas dari Sat Samapta mengadakan dialog dengan masyarakat dan petugas keamanan setempat, guna mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah keamanan yang mungkin timbul.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., melalui Kasat Sampata AKP Duki mengatakan bahwa kegiatan patroli dialogis ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya kejahatan, terutama di lokasi-lokasi yang sering menjadi target pelaku kriminal. Polres Tanah Laut terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya melalui berbagai upaya, termasuk patroli rutin di objek vital.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan terhindar dari ancaman kejahatan. Polres Tanah Laut juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib.

Sat Samapta Polres Tanah Laut akan terus melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya tetap terjaga.

Senin, 29 Juli 2024

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., memimpin langsung pelaksanaan kegiatan pembagian bendera Merah Putih kepada para pengendara jalan raya. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Kemakmuran, tepat di depan Mako Polres Tanah Laut, Selasa (30/7).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pejabat utama Polres Tanah Laut, seluruh perwira, bintara, dan ASN Polres Tanah Laut, pengurus Bhayangkari Cabang Tanah Laut, serta Senkom Tanah Laut.

Pembagian bendera Merah Putih ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat, khususnya para pengendara. 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menghargai dan mencintai simbol-simbol negara, serta lebih bersemangat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan datang.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang makna bendera Merah Putih. 

Beliau juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini, sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Semangat kebersamaan dan nasionalisme sangat terasa dalam kegiatan ini, di mana para pengendara dengan antusias menerima bendera yang dibagikan dan turut berpartisipasi dalam mengibarkan bendera Merah Putih di kendaraan mereka.

Minggu, 28 Juli 2024

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo menegaskan kuota khusus dan rekrutmen proaktif (rekpro) dalam seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 dihapus. Irjen Dedi menjelaskan penghapusan ini untuk melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol.


"Tahun ini tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus. Saya sampaikan dan saya tegaskan tidak ada lagi untuk tahun 2024. Semua berlaku egaliter, semua berlaku equal dan semua berlaku sederajat, sama semuanya," tegas Irjen Dedi saat memberi sambutan di Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).


Hal ini ditekankan Irjen Dedi berulang kali agar para taruna, orang tua dan jajaran SSDM Polri di tingkat polda memahami.


"Tidak ada yang 'saya rekpro, saya harus masuk', tidak ada. Tidak ada yang 'saya kuota khusus, saya harus masuk', tidak ada. 'Saya reguler, saya harus masuk' juga tidak ada. Semua berlaku egaliter, semua berlaku sama," Irjen Dedi menekankan.


Penghapusan jalur kuota khusus dan rekpro di seleksi tingkat pusat Akpol, jelas Dedi, didasari masukan berbagai pihak, salah satunya Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar.


"Kita terus melakukan evaluasi terhadap rekrutmen-rekrutmen yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Masukan dari Gubernur Akpol yang tiap saat berinteraksi dengan para taruna, masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal," ujar Irjen Dedi.


Dia mengatakan hanya calon taruna terbaik yang akan masuk Akpol. Hal ini menjadi sebuah keharusan, sambung mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini, karena ditemukan sejumlah kejadian taruna yang akhirnya tak bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan baik.


"Kita tidak mau lagi dilakukan rekrutmen dengan friksi-friksi seperti itu. Nanti ke depannya belum ikut pendidikan di Akpol, baru ikut pendidikan integrasi sudah sakit, sudah cedera dengan proses latihan. Bahkan mohon maaf, ada yang meninggal ketika proses pelatihan. 2024 Ini harus zero accident," pungkas Irjen Dedi.


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan rotasi dan mutasi terhadap dua Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Pergantian ini dilakukan dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja organisasi.


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dua Polres di jajaran Polda Kalsel yang mengalami pergantian kepemimpinan yakni Polres Tabalong dan Polres Barito Kuala (Batola).


Kapolres Batola yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Diaz Sasongko, S.I.K., M.H. kini digantikan AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tabalong.


Sementara Kapolres Tabalong yang ditinggalkan oleh AKBP Anib Bastian dijabat oleh AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, yang sebelumnya menjabat sebagai Bintibsos Direktorat Binmas Polda Sumatera Utara (Sumut).


Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, pergantian ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1554/VII/KEP/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkup Polri tertanggal 26 Juli 2024.


Dirinya pun menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan upacara serah terima jabatan (Sertijab) masih menunggu kepastian dari Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H.


Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari upaya Polda Kalsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme anggota Polri di wilayahnya. Masyarakat diharapkan dapat mendukung dan bekerja sama dengan para Kapolres yang baru untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

Statistik Pembaca