Rabu, 23 September 2026

Tanah Laut – Penyaluran pupuk subsidi kepada petani jagung di Desa Bluru, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, mendapat pemantauan dari Polsek Batu Ampar. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi pupuk berjalan tertib dan dapat mendukung kebutuhan petani. Kamis (24/9).

Kanit Binmas Polsek Batu Ampar, Aiptu Agus Rahmadani, turun langsung memantau proses penyaluran sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat. Pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga agar kegiatan distribusi berlangsung sesuai ketentuan dan tidak mengganggu aktivitas pertanian warga.

Bagi petani jagung, ketersediaan pupuk menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman. Karena itu, pengawasan di lapangan dilakukan untuk melihat kelancaran distribusi sekaligus mengetahui kondisi dan kebutuhan petani.

Kapolsek Batu Ampar Ipda Eko Riyanto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan pertanian masyarakat.

“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi kepada petani berjalan tertib dan tepat sasaran. Kami juga ingin memastikan kebutuhan petani dapat terlayani dengan baik sehingga kegiatan pertanian tetap berjalan,” ujar Ipda Eko Riyanto.

Polsek Batu Ampar terus menjalin koordinasi dengan petani dan pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian serta program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Batu Ampar. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Batalang, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas informasi kepada masyarakat terkait dasar penentuan nilai hasil panen jagung. Kamis (24/9).

Dalam sosialisasi, warga mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi memberikan gambaran mengenai penyesuaian nilai jagung sesuai kondisi hasil panen, sehingga masyarakat, khususnya petani, dapat memahami faktor yang memengaruhi harga saat jagung dipasarkan.

Pemahaman tersebut dapat membantu petani memperkirakan nilai hasil panen sebelum melakukan transaksi. Selain mengetahui perbedaan indeks harga berdasarkan kadar air, petani juga memiliki referensi untuk membandingkan penawaran dan memahami dasar perhitungan nilai jagung.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dapat digunakan dalam kegiatan pertanian.

“Melalui sosialisasi ini, warga diberikan pemahaman mengenai Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan mengetahui informasi tersebut, petani memiliki acuan untuk memahami nilai hasil panennya sebelum melakukan transaksi,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong terus mendorong edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap petani, keterbukaan informasi, dan penguatan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 



Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut melaksanakan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (24/9/2026) pagi.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 06.00 Wita hingga selesai dengan menyasar Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan, Kecamatan Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Tanah Laut melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas sebagai bentuk kehadiran Polantas di tengah masyarakat. Petugas juga memantau kondisi lingkungan dan situasi lalu lintas di sekitar wilayah yang menjadi titik rawan hotspot karhutla.

Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Personel turut mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan ketika jarak pandang mulai terbatas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, karena dapat membahayakan lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat. Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya potensi karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati apabila melintas di kawasan yang terdampak kabut asap.

“Bagi masyarakat yang berkendara, utamakan keselamatan. Kurangi kecepatan dan tetap memperhatikan jarak pandang serta kondisi jalan. Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi tidak memungkinkan,” tambahnya.

Polres Tanah Laut terus mengedepankan langkah preventif dan kehadiran personel di lapangan guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sekaligus mendukung upaya pencegahan karhutla.


Tanah Laut
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 di Kecamatan Pelaihari, Rabu (23/9/2026) malam.

Kegiatan penutupan MTQ dipusatkan di halaman Masjid Nur Hasyim, Jalan Raya Takisung, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut dihadiri panitia, peserta, tamu undangan serta masyarakat yang turut menyaksikan rangkaian penutupan.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, personel Satlantas Polres Tanah Laut ditempatkan di sejumlah titik sekitar lokasi kegiatan. Petugas melaksanakan pengaturan arus kendaraan, membantu kelancaran mobilitas masyarakat serta mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Kehadiran personel lalu lintas juga menjadi bagian dari upaya Polres Tanah Laut memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama kegiatan berlangsung.

Personel mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap mematuhi rambu dan arahan petugas, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan kegiatan serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Dengan pengamanan dan pengaturan yang dilakukan, seluruh rangkaian penutupan MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tanah Laut berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Satlantas Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terciptanya situasi lalu lintas yang aman dan kondusif dalam setiap kegiatan masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut.



Polres Tanah Laut Amankan Penutupan MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tanah Laut

Tanah Laut – Polres Tanah Laut melalui personel gabungan melaksanakan pengamanan kegiatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XLVIII Tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Kecamatan Pelaihari, Rabu (23/9/2026) malam.

Pengamanan dimulai sekitar pukul 20.00 Wita hingga kegiatan selesai. Personel yang terlibat terdiri dari personel Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, serta anggota Polsek Pelaihari.

Kegiatan penutupan MTQ dipusatkan di halaman Masjid Nur Hasyim, Jalan Raya Takisung, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran personel kepolisian ditujukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Selain melakukan pengamanan di lokasi kegiatan, personel juga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta membantu menjaga ketertiban masyarakat yang hadir, termasuk panitia dan para peserta MTQ.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Di sela kegiatan, Polres Tanah Laut turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya karhutla.

“Jaga Hutan, Jaga Lingkungan, Jaga Kehidupan.” Upaya pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat agar lingkungan tetap aman dan terjaga.

Selama kegiatan penutupan MTQ berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Polres Tanah Laut terus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Statistik Pembaca