Minggu, 20 September 2026

Tanah Laut – Penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani menjadi perhatian Polsek Batu Ampar sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran kegiatan pertanian. Kanit Binmas Polsek Batu Ampar, Aiptu Agus Rahmadani, melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi kepada petani jagung di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Senin (21/9).

Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib sekaligus pupuk dapat diterima oleh petani yang membutuhkan. Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga keberlangsungan budidaya jagung, terutama bagi petani yang tengah memasuki tahapan pemeliharaan tanaman.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Batu Ampar juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat guna menjaga proses penyaluran tetap berjalan dengan baik.

Kapolsek Batu Ampar Ipda Eko Riyanto mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan pertanian masyarakat melalui pemantauan dan komunikasi dengan petani.

“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi berjalan tertib dan dapat mendukung kebutuhan petani jagung. Kami berharap pupuk yang diterima dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian masyarakat,” ujar Ipda Eko Riyanto.

Polsek Batu Ampar berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Batu Ampar. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai tata niaga hasil pertanian tidak hanya penting bagi petani, tetapi juga perlu dipahami masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang, Aipda Nur Yudi, memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada anggota Karang Taruna di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Senin (21/9).

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami dasar penyesuaian nilai jagung ketika hasil panen dipasarkan.

Tabel Rafaksi juga dapat menjadi referensi untuk melihat perbedaan nilai jagung sesuai kadar air, memperkirakan nilai hasil panen, serta memahami dasar perhitungan harga dalam transaksi. Dengan informasi tersebut, masyarakat dapat turut membantu menyampaikan pemahaman yang benar kepada lingkungan sekitar, khususnya para petani.

Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian mengatakan, sosialisasi kepada Karang Taruna merupakan bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai informasi harga jagung.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Tabel Rafaksi memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Karang Taruna juga diharapkan dapat ikut menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat,” ujar Iptu Mangasa Siagian.

Polsek Tambang Ulang terus mendorong edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian, keterbukaan informasi, dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Senin (21/9/2026).

Kegiatan dilaksanakan dengan menyasar kawasan Jalan A. Yani, Desa Pandahan, yang merupakan salah satu jalur yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan patroli terkait kondisi kabut asap dan potensi gangguan keselamatan berlalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, personel Piket Turjawali Sat Lantas Polres Tanah Laut, Bripka Bayu Putro D.W. dan Bripka Joko Prasetyo, melaksanakan penggelaran personel di lapangan melalui kegiatan pengaturan dan patroli lalu lintas.

Kehadiran personel di lapangan dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat dan arus kendaraan dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sekaligus memberikan pelayanan serta rasa aman kepada para pengguna jalan.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan patroli kabut asap di sekitar titik yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak kabut asap terhadap jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan.

Sat Lantas Polres Tanah Laut terus meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan pada jalur-jalur yang berpotensi terdampak kabut asap, terutama pada waktu pagi hari ketika kondisi jarak pandang dapat mengalami penurunan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut mengajak masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang terbatas, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kegiatan patroli kabut asap dan pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam menghadirkan personel di tengah masyarakat sekaligus menjaga Kamseltibcar Lantas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Sabtu, 19 September 2026

Tanah Laut – Pemanfaatan fasilitas pascapanen menjadi salah satu perhatian dalam mendukung pengelolaan hasil pertanian. Di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, gudang pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan terus dipantau untuk mendukung kebutuhan petani. Minggu (20/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pengecekan terhadap keberadaan dan aktivitas gudang pengeringan tersebut. Fasilitas ini menjadi bagian dari dukungan terhadap proses pascapanen, terutama dalam penanganan jagung sebelum masuk ke tahap pemasaran.

Pengeringan memiliki peran penting karena kadar air menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam menentukan kualitas dan nilai jagung. Dengan dukungan fasilitas pengeringan, hasil panen dapat ditangani secara lebih terukur sehingga petani memiliki alternatif dalam mempersiapkan jagung sebelum dijual.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung aktivitas pertanian di wilayah Bati-Bati.

“Gudang pengeringan jagung ini merupakan salah satu fasilitas pendukung pascapanen. Kami berharap keberadaannya dapat membantu masyarakat dalam menangani hasil panen dan mendukung kelancaran pemasaran jagung,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Wakapolsek Jorong Ipda Ramlan Kurniawan melakukan pengecekan lahan milik PT CMAL di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari persiapan perencanaan lahan yang akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung. Minggu (20/9).

Pengecekan lapangan difokuskan untuk melihat kondisi dan kesiapan lahan sebelum masuk ke tahap pengelolaan. Langkah tersebut diperlukan agar perencanaan penanaman dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan, termasuk potensi pemanfaatan lahan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Menurut Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, pengecekan menjadi tahap awal untuk memastikan rencana pemanfaatan lahan dapat disusun secara tepat.

“Pengecekan ini dilaksanakan untuk melihat kondisi lahan sekaligus menjadi bahan perencanaan penanaman jagung. Kami ingin memastikan lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses perencanaan tersebut, sehingga pemanfaatan lahan dapat berjalan sesuai kondisi lapangan dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Kamis, 17 September 2026

Tanah Laut – Aktivitas gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, mendapat pemantauan dari jajaran Polsek Bati-Bati. Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan dalam mendukung pengelolaan hasil pertanian masyarakat. Jumat (18/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi terkait keberadaan fasilitas pengeringan jagung tersebut. Gudang ini menjadi salah satu sarana pendukung dalam proses pascapanen, khususnya untuk membantu petani menangani hasil panen sebelum dipasarkan.

Keberadaan fasilitas pengeringan dinilai penting karena kadar air merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan kualitas dan nilai jagung saat dipasarkan. Proses pengeringan yang dilakukan secara tepat dapat membantu mempersiapkan hasil panen agar lebih sesuai dengan kebutuhan pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pihaknya mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut untuk membantu aktivitas pertanian masyarakat.

“Keberadaan gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang menjadi salah satu fasilitas yang dapat mendukung proses pascapanen. Kami terus melakukan pemantauan agar pemanfaatannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap terjaga. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut kembali menorehkan prestasi di tingkat Polda Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Selatan, Polres Tanah Laut berhasil meraih SDM Award sebagai Terbaik I dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Mendukung Ketahanan Pangan di lingkungan Polda Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Auditorium Polda Kalimantan Selatan. Rakernis Bidang SDM menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan pelaksanaan tugas dan kinerja jajaran kepolisian, termasuk dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut ditetapkan sebagai Terbaik I dalam Anev Mendukung Ketahanan Pangan di lingkungan Polda Kalimantan Selatan Tahun 2026. Sementara itu, Juara II diraih Polres Kotabaru dan Juara III diraih Polres Tanah Bumbu.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Karo SDM Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Fungky Bhuana Santoso, S.H., S.I.K., M.Si., dan diterima oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., mewakili Polres Tanah Laut.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja dan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah berkontribusi sehingga Polres Tanah Laut berhasil meraih penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel Polres Tanah Laut yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam mendukung program ketahanan pangan. Tentunya capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh stakeholder terkait dalam mendukung ketahanan pangan. Tidak hanya berhenti pada penghargaan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

AKBP Ricky Boy Siallagan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polres Tanah Laut atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada seluruh personel atas kerja keras, loyalitas, dan sinerginya. Jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.


Tanah Laut – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, sehat dan nyaman, personel Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Manajemen Kebersihan di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Tanah Laut, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan apel pagi, dengan melibatkan personel di lingkungan Polres Tanah Laut. Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada kebersihan dan kerapian lingkungan Mako, terutama perawatan dan pemeliharaan taman.

Manajemen kebersihan dilakukan melalui kegiatan membersihkan halaman dan lingkungan sekitar Mako, merapikan area kerja, serta memastikan fasilitas dan ruang pelayanan tetap dalam kondisi bersih dan tertata.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal. Lingkungan yang bersih dan tertata diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi personel sekaligus masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian.

Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh personel terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan Mako merupakan tanggung jawab bersama seluruh personel.

“Menjaga kebersihan bukan hanya kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari disiplin dan budaya kerja kita. Lingkungan Mako yang bersih, rapi dan nyaman akan mendukung personel dalam melaksanakan tugas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak hanya menjaga kebersihan saat kegiatan dilaksanakan, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Saya mengajak seluruh personel untuk memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan. Mari kita jaga Mako tetap bersih dan tertata, karena dari lingkungan kerja yang baik akan tercipta semangat kerja dan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.

Statistik Pembaca