Jumat, 07 Agustus 2026
Tanah Laut – Komitmen Polsek Takisung Polres Tanah Laut dalam mendukung ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subari, anggota Poktan Sinar Muda, di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung. Sabtu (8/8).
Pemantauan dilakukan pada areal seluas sekitar 3 hektare dengan tanaman jagung yang saat ini berusia dua minggu. Fase awal pertumbuhan dinilai menjadi periode penting sehingga membutuhkan perhatian lebih agar tanaman dapat berkembang sehat dan siap memasuki tahap pertumbuhan berikutnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung mengecek kondisi lahan, memastikan perawatan tanaman berjalan sesuai kebutuhan, serta berdiskusi dengan petani mengenai pola pemeliharaan, pemupukan, dan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil panen. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kapolsek Takisung AKP Duki menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
"Pendampingan kami tidak berhenti pada saat penanaman saja, tetapi terus dilakukan hingga masa panen. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, kami berharap tanaman tumbuh optimal, hasil produksi meningkat, dan para petani semakin bersemangat mengembangkan usaha pertaniannya," kata AKP Duki.
Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Takisung optimistis sektor pertanian di wilayahnya akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Tanah Laut – Upaya mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan Polsek Jorong Polres Tanah Laut melalui pendampingan langsung kepada para petani. Salah satu hasilnya terlihat dari kegiatan panen jagung di lahan PT CMAL, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, yang dikelola oleh Afandi dari Puskoppol Polda Kalimantan Selatan. Sabtu (8/8).
Panen dilakukan di areal seluas sekitar 50 hektare dengan total produksi mencapai kurang lebih 32 ton jagung. Kehadiran personel Polsek Jorong dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring sekaligus pendampingan guna memastikan proses panen berlangsung lancar serta memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan.
Selain memantau hasil panen, personel juga berdiskusi bersama pengelola lahan mengenai evaluasi masa tanam, perawatan tanaman, hingga strategi peningkatan hasil produksi pada musim tanam berikutnya. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi wujud sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.
Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mengawal program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
"Kami terus membangun kolaborasi dengan para petani melalui pendampingan di setiap tahapan budidaya. Harapannya, hasil panen dapat terus meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan sektor pertanian di wilayah Jorong mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional," ujar AKP Rahmad Ramadhani.
Melalui pendampingan yang konsisten, Polsek Jorong optimistis semangat petani dalam mengembangkan budidaya jagung akan terus tumbuh sehingga mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Kamis, 06 Agustus 2026
Tanah Laut – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan A Yani, RT 012, Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 08.10 WITA. Insiden yang dilaporkan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Usai menerima laporan, personel Polsek Jorong langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan, mengamankan lokasi, serta mengevakuasi para korban.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan awal, kecelakaan melibatkan sebuah mobil Ford Ranger warna silver bernomor polisi DA 9387 HD yang dikemudikan Faruk dengan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam tanpa pelat nomor yang dikendarai Muliana, berboncengan dengan Muhammad Abidzar.
Peristiwa bermula saat mobil Ford Ranger melaju dari arah Kintap menuju Pelaihari. Ketika memasuki ruas jalan yang menikung ke kiri, pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului sebuah minibus yang belum diketahui identitasnya. Saat kendaraan mengambil jalur kanan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Mio M3 sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil Ford Ranger mengalami kerusakan, sementara sepeda motor rusak parah di seluruh bagian. Pengendara sepeda motor, Muliana, dan penumpangnya, Muhammad Abidzar, meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang diderita.
Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan melalui layanan 110 dengan mendatangi lokasi, mengamankan TKP, serta melakukan penanganan awal terhadap kecelakaan tersebut.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui layanan 110, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, olah TKP, dan membantu proses evakuasi korban. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak mendahului di tikungan maupun pada kondisi yang membahayakan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Rahmad Ramadhani.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh penyebab kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.
Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan sektor pertanian. Kali ini, personel Polsek Jorong melaksanakan monitoring panen jagung di lahan PT CMAL yang digarap oleh Afandi dari Puskoppol Polda Kalimantan Selatan, berlokasi di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (7/8).
Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 50 hektare dengan hasil mencapai kurang lebih 32 ton jagung. Kegiatan monitoring bertujuan memastikan proses panen berlangsung aman dan lancar, sekaligus melihat perkembangan produktivitas lahan binaan yang menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan.
Selain memantau jalannya panen, personel Polsek Jorong juga berdialog dengan pengelola lahan mengenai proses budidaya, kendala di lapangan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi pada musim tanam berikutnya. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.
Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, Polri akan terus memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan.
"Kami berkomitmen mendampingi masyarakat mulai dari proses penanaman hingga panen. Melalui monitoring ini, kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat, hasil panen semakin optimal, dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut," ujar AKP Rahmad Ramadhani.
Polsek Jorong akan terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Tanah Laut – Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air (Tabel Rafaksi) kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan kadar air hasil panen. Jumat (7/8).
Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Batu Ampar menjelaskan isi Tabel Rafaksi yang menjadi acuan dalam penetapan harga jagung sesuai kualitas dan kadar air. Edukasi ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual jagung serta pentingnya menjaga kualitas hasil panen sebelum dipasarkan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab bersama warga. Para petani diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai standar kadar air, mekanisme penjualan, hingga upaya meningkatkan kualitas jagung agar memperoleh harga yang lebih kompetitif.
Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani.
"Kami berharap masyarakat semakin memahami mekanisme penentuan harga jagung berdasarkan Tabel Rafaksi. Dengan pengetahuan tersebut, petani dapat menjual hasil panennya secara lebih transparan, memperoleh harga yang sesuai, dan semakin termotivasi meningkatkan kualitas produksi," ujar AKP Munadi.
Polsek Batu Ampar akan terus melaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan kepada petani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta membangun kemitraan yang semakin erat dengan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut
Rabu, 05 Agustus 2026
Tanah Laut – Upaya meningkatkan minat baca dan memperluas akses literasi bagi anak-anak di wilayah pesisir terus dilakukan Sat Polairud Polres Tanah Laut. Melalui program Perpustakaan Apung, masyarakat dan anak-anak di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, kini dapat memanfaatkan Kapal Polisi XIII-2002-38 sebagai sarana membaca dan belajar. Kamis (6/8).
Program ini menghadirkan berbagai koleksi buku yang dapat diakses secara gratis oleh anak-anak pesisir. Kehadiran perpustakaan di atas kapal polisi tersebut menjadi alternatif ruang belajar yang diharapkan mampu menambah pengetahuan, memperluas wawasan, serta menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Sejak dibuka, anak-anak tampak antusias memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk membaca berbagai buku, sementara warga mengapresiasi inovasi Sat Polairud yang dinilai mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Selain mendorong peningkatan literasi, Perpustakaan Apung juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat pesisir. Melalui pendekatan edukatif, Sat Polairud Polres Tanah Laut berupaya membangun kedekatan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kasat Polairud Polres Tanah Laut, IPTU Alamsyah Sugiarto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Kabaharkam Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan perairan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi.
"Perpustakaan Apung ini merupakan wujud komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin anak-anak di wilayah pesisir memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan melalui budaya membaca. Semoga program ini dapat meningkatkan minat baca sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat," ujar IPTU Alamsyah Sugiarto.
Ke depan, Sat Polairud Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan serupa sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sehingga kehadiran Polri di wilayah perairan tidak hanya dirasakan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kontribusi dalam bidang pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda.



.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)







%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)





