Minggu, 23 Maret 2025

Tim Satgas Pangan dari Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan inspeksi mendadak terhadap kemasan, takaran, dan harga minyak goreng merek Minyakita di Toko Haji Ahim, Banjarmasin, pada Minggu (23/3/2025). Pengecekan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kepatuhan pedagang terhadap aturan pemerintah terkait stabilisasi harga dan kualitas produk pangan pokok khususnya menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Dalam kesempatan tersebut, tim memverifikasi kemasan minyak goreng Minyakita untuk memastikan tidak ada manipulasi atau pemalsuan. Selain itu, tim juga mengecek takaran atau volume minyak goreng dalam kemasan untuk memastikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Harga jual minyak goreng pun menjadi fokus pengecekan, mengingat pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp.15.700,- untuk produk tersebut.

Panit 1 Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., yang memimpin pengecekan tersebut menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari instruksi Mabes Polri kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel yang dipimpin Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

Beliau pun menerangkan, bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng di pasaran. "Kami ingin memastikan bahwa minyak goreng yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar kualitas, takaran, dan harga yang telah ditetapkan. Ini penting untuk melindungi konsumen dari praktik-praktik yang merugikan," ujarnya.

Pengecekan ini dilakukan seiring maraknya temuan kemasan minyak goreng Minyakita tidak memenuhi standar takaran yang tertera pada label. Misalnya, kemasan yang seharusnya berisi 1 liter minyak goreng, ternyata hanya berisi sekitar 900 ml. Hal ini dinilai merugikan konsumen dan melanggar ketentuan perlindungan konsumen serta standar perdagangan yang berlaku.

Tim Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan rutin di berbagai titik penjualan di wilayah Kalsel untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang merugikan masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk melaporkan jika menemukan praktik penjualan minyak goreng yang tidak sesuai aturan melalui saluran pengaduan yang telah disediakan atau langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk membeli minyak goreng merek Minyakita di distributor pertama atau distributor kedua karena sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah, baik harga eceran tertinggi (HET) seharga Rp.15.700,- maupun juga takaran/ukuran nya yang pas 1 liter.

Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng di Kalsel dapat terjaga, sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

Pengecekan kali ini dilakukan oleh AKP Hotman Mangasi Purba, didampingi AKP Eko Supardianto, S.H., M.M., Brigadir Willy P. Lumban Toruan, S.H., M.M., ⁠Brigadir Muhammad Sajali, S.H., ⁠Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., dan Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M.


Tanah Laut – Dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas serta menjaga kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah selama bulan suci Ramadhan, Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut melaksanakan patroli pengamanan ibadah Sholat Subuh di Masjid Husnul Khotimah, Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (24/3).

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bati-Bati, AKP Winarto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan.

“Patroli pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif, serta mencegah adanya gangguan keamanan yang dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah,” ujar Kapolsek Bati-Bati.

Selain pengamanan di tempat ibadah, petugas juga melakukan patroli di sekitar lingkungan masjid guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti pencurian kendaraan atau aksi kriminalitas lainnya. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian.

Polsek Bati-Bati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Dengan adanya patroli pengamanan ini, diharapkan ibadah di bulan Ramadhan dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan aman.


Tanah Laut – Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut rutin menggelar patroli di daerah rawan balap liar. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat, khususnya saat menjelang sahur dan setelah shalat tarawih.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli ini dilakukan secara intensif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik yang sering dijadikan ajang balap liar. Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkas Kapolres.

Patroli ini tidak hanya dilakukan di jalan utama, tetapi juga di jalur-jalur alternatif yang kerap digunakan oleh pelaku balap liar. Selain itu, Sat Lantas Polres Tanah Laut juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan edukasi kepada para remaja mengenai bahaya balap liar dan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan lebih nyaman dan aman tanpa gangguan dari aksi balap liar. Polres Tanah Laut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang tertib dan kondusif selama bulan suci ini.

Sabtu, 22 Maret 2025



Medan. Kapolri Jenderal Polsi Drs. Listyo Sigit Prabowo melaksanakan Safari Ramadan ke Masjid Raya Al Mashun Medan, Sabtu (22/3/25). Kunjungan Kapolri turut didampingi oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, dan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto.


Kedatangan Kapolri bersama rombongan Pejabat Utama Mabes Polri disambut hangat oleh berbagai kalangan, termasuk para Kapolres, Pejabat Utama Polda Sumut, personel TNI, Wali Kota Medan, serta masyarakat yang memadati kawasan Masjid Raya Al Mashun. Jenderal Sigit beserta para pejabat lainnya dipakaikan topi khas Melayu sebelum memasuki masjid sebagai bentuk penghormatan.


Jenderal Sigit dan rombongan kemudian mengikuti tausiah hingga menjelang waktu berbuka puasa. 


Kemudian, Kapolri juga memberikan tali asih kepada 100 anak perwakilan yatim piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Namun, secara keseluruhan terdapat 5.000 paket bantuan yang diberikan Jenderal Sigit.


“Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Raya Al Mashun bersama-sama dengan TNI, Polri, tokoh-tokoh ulama, dan masyarakat. Ini menjadi salah satu kegiatan yang kami harapkan dapat membawa kemanfaatan serta meningkatkan sinergisitas antara TNI, Polri, masyarakat, dan ulama,” ujar Jenderal Sigit.


Ditekankan Kapolri, silaturahmi yang terjalin dengan baik ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pengamanan mudik Ramadan dan Idulfitri. Dengan sinergisitas yang ada, diharapkan seluruh kegiatan bisa berjalan aman, lancar, dan tertib. 


“Selain itu, stabilitas keamanan dan politik tetap terjaga sehingga mampu mendorong terwujudnya program-program pemerintah, baik yang berskala nasional maupun daerah, demi kesejahteraan masyarakat,” jelas Jenderal Sigit.


Sebelum melaksanakan Safari Ramadan, Kapolri juga sempat meninjau Masjid Al Hidayah di Mapolda Sumut serta melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan gedung Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dan Direktorat Narkoba (Dit Narkoba) Polda Sumut. Safari Ramadan ini menunjukkan komitmen Kapolri dalam memperkuat hubungan baik antara TNI, Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. 


Diharapkan, keharmonisan ini dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.



Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar kegiatan buka puasa bersama Bhayangkari dan anak yatim piatu di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut pada Sabtu (22/3). Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momen untuk berbagi berkah di bulan suci Ramadan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., beserta Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari Tanah Laut, Ny. Vega Junaeddy Johnny. Turut hadir pula seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, pengurus Cabang Bhayangkari Tanah Laut, serta anak-anak yatim piatu dari Darul Falah Beramban.


Dalam acara ini, Ustaz Hasanuddin Al Banjari memberikan tausiah yang mengingatkan tentang pentingnya berbagi, kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan di bulan Ramadan.


Kapolres Tanah Laut dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Tanah Laut kepada sesama, khususnya anak-anak yatim piatu. “Semoga kegiatan ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua, serta semakin mempererat silaturahmi antara keluarga besar Polres Tanah Laut dengan masyarakat,” ujarnya.


Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, di mana seluruh peserta menikmati hidangan yang telah disediakan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini.

Jumat, 21 Maret 2025



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman di Masjid Agung Syuhada, Pelaihari, pada Jumat (21/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadhan. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Forkopimda Tanah Laut, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memadati masjid.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny menyampaikan bahwa kehadiran Polres Tanah Laut dalam acara ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam mendukung kegiatan keagamaan dan menjaga keamanan selama bulan Ramadhan.

“Polri selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Kami juga siap memastikan keamanan dan kenyamanan selama bulan Ramadhan agar ibadah dapat berjalan dengan khusyuk,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga diisi dengan tausiah keagamaan, buka puasa bersama, serta salat Maghrib berjamaah. Selain itu, diberikan pula bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menjaga kondusivitas dan keharmonisan di Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat, Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Jumat Curhat yang kali ini diwakili oleh Wadir Binmas Polda Kalsel AKBP Rudi Hartono, S.I.K., M.M. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami Al-Fallah Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Jumat (21/3).

Acara ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa Banyu Irang beserta perangkat desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Rudi Hartono menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta saran terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Melalui dialog interaktif ini, diharapkan sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat dapat semakin erat.

"Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keresahan masyarakat, baik terkait masalah keamanan, lalu lintas, maupun isu sosial lainnya. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama mencari solusi terbaik," ujar AKBP Rudi Hartono.

Pada kesempatan ini, masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan, di antaranya mengenai peningkatan patroli keamanan di daerah rawan, penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda, serta penertiban lalu lintas di sekitar area pasar dan sekolah. Pihak kepolisian pun berjanji akan menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

Kegiatan Jumat Curhat ini diakhiri dengan pemberian bingkisan doa bersama serta ramah tamah antara jajaran kepolisian dan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut.

  


Satgas Pangan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan terhadap produk minyak goreng merek Minyakita di Toko Maimunah, Jalan Ir. P. Moch. Noor, Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Sabtu (22/3/2025). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian kemasan, takaran/ukuran, dan harga yang berlaku sesuai dengan ketentuan pemerintah.  

Tim Satgas Pangan yang dipimpin Panit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Kalsel AKP Krismandra NW, S.H. didampingi Iptu Cahya Prasada T, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aipda Ade Putera, S.Sos., M.A.P., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Bripka Glery Ferdinand Hutapea, S.H., M.M. meninjau langsung kemasan minyak goreng Minyakita yang dijual di toko tersebut. 

Pengecekan meliputi berat bersih, label kemasan, serta harga eceran yang diterapkan. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak adanya praktik penimbunan, pengurangan takaran, atau pelanggaran lainnya yang dapat merugikan konsumen.  

AKP Krismandra mengatakan, kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari instruksi Mabes Polri kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel yang dipimpin Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

Beliau menyatakan, pengecekan merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng di pasaran khusunya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. "Kami ingin memastikan bahwa minyak goreng Minyakita yang dijual kepada masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik dari segi takaran maupun harga," ujar AKP Krismandra.  

Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan ke sejumlah titik penjualan lainnya untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku.  

Masyarakat dihimbau yang ingin membeli murah minyak goreng Minyakita bisa langsung ke distributor pertama atau distributor kedua yang menjual dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah seharga Rp.15.700,-.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika menemukan praktik penimbunan, pengurangan takaran, atau penjualan minyak goreng dengan harga di atas ketentuan. Laporan dapat disampaikan ke Satgas Pangan Polda Kalsel atau langsung ke kantor polisi terdekat.

Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng Minyakita di pasaran dapat terjaga, sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

Statistik Pembaca