Kamis, 03 April 2025



Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, memberikan penyampaian terkait pemberitaan yang mengaitkan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 3 Tahun 2025 tentang penerbitan Surat Keterangan Kepolisian (SKK) bagi wartawan asing yang bertugas di Indonesia. Pernyataan yang beredar sebelumnya menyebutkan bahwa SKK menjadi kewajiban bagi jurnalis asing. Hal ini, menurut Irjen Sandi, maka perlu dijelaskan substansi dari Perpol nomor 3 tahun 2025 tersebut.


Irjen Sandi menjelaskan bahwa Perpol No. 3 Tahun 2025 diterbitkan sebagai tindak lanjut dari revisi Undang-Undang Keimigrasian No. 63 Tahun 2024. "Perpol ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada Warga Negara Asing (WNA), termasuk para jurnalis asing yang sedang bertugas di seluruh Indonesia, misalnya di wilayah-wilayah rawan konflik," ujar Irjen Sandi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/4/2025). 


Irjen Sandi juga mengungkapkan bahwa Perpol ini dibuat dengan berlandaskan upaya preemptif dan preventif dari kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap WNA. Hal ini dilakukan dengan koordinasi bersama instansi terkait, sebagaimana tertuang dalam Pasal 3 Huruf a, yang bertujuan untuk "mencegah dan menanggulangi ancaman terhadap keamanan dan keselamatan orang asing."


Terkait dengan pemberitaan yang menyebutkan bahwa penerbitan SKK itu wajib bagi wartawan asing, Irjen Sandi menegaskan bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan isi Perpol. "Perlu diluruskan bahwa dalam Pasal 8 (1) disebutkan, penerbitan Surat Keterangan Kepolisian (SKK) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 (1) huruf b *diterbitkan berdasarkan permintaan penjamin*," jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa jika tidak ada permintaan dari penjamin, SKK tidak bisa diterbitkan. "SKK tidak bersifat wajib bagi jurnalis asing. Tanpa SKK, jurnalis asing tetap bisa melaksanakan tugas di Indonesia selama tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Irjen Sandi. Dengan demikian, pemberitaan yang menggunakan kata "wajib" dalam konteks ini, menurutnya, sangat tidak tepat, karena dalam Perpol tersebut tidak ada ketentuan yang menyatakan SKK itu bersifat wajib. SKK diterbitkan hanya jika ada permintaan dari penjamin.


Sebagai contoh, Irjen Sandi menjelaskan bahwa jika seorang jurnalis asing akan melakukan kegiatan di wilayah yang rawan konflik, penjamin dapat mengajukan permintaan SKK kepada Polri dan juga meminta perlindungan karena bertugas di wilayah yang rawan konflik. "Jadi, yang berhubungan langsung dengan Polri dalam penerbitan SKK ini adalah pihak penjamin, *bukan WNA atau jurnalis asingnya*," tegasnya.


Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada publik, terutama kalangan jurnalis asing yang akan bertugas di Indonesia, terkait prosedur dan regulasi yang berlaku dalam rangka menjaga keselamatan dan kelancaran tugas jurnalistik mereka.



LAMPUNG – Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran turun langsung menyapa pemudik yang menggunakan sepeda motor di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (3/4/2025). 


Kehadirannya bertujuan memastikan arus balik Lebaran berjalan lancar dan aman bagi masyarakat yang kembali ke Pulau Jawa.


Dalam kesempatan itu, Komjen Pol Fadil Imran berdialog dengan sejumlah pemudik yang tengah menunggu giliran naik kapal. 


Didampingi Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dan perwakilan instansi terkait, ia juga membagikan makanan ringan kepada para pemudik sebagai bentuk perhatian Polri terhadap mereka yang melakukan perjalanan jauh.


“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pemudik, khususnya yang menggunakan sepeda motor, dapat sampai di tujuan dengan selamat. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama,” ujar Komjen Pol Fadil Imran.


Ia mengimbau para pemudik agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara menuju kota asal masing-masing. 


Polri bersama instansi terkait telah menyiagakan ribuan petugas di sepanjang jalur yang dilalui pemudik guna memastikan kelancaran arus balik.


“Jangan memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan jika kondisi tubuh tidak fit. Gunakan rest area atau posko-posko yang telah disediakan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” tegasnya.


Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu di jalan guna menghindari potensi kecelakaan. 


“Kami juga mengimbau pemudik untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan,” tambahnya.


Kabaharkam juga mengapresiasi kerja sama antara Polri, TNI, serta instansi lainnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus balik. 


“Kami terus bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar perjalanan mudik dan arus balik dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” katanya.


Dengan kehadiran langsung dari jajaran kepolisian di lapangan, diharapkan masyarakat lebih merasa aman dan nyaman dalam perjalanan mereka kembali ke kampung halaman.

Rabu, 02 April 2025



Serang, Banten – Seorang pemudik asal Serang, Banten, Indra Saputra, menyampaikan apresiasinya terhadap kelancaran perjalanan mudik tahun ini. Menurutnya, keterlibatan lintas sektoral oleh pemerintah dalam pengelolaan arus mudik terbukti efektif, sehingga perjalanan para pemudik berjalan dengan lancar. Selain itu, kebijakan pemerataan tarif transportasi juga mendapat sambutan positif.


Dalam penyampaiannya Indra mengapresiasi kinerja Polri yang telah bekerja optimal dalam pengamanan arus mudik “ pengamanan yang optimal telah dilakukan tidak hanya di pelabuhan saja melainkan di daerah dalam mengakses jalur yang telah disiapkan “ Ujar Indra.


Lebih lanjut, ia mengapresiasi keberadaan posko pengamanan yang sigap dalam memberikan arahan bagi para pemudik serta mengatur mobil-mobil agar menuju ke tujuan masing-masing dengan lebih tertib. “ Sejalan dengan tagline Polri, "Polri untuk Masyarakat," di mana Polri diharapkan dapat menjadi pengayom sejati bagi rakyat “ Imbuh Indra


Indra menegaskan bahwa Polri merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri, sehingga peran aktifnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran mudik sangatlah penting.



Tanah Laut, 2 April 2025 – Pada hari Rabu, 2 April 2025, pukul 09.00 WITA hingga selesai, telah dilaksanakan kegiatan Dir Lantas Polda Kalsel beserta rombongan dalam rangka monitoring tempat wisata Pantai Takisung dan Pantai Batakan di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2025, yang bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keamanan masyarakat selama periode libur Lebaran.


Kegiatan ini diikuti oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., beserta jajaran. Selama monitoring, tim melakukan pengecekan terhadap situasi lalu lintas di sekitar kawasan wisata, kesiapan personel dalam mengatur arus kendaraan, serta langkah-langkah pengamanan guna mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.


Selain itu, dilakukan koordinasi dengan pihak pengelola wisata dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas, termasuk himbauan kepada para pengunjung untuk mematuhi aturan berkendara serta menjaga ketertiban di area wisata.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman, serta meminimalisir potensi gangguan yang dapat terjadi akibat lonjakan pengunjung di tempat wisata.

Selasa, 01 April 2025



Arus Mudik berlangsung lancar sejumlah pemudik mengapresiasi Polri dalam pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2025.


Salah satu pemudik Raju yang melakukan perjalan dari Lampung menuju Malang "Alhamdulillah pengamanan yang dilakukan Polri aman cukup terkendali, harapan kedepannya lebih teratur dan baik lagi," terang Raju.


Hal senada juga disampaikan oleh Anton pemudik asal Surabaya yang hendak ke Lampung melalui Pelabuhan Merak, Banten, ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas kinerja pemerintah dan kepolisian dalam mengamankan arus mudik Lebaran tahun ini.


"Kami pemudik asal Surabaya menuji Lampung saat ini berada di Merak, Banten, Terima kasih lepada pemerintah, kepolisian pemerintah daerah dan seleruh jajaran yang sudah bekerja keras membantu dan mengamankan mudik kami sehingga berjalan lancar," ungkap Anton.


Dengan berbagai upaya Polri  memastikan arus mudik 2025 berjalan aman dan nyaman salah satunya dengan rekayasa lalu lintas yang diterapkan sehingga pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat.

Minggu, 30 Maret 2025


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Tanah Laut Kompol Andri Hutagalung, S.Ab.,M.A.P. dan Kasat Reskrim Polres Tanah Laut  AKP Arief Sukmo Wibowo, S.I.K.,M.H., menggelar konferensi pers pada Senin (31/03) terkait kasus penembakan yang terjadi di Jalan Raya Takisung, dekat Kantor Desa Benua Lawas, RT 10 RW 02, Desa Benua Lawas, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Insiden tragis ini terjadi pada Minggu, 30 Maret 2025, sekitar pukul 13.30 Wita, yang mengakibatkan satu korban meninggal Dunia.

Dalam keterangannya, Kapolres Tanah Laut menjelaskan bahwa tersangka bernama Suyatno melakukan penembakan terhadap korban Saiful Anwar menggunakan senjata api rakitan. Tembakan tersebut mengenai bagian rusuk kanan korban, tepat di bawah ketiak, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia di dalam perjalanan ke RS. H. Boejasin Tanah Laut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula ketika tersangka Suyatno bersama anaknya, Muhammad Jainal Abidin, datang ke Desa Benua Lawas untuk mencari istrinya, Risnawati. Istri tersangka diduga pergi bersama korban, Saiful Anwar. Saat itu, tersangka melaporkan perihal kepergian istrinya kepada Kepala Desa Benua Lawas.

Kepala Desa meminta tersangka menunggu di Kantor Desa, sementara ia pergi untuk menjemput Risnawati. Setelah sekitar lima menit, Kepala Desa tiba bersama istri tersangka. Tak lama kemudian, korban Saiful Anwar datang ke lokasi. Melihat kehadiran tersangka, korban langsung menjatuhkan sepeda motornya dan mencoba melarikan diri ke arah belakang Kantor Desa.

Tersangka yang telah menyiapkan senjata api rakitan dari rumah segera mengejar korban. Saat korban berlari, ia terhenti setelah bertemu dengan anak tersangka, Muhammad Jainal Abidin. Dalam situasi tersebut, dari jarak sekitar 8 meter, tersangka menembakkan senjata api rakitan ke arah korban, yang membuatnya roboh di tempat.

Setelah insiden tersebut, tersangka Suyatno ditangkap sekitar pukul 13.40 Wita, hanya beberapa menit setelah kejadian, di depan Kantor Desa Benua Lawas oleh anggota Polsek Takisung. Tersangka tidak melakukan perlawanan saat ditangkap dan langsung dibawa ke Polres Tanah Laut untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

1 buah senjata api rakitan

34 bungkus korek api kayu

1 buah buku nikah

5 buah potongan bahan proyektil timah yang belum dipakai

1 kotak peluru senapan angin

Sabut kelapa

Pipa untuk memasukkan bubuk mesiu

1 buah kawat untuk memadatkan mesiu

Pecahan proyektil yang ditemukan di tubuh korban


Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif dari penembakan ini adalah rasa sakit hati tersangka terhadap korban yang diduga memiliki hubungan asmara dengan istri tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, yaitu Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.



Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, melaksanakan Apel Persiapan Pengamanan Malam Idul Fitri 1446 H pada Minggu (30/03). Apel tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tanah Laut, Kompol Yuda Kumoro Pardede, S.H., M.H., dan dihadiri oleh pejabat utama serta seluruh personel Polres Tanah Laut.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, melalui Kabag Ops menyampaikan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam mengamankan perayaan malam Idul Fitri agar berjalan aman dan kondusif. Ia juga menekankan kepada seluruh anggota untuk tetap mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan malam takbiran. Hindari penggunaan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," ujar Kompol Yuda Kumoro Pardede.

Selain itu, kehadiran petugas di lapangan juga memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan tradisi malam takbiran. Patroli rutin, pengawasan di titik-titik rawan, serta sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan instansi terkait, menjadi langkah strategis dalam menciptakan kondisi yang terkendali.

Dengan adanya apel persiapan ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Tanah Laut dapat menjalankan tugas dengan optimal demi menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri.



Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.Ab., M.A.P., menghadiri Kegiatan Festival Gema Takbir 1446 H/2025 M yang berlangsung di Depan Gedung Balairung, Jl. Pancasila, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Minggu (30/3).

Festival Gema Takbir ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang menandai pelepasan peserta festival dengan mengibarkan bendera start. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kelompok peserta yang menyemarakkan suasana malam takbiran dengan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Laut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanah Laut, para alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kabupaten Tanah Laut. Selain itu, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tanah Laut serta peserta festival juga turut memeriahkan acara ini.

Festival Gema Takbir menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Tanah Laut. Kegiatan ini juga merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh suka cita.

Di penghujung acara, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyerahkan hadiah kepada para pemenang festival sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas peserta dalam menyemarakkan malam takbiran tahun ini.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Gema Takbir 1446 H, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang guna menjaga tradisi keagamaan dan kebersamaan di Kabupaten Tanah Laut.

Statistik Pembaca