Rabu, 07 Oktober 2026

TANAH LAUT — Personel Polsek Takisung melaksanakan kegiatan patroli dan pemantauan keamanan di lokasi pasar malam yang berlangsung di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (7/10/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WITA hingga selesai dengan menyasar kawasan pasar malam yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang sedang beraktivitas.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi di sekitar area pasar malam, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di lokasi.

Kehadiran personel kepolisian di tengah keramaian masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat.

Polsek Takisung menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Takisung.


TANAH LAUT — Suasana belajar berbeda dirasakan para peserta didik UPTD N 1 Jorong saat mengikuti kegiatan outing class dengan mengunjungi Mako Polsek Jorong, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik kelas VIII dan IX sebagai bagian dari proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung di luar lingkungan sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan lingkungan Mako Polsek Jorong, termasuk deskripsi serta slogan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian. Pengenalan lingkungan secara langsung disampaikan oleh Kanit Binmas Polsek Jorong, yang memberikan penjelasan kepada para peserta didik dengan bahasa yang mudah dipahami.

Para siswa tampak antusias, gembira, dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Melalui kunjungan ini, peserta didik diharapkan dapat mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian serta memahami peran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pembinaan kepada masyarakat.

Kegiatan outing class tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan belajar tersebut merupakan bentuk dukungan Polsek Jorong terhadap proses pendidikan sekaligus upaya mengenalkan lingkungan kepolisian kepada generasi muda.

“Kami menyambut baik kegiatan kunjungan belajar dari UPTD N 1 Jorong. Melalui kegiatan outing class ini, para siswa dapat mengenal lebih dekat lingkungan Polsek Jorong, tugas dan fungsi kepolisian, serta memahami bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan dan pembinaan kepada masyarakat.”

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk membangun komunikasi dan kedekatan antara kepolisian dengan para pelajar.

“Kami berharap kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para siswa. Generasi muda merupakan bagian penting dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik, sehingga perlu kita bina bersama agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter dan memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan.”


TANAH LAUT — Polres Tanah Laut menggelar press conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus periode 23 Juli hingga 28 September 2026. Kegiatan berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M.,  didampingi Kasat Resnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., dan Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md., serta dihadiri sejumlah awak media.

Dalam periode tersebut, jajaran Polres Tanah Laut berhasil mengungkap 19 kasus narkotika, dengan rincian satu kasus pada Juli, 10 kasus pada Agustus, dan delapan kasus pada September 2026.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan 21 tersangka, terdiri dari 19 laki-laki dan dua perempuan. Barang bukti yang disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 359,47 gram serta ekstasi sebanyak 20 butir dengan berat 7,74 gram.

Selain narkotika, turut diamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp5.650.000 dan lima unit sepeda motor.

Dari keseluruhan barang bukti narkotika, sebanyak 345,19 gram sabu dimusnahkan. Sebagian barang bukti sebelumnya telah disisihkan untuk keperluan uji sampel di laboratorium forensik dan pembuktian di persidangan.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan perhitungan, barang bukti narkotika yang berhasil diamankan dengan total sekitar 367,21 gram tersebut diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan terhadap sekitar 9.180 orang, dengan asumsi pemakaian 0,20 gram untuk setiap lima orang, 

“Sementara itu, jika dikonversikan berdasarkan nilai ekonominya, narkotika jenis sabu tersebut diperkirakan mencapai Rp459 juta.” 

Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut untuk bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Narkotika bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda, merusak keluarga, serta menimbulkan berbagai persoalan sosial dan tindak pidana lainnya.”

Wakapolres mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak-anak, sementara masyarakat diharapkan tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungannya. Informasi dari masyarakat sangat penting bagi kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.”

Ia juga menegaskan bahwa Polres Tanah Laut akan terus melakukan upaya pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum terhadap pelaku peredaran narkotika.

“Mari bersama-sama kita jaga keluarga, lingkungan, dan generasi muda Kabupaten Tanah Laut agar terbebas dari narkotika. Katakan tidak pada narkoba dan jangan pernah mencoba.”

Selasa, 06 Oktober 2026


TANAH LAUT – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja Tim Supervisi Biro SDM Polda Kalimantan Selatan dalam rangka pelaksanaan supervisi bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Kegiatan berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabagbinkar Ro SDM Polda Kalsel AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., selaku ketua tim supervisi. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama jajaran pejabat utama Polres Tanah Laut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Tim Supervisi Biro SDM Polda Kalsel. Menurutnya, kegiatan supervisi merupakan bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan pengelolaan bidang SDM di tingkat kewilayahan berjalan sesuai ketentuan.

Kapolres juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus memberikan masukan bagi Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia, baik dari aspek administrasi maupun pelaksanaan program pembinaan personel.

Sementara itu, Ketua Tim Supervisi AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan supervisi dilaksanakan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Biro SDM Polda Kalsel terhadap pelaksanaan tugas bidang SDM di jajaran.

Supervisi tersebut juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program dan administrasi bidang SDM telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi satuan kewilayahan untuk selanjutnya dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan.

Dalam pelaksanaannya, Tim Supervisi Biro SDM Polda Kalsel melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap sejumlah aspek administrasi serta pelaksanaan program bidang SDM di Polres Tanah Laut.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan komunikatif. Melalui supervisi tersebut diharapkan pengelolaan SDM di Polres Tanah Laut semakin optimal, profesional, transparan, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalimantan Selatan bersama tim gabungan lintas daerah berhasil mengidentifikasi 69 jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin. Data terbaru tersebut disampaikan secara resmi dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (6/10/2026). 

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Kalsel didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolsek Banjarmasin Timur, Basarnas, PT. Jasa Raharja, Jasa Raharja Putera, dan Pihak Kapal Virgo Transport 8.

Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Much. Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS, menyampaikan Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim DVI Dokkes Polda Kalsel dengan dukungan Tim DVI Polda Jatim, Polda Jabar, Pusdokkes Polri, Tim Ident Polda Kalsel, serta Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Kalsel. Tim mencocokkan data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM) menggunakan berbagai metode, seperti analisis tes DNA, pemeriksaan gigi, rekaman sidik jari, ciri medis khusus, hingga properti pribadi korban.

Secara keseluruhan, RS Bhayangkara Banjarmasin telah menerima total 82 kantong jenazah sejak penerimaan pertama pada 14 September 2026 hingga kantong jenazah terakhir pada 5 Oktober 2026. Dengan teridentifikasinya 69 korban per hari ini, tersisa 13 jenazah yang masih dalam proses pencocokan data medis oleh tim ahli.

Pada pengumuman pemutakhiran data per Selasa (6/10/2026), terdapat enam jenazah tambahan yang berhasil diidentifikasi:

- Edi Setiyono (59 tahun), asal Batang, Jawa Tengah.

- Windianto (41 tahun), asal Banyumas, Jawa Tengah.

- Rahmat Dani (31 tahun), asal Tangerang, Banten.

- Suroso (40 tahun), asal Pamekasan, Jawa Timur.

- Soni Marta Andika (41 tahun), asal Banyuwangi, Jawa Timur.

- Sri Wahyono (53 tahun), asal Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pihak DVI Polda Kalsel terus memohon dukungan serta kerja sama dari semua pihak dan keluarga korban untuk membantu kelancaran proses identifikasi sisa jenazah yang belum teridentifikasi.

Tanah Laut – Personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melakukan pengecekan pembangunan gudang pengeringan jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan fasilitas yang disiapkan guna mendukung pengelolaan hasil panen jagung petani. Rabu (7/10).

Pengecekan mencakup kondisi pembangunan serta kesiapan fasilitas yang nantinya diharapkan dapat membantu proses penanganan jagung setelah panen. Keberadaan gudang pengering dinilai penting dalam mendukung proses pengurangan kadar air sehingga hasil panen lebih siap untuk dipasarkan.

Personel juga berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai perkembangan pembangunan dan kebutuhan di lapangan. Pemantauan ini menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Bati-Bati.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pembangunan fasilitas pengeringan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung petani setelah masa panen.

“Kami melakukan pengecekan untuk mengetahui perkembangan pembangunan gudang pengeringan jagung. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu petani dalam penanganan hasil panen sehingga kualitas jagung dapat lebih terjaga sebelum dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi dengan masyarakat maupun pihak terkait untuk mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya petani jagung, mengenai acuan nilai jual hasil panen. Rabu (7/10).

Dalam sosialisasi, personel menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi digunakan untuk melihat penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini menjadi salah satu referensi bagi petani untuk memahami dasar penghitungan harga dan memperkirakan nilai hasil panen sebelum dipasarkan.

Dialog bersama warga juga dimanfaatkan untuk menggali perkembangan pertanian di Desa Sabuhur serta mengetahui berbagai kendala yang dihadapi petani. Pendekatan langsung tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi penting agar petani memiliki informasi yang cukup ketika menjual hasil panennya.

“Petani perlu mengetahui dasar penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan memahami Tabel Rafaksi, masyarakat memiliki acuan untuk memperkirakan nilai hasil panen dan lebih memahami proses transaksi,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap petani, kelancaran sektor pertanian, dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 05 Oktober 2026


Tanah Laut - Semangat kebersamaan dan sinergitas TNI-Polri kembali terlihat di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 Tahun 2026, Polsek jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan kunjungan dan memberikan ucapan selamat kepada para Komandan Koramil dan Posramil jajaran Kodim 1009/Tanah Laut, Senin (5/10).

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus ungkapan rasa kekeluargaan, jajaran Polsek turut menyerahkan nasi tumpeng kepada masing-masing Komandan Koramil dan Posramil di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud penghormatan dan apresiasi Polri kepada TNI yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Penyerahan nasi tumpeng berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Personel Polsek jajaran Polres Tanah Laut disambut hangat oleh para Komandan Koramil, Danposramil serta personel jajaran Kodim 1009/Tanah Laut.

Momentum sederhana tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang semakin solid antara personel Polri dan TNI di tingkat kewilayahan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa peringatan HUT TNI ke-81 menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

“Selamat HUT TNI ke-81. Semoga TNI semakin kuat, profesional dan semakin dicintai masyarakat. Sinergitas dan soliditas TNI-Polri akan terus kita jaga, khususnya dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Menurutnya, kedekatan antara personel TNI dan Polri hingga tingkat kewilayahan merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan sosial di tengah masyarakat.

Kerja sama yang baik antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa selama ini juga menjadi salah satu bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dalam menjaga situasi kamtibmas, menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat serta mendukung program pemerintah di wilayah.

Selain sebagai bentuk ucapan selamat, penyerahan nasi tumpeng juga menjadi simbol bahwa TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui momentum HUT TNI ke-81 ini, Polres Tanah Laut bersama Kodim 1009/Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dengan sinergitas yang semakin erat, diharapkan tercipta situasi Kabupaten Tanah Laut yang semakin aman, damai, kondusif dan harmonis, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.

Statistik Pembaca