Rabu, 07 Oktober 2026

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut memantau distribusi pupuk untuk mendukung budidaya jagung di Desa Damit, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Pemantauan dilakukan Kanit Binmas Polsek Batu Ampar Aiptu Agus Rahmadani sebagai bagian dari pendampingan kepolisian terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kamis (8/10),

Dalam kegiatan tersebut, personel memantau proses penyaluran sekaligus berkomunikasi dengan petani mengenai kebutuhan pupuk untuk tanaman jagung. Pengawasan dilakukan agar distribusi berlangsung tertib dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan kegiatan pertanian.

Selain memastikan proses berjalan lancar, kehadiran personel juga menjadi sarana untuk menyerap informasi dari petani terkait kondisi budidaya jagung di wilayah Damit. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung produktivitas pertanian.

Kapolsek Batu Ampar Ipda Eko Riyanto mengatakan, pemantauan distribusi pupuk merupakan bagian dari perhatian kepolisian terhadap kelancaran kegiatan petani.

“Pupuk merupakan salah satu kebutuhan penting dalam budidaya jagung. Kami melakukan pemantauan agar proses distribusinya berjalan tertib dan dapat mendukung kebutuhan petani di lapangan,” ujar Ipda Eko Riyanto.

Polsek Batu Ampar akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi dengan petani maupun pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Kapolsek Bati-Bati Polres Tanah Laut AKP Muhammad Afianor mendampingi tim Primkopol Polda Kalsel melakukan pengecekan lahan pertanian jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan kesiapan lahan yang akan dimanfaatkan untuk budidaya jagung. Kamis (8/10).

Dari total lahan seluas 15 hektare yang menjadi lokasi pengecekan, sekitar 5 hektare telah mulai dilakukan pengolahan tanah. Tahapan tersebut menjadi bagian awal persiapan lahan sebelum memasuki proses penanaman jagung.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolsek bersama tim melihat kondisi lahan sekaligus membahas perkembangan pengolahan tanah. Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses persiapan lahan berjalan sesuai kondisi di lapangan.

AKP Muhammad Afianor mengatakan, pengecekan bersama Primkopol Polda Kalsel merupakan bagian dari upaya memantau kesiapan lahan sekaligus mendukung pengembangan pertanian jagung di wilayah Bati-Bati.

“Dari 15 hektare lahan yang kami cek, sekitar 5 hektare sudah mulai dilakukan pengolahan tanah. Kami akan terus memantau perkembangannya dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar persiapan lahan dapat berjalan dengan baik,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati berkomitmen mendukung kegiatan pertanian masyarakat melalui pemantauan dan pendampingan di lapangan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


TANAH LAUT — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Kabut Asap sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, dengan menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Tanah Laut, khususnya di Jalan A. Yani Desa Pandahan dan Jalan A. Yani Desa Gunung Raja.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan pengaturan dan patroli lalu lintas. Kehadiran personel di tengah masyarakat dilakukan guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar, sekaligus memberikan pelayanan serta rasa aman kepada para pengguna jalan.

Selain melakukan pengaturan, personel juga melaksanakan patroli di kawasan yang dianggap rawan terdampak kabut asap maupun hotspot kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berkurangnya jarak pandang pengguna jalan yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Patroli kabut asap juga menjadi bagian dari upaya preventif Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam menjaga situasi lalu lintas tetap kondusif di tengah potensi gangguan akibat Karhutla.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, sekaligus memastikan Kamseltibcar Lantas tetap terjaga di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

TANAH LAUT — Personel Polsek Takisung melaksanakan kegiatan patroli dan pemantauan keamanan di lokasi pasar malam yang berlangsung di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (7/10/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WITA hingga selesai dengan menyasar kawasan pasar malam yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang sedang beraktivitas.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi di sekitar area pasar malam, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di lokasi.

Kehadiran personel kepolisian di tengah keramaian masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat.

Polsek Takisung menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Takisung.


TANAH LAUT — Suasana belajar berbeda dirasakan para peserta didik UPTD N 1 Jorong saat mengikuti kegiatan outing class dengan mengunjungi Mako Polsek Jorong, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik kelas VIII dan IX sebagai bagian dari proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung di luar lingkungan sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan lingkungan Mako Polsek Jorong, termasuk deskripsi serta slogan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian. Pengenalan lingkungan secara langsung disampaikan oleh Kanit Binmas Polsek Jorong, yang memberikan penjelasan kepada para peserta didik dengan bahasa yang mudah dipahami.

Para siswa tampak antusias, gembira, dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Melalui kunjungan ini, peserta didik diharapkan dapat mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian serta memahami peran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pembinaan kepada masyarakat.

Kegiatan outing class tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan belajar tersebut merupakan bentuk dukungan Polsek Jorong terhadap proses pendidikan sekaligus upaya mengenalkan lingkungan kepolisian kepada generasi muda.

“Kami menyambut baik kegiatan kunjungan belajar dari UPTD N 1 Jorong. Melalui kegiatan outing class ini, para siswa dapat mengenal lebih dekat lingkungan Polsek Jorong, tugas dan fungsi kepolisian, serta memahami bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan dan pembinaan kepada masyarakat.”

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk membangun komunikasi dan kedekatan antara kepolisian dengan para pelajar.

“Kami berharap kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para siswa. Generasi muda merupakan bagian penting dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik, sehingga perlu kita bina bersama agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter dan memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan.”


TANAH LAUT — Polres Tanah Laut menggelar press conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus periode 23 Juli hingga 28 September 2026. Kegiatan berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M.,  didampingi Kasat Resnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., dan Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md., serta dihadiri sejumlah awak media.

Dalam periode tersebut, jajaran Polres Tanah Laut berhasil mengungkap 19 kasus narkotika, dengan rincian satu kasus pada Juli, 10 kasus pada Agustus, dan delapan kasus pada September 2026.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan 21 tersangka, terdiri dari 19 laki-laki dan dua perempuan. Barang bukti yang disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 359,47 gram serta ekstasi sebanyak 20 butir dengan berat 7,74 gram.

Selain narkotika, turut diamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp5.650.000 dan lima unit sepeda motor.

Dari keseluruhan barang bukti narkotika, sebanyak 345,19 gram sabu dimusnahkan. Sebagian barang bukti sebelumnya telah disisihkan untuk keperluan uji sampel di laboratorium forensik dan pembuktian di persidangan.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan perhitungan, barang bukti narkotika yang berhasil diamankan dengan total sekitar 367,21 gram tersebut diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan terhadap sekitar 9.180 orang, dengan asumsi pemakaian 0,20 gram untuk setiap lima orang, 

“Sementara itu, jika dikonversikan berdasarkan nilai ekonominya, narkotika jenis sabu tersebut diperkirakan mencapai Rp459 juta.” 

Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut untuk bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Narkotika bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda, merusak keluarga, serta menimbulkan berbagai persoalan sosial dan tindak pidana lainnya.”

Wakapolres mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak-anak, sementara masyarakat diharapkan tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungannya. Informasi dari masyarakat sangat penting bagi kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.”

Ia juga menegaskan bahwa Polres Tanah Laut akan terus melakukan upaya pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum terhadap pelaku peredaran narkotika.

“Mari bersama-sama kita jaga keluarga, lingkungan, dan generasi muda Kabupaten Tanah Laut agar terbebas dari narkotika. Katakan tidak pada narkoba dan jangan pernah mencoba.”

Selasa, 06 Oktober 2026


TANAH LAUT – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja Tim Supervisi Biro SDM Polda Kalimantan Selatan dalam rangka pelaksanaan supervisi bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Kegiatan berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabagbinkar Ro SDM Polda Kalsel AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., selaku ketua tim supervisi. Kedatangan tim disambut langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama jajaran pejabat utama Polres Tanah Laut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Tim Supervisi Biro SDM Polda Kalsel. Menurutnya, kegiatan supervisi merupakan bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan pengelolaan bidang SDM di tingkat kewilayahan berjalan sesuai ketentuan.

Kapolres juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus memberikan masukan bagi Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia, baik dari aspek administrasi maupun pelaksanaan program pembinaan personel.

Sementara itu, Ketua Tim Supervisi AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan supervisi dilaksanakan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Biro SDM Polda Kalsel terhadap pelaksanaan tugas bidang SDM di jajaran.

Supervisi tersebut juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program dan administrasi bidang SDM telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi satuan kewilayahan untuk selanjutnya dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan.

Dalam pelaksanaannya, Tim Supervisi Biro SDM Polda Kalsel melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap sejumlah aspek administrasi serta pelaksanaan program bidang SDM di Polres Tanah Laut.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan komunikatif. Melalui supervisi tersebut diharapkan pengelolaan SDM di Polres Tanah Laut semakin optimal, profesional, transparan, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalimantan Selatan bersama tim gabungan lintas daerah berhasil mengidentifikasi 69 jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin. Data terbaru tersebut disampaikan secara resmi dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (6/10/2026). 

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Kalsel didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolsek Banjarmasin Timur, Basarnas, PT. Jasa Raharja, Jasa Raharja Putera, dan Pihak Kapal Virgo Transport 8.

Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Much. Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS, menyampaikan Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim DVI Dokkes Polda Kalsel dengan dukungan Tim DVI Polda Jatim, Polda Jabar, Pusdokkes Polri, Tim Ident Polda Kalsel, serta Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Kalsel. Tim mencocokkan data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM) menggunakan berbagai metode, seperti analisis tes DNA, pemeriksaan gigi, rekaman sidik jari, ciri medis khusus, hingga properti pribadi korban.

Secara keseluruhan, RS Bhayangkara Banjarmasin telah menerima total 82 kantong jenazah sejak penerimaan pertama pada 14 September 2026 hingga kantong jenazah terakhir pada 5 Oktober 2026. Dengan teridentifikasinya 69 korban per hari ini, tersisa 13 jenazah yang masih dalam proses pencocokan data medis oleh tim ahli.

Pada pengumuman pemutakhiran data per Selasa (6/10/2026), terdapat enam jenazah tambahan yang berhasil diidentifikasi:

- Edi Setiyono (59 tahun), asal Batang, Jawa Tengah.

- Windianto (41 tahun), asal Banyumas, Jawa Tengah.

- Rahmat Dani (31 tahun), asal Tangerang, Banten.

- Suroso (40 tahun), asal Pamekasan, Jawa Timur.

- Soni Marta Andika (41 tahun), asal Banyuwangi, Jawa Timur.

- Sri Wahyono (53 tahun), asal Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pihak DVI Polda Kalsel terus memohon dukungan serta kerja sama dari semua pihak dan keluarga korban untuk membantu kelancaran proses identifikasi sisa jenazah yang belum teridentifikasi.

Statistik Pembaca