Senin, 31 Agustus 2026

Tanah Laut – Informasi mengenai harga hasil pertanian terus diperkenalkan Polsek Jorong Polres Tanah Laut kepada masyarakat. Personel Polsek Jorong menyampaikan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (1/9).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Dengan mengetahui informasi tersebut, warga diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kualitas jagung dan nilai jualnya.

Penyampaian dilakukan secara langsung dan dialogis. Personel Polsek Jorong menjelaskan bahwa pemahaman terhadap kadar air menjadi bagian penting dalam mengetahui indeks harga jagung. Warga juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi sehingga informasi yang diterima tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dipahami dan diterapkan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami berharap warga dapat memahami Tabel Rafaksi dan mengetahui indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi yang jelas, masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik saat hasil pertanian dipasarkan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara personel Polri dan masyarakat.

Polsek Jorong akan terus hadir melalui kegiatan edukasi dan pendampingan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Informasi mengenai harga jagung menjadi salah satu perhatian Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Karang Rejo, Aiptu Mujiono, masyarakat diberikan pemahaman mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Senin (31/08).

Kegiatan tersebut menyasar warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air.

Dalam penyampaiannya, Aiptu Mujiono menjelaskan pentingnya masyarakat memahami kadar air jagung dan kaitannya dengan indeks harga. Informasi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga agar lebih memahami kualitas hasil panen serta mengetahui dasar harga ketika jagung dipasarkan.

Kegiatan berlangsung dengan komunikasi langsung antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi sehingga informasi yang disampaikan dapat dipahami secara lebih mudah.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan edukasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat Desa Karang Rejo dapat memahami Tabel Rafaksi dan indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi yang jelas akan membantu masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik ketika hasil jagung dipasarkan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai informasi yang bermanfaat bagi warga.

Polsek Jorong berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi dan pendampingan, sekaligus mendukung sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Minggu, 30 Agustus 2026


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berinovasi dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jajaran Polda Kalsel melakukan uji coba pemadaman api menggunakan cairan khusus berbahan dasar minyak nabati (Methyl Ester Sulfonate / MES) yang disuntikkan langsung ke dalam tanah lahan gambut.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., pada Minggu (30/8/2026) sore di Guntung Damar, Banjarbaru, menyampaikan bahwa eksperimen ini memanfaatkan kolam bioflok yang diisi dengan cairan hasil pengembangan laboratorium. Metode penyuntikan air dan cairan khusus ini efektif menurunkan suhu tanah serta memadamkan titik api dan asap di bawah permukaan gambut .

Beliau menjelaskan mekanisme pemadaman dan efektivitas dengan menggunakan bahan baku berupa cairan pemadam yang dikembangkan dari bahan dasar minyak nabati (MES) yang diteliti oleh Laboratorium Forensik Polda Kalsel. Metode ini bekerja dengan cara memutus pasokan oksigen pada material mudah terbakar di bawah permukaan tanah gambut.

Bara api yang ada di dalam lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Banjarbaru. Api yang sudah dipadamkan di permukaan masih menyisakan bara panas dan kembali muncul dari dalam tanah. 

Sementara untuk pemadaman permukaan, penggunaan lapisan busa juga diterapkan dengan prinsip serupa. Hasilnya, dalam hitungan detik setelah penyuntikan, suhu area gambut yang membara langsung dingin dan hembusan asap berhasil dihentikan.

Persoalan lainnya adalah jarak sumber air dengan lokasi titik api. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan cara berbeda. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan kemudian menerapkan dua metode untuk membantu mempercepat pemadaman, yakni pipa suntik yang diarahkan ke dalam gambut dan kolam bioflok sebagai penampungan air di dekat lokasi kebakaran.

Pihak Polda Kalsel saat ini sedang melakukan pemetaan wilayah dan perhitungan kebutuhan volume cairan serta air yang diperlukan untuk pemadaman skala luas, khususnya di area rawan seperti kawasan Gunung Damar dan Desa Pengayuan. Evaluasi dan pengembangan lanjutan akan terus dilakukan agar metode ini dapat diterapkan secara optimal di lapangan.


Tanah Laut – Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Panyipatan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 10.20 WITA hingga selesai, dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Panyipatan melakukan pemantauan situasi dan kondisi wilayah serta mengantisipasi potensi munculnya titik api. Patroli juga menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan personel terhadap kondisi lahan di tengah musim kemarau.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun indikasi Karhutla.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bentuk komitmen Polsek Panyipatan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Panyipatan.

Polsek Panyipatan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kebakaran.


Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Senin (31/8/2026).

Kegiatan dilaksanakan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Tanah Laut diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan pengaturan dan patroli lalu lintas. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan patroli kabut asap pada titik-titik yang rawan hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang serta keselamatan pengguna jalan.

Patroli juga bertujuan untuk memantau situasi di sekitar wilayah hukum Polres Tanah Laut serta memastikan kondisi jalan tetap aman bagi para pengguna kendaraan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Aditya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat berkendara apabila melintasi wilayah yang terdampak kabut asap. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan dan tetap memperhatikan kondisi serta jarak pandang di jalan.

Kegiatan patroli kabut asap dan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga Kamseltibcar Lantas di tengah potensi gangguan akibat karhutla.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme serta kualitas pelaksanaan tugas, Senin (31/8/2026).

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk mengawali setiap hari dengan rasa syukur atas segala hal baik yang masih diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Sejatinya tidak ada satu pun yang ada pada diri kita benar-benar milik kita. Pangkat, jabatan, keluarga maupun harta merupakan amanah yang harus kita syukuri dan jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa mensyukuri pekerjaan yang dimiliki. Menurutnya, pekerjaan merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara sehingga harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Terkait agenda kegiatan, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Tanah Laut akan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seluruh personel yang terlibat diminta mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik agar dapat berjalan tertib, lancar dan khidmat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres kembali memberikan penekanan kepada seluruh personel agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol).

 “Jangan sampai ada personel yang terlibat narkoba, pinjol maupun judol. Apabila masih ditemukan, tentunya akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut diharapkan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya karhutla serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan.

Lebih lanjut, Kapolres menginformasikan bahwa Polres Tanah Laut akan kedatangan Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dalam rangka kegiatan terkait pelayanan publik.

Kapolres meminta seluruh satuan fungsi dan personel terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal, baik administrasi, sarana dan prasarana maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita jadikan kedatangan Tim KemenPAN-RB ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan kita. Harapannya, Polres Tanah Laut dapat semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sabtu, 29 Agustus 2026

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus mendorong keterbukaan informasi bagi masyarakat. Personel Polsek Takisung melaksanakan sosialisasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga Desa Sumber Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (30/8).

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini penting agar masyarakat lebih memahami kualitas hasil panen serta faktor yang berkaitan dengan harga jual jagung.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung menyampaikan penjelasan secara langsung kepada warga dan membuka ruang komunikasi. Masyarakat diberikan pemahaman agar mengetahui bahwa kadar air menjadi salah satu informasi penting dalam menentukan nilai jagung saat dipasarkan.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, sosialisasi dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat memahami Tabel Rafaksi dengan baik.

"Kami berharap masyarakat di Desa Sumber Makmur semakin memahami indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi tersebut, masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai kualitas hasil panen dan harga saat dipasarkan," ujar AKP Duki.



Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara personel Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan.

Polsek Takisung akan terus mengoptimalkan kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melakukan pemantauan lahan yang direncanakan untuk pengembangan tanaman jagung di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Dari hasil pengecekan, kondisi lahan masih terkendala pasokan air sehingga belum dapat digarap. Minggu (30/8).

Selain persoalan ketersediaan air, personel juga menemukan beberapa titik api yang membakar area lahan. Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian karena dapat berpotensi meluas, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi relatif kering.

Pemantauan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel juga melakukan pengecekan terhadap area terdampak serta memantau perkembangan situasi agar api tidak meluas ke wilayah sekitar.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan, kondisi lahan yang kering dan terbatasnya pasokan air perlu menjadi perhatian bersama.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Saat kondisi lahan kering dan pasokan air terbatas, api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan. Kami juga terus melakukan pemantauan untuk mencegah potensi karhutla," ujar IPTU Wanda Satriadi.

Ia menambahkan, masyarakat yang melihat adanya titik api di sekitar lahan diminta segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.

Polsek Panyipatan akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah yang berpotensi terjadi karhutla, sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjaga lahan tetap aman dan mendukung persiapan pertanian secara berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca