Selasa, 17 Februari 2026

Tanah Laut – Jajaran Polsek Pelaihari melaksanakan panen raya jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Bersemi atas nama Sdr. Adriansyah yang berlokasi di Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas 7 hektar dengan hasil produksi mencapai kurang lebih 50 ton jagung. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan di wilayah setempat.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat.

“Panen raya ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polri dan kelompok tani. Kami akan terus memberikan pendampingan guna mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar IPTU Benny Wishnu Wardhany.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy SiallaganS.I.K., M.I.K. mengapresiasi keberhasilan panen raya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus kami perkuat demi terciptanya kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi warga,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

Diharapkan panen raya jagung ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Desa Sumber Mulia sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Senin, 16 Februari 2026

Tanah Laut – Polsek Jorong melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan binaan milik Sdr. Nyoman Santre, anggota Kelompok Tani Sumber Rezeki, yang berlokasi di PT. Inhutani  Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Panen jagung tersebut dilaksanakan di lahan seluas 1.5 hektar dengan hasil panen mencapai 8 ton. Jagung hasil panen dibeli oleh pengepul dengan harga Rp 4.000,- per kilogram, selanjutnya disalurkan ke pabrik pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang berlokasi di Kecamatan Bati-Bati.

Kapolsek Pelaihari, IPTU Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

“Polri melalui Polsek Jorong terus berkomitmen mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujar IPTU Rahmad Ramadhani.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung program pemerintah.

“Kami mendukung penuh kegiatan ketahanan pangan di wilayah Tanah Laut. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” tutur AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Melalui kegiatan ini, Polsek Jorong berharap dapat terus mendorong penguatan ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Sabtu, 14 Februari 2026

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui kegiatan panen jagung yang dilaksanakan Polsek Batu Ampar di lahan binaan milik Sdr. Nadiman, yang berlokasi di Desa Gunung Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Panen dilakukan di lahan seluas 4 hektar dengan total hasil produksi mencapai 7 ton jagung. Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada para petani agar dapat meningkatkan hasil produksi. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujar AKP Munadi.

 

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut terus berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional. Polres Tanah Laut melalui seluruh jajaran akan terus bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani guna memastikan program ini berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Gunung Mas serta semakin memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan pemantauan pemupukan lahan dalam rangka persiapan tanam jagung serentak di lahan binaan Polri yang berlokasi di Jalan Raya Takisung RT 07, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Lahan tersebut merupakan milik Kelompok Tani (Poktan) Tunas Muda atas nama M. Safrudin dengan luas sekitar 5 hektar.

Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan tanam jagung, sekaligus sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Personel Polsek Pelaihari turut melakukan koordinasi dengan kelompok tani guna memastikan proses pengolahan lahan berjalan lancar.

Kapolsek Pelaihari Benny Wishnu Wardhany menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya mempererat sinergi dengan masyarakat.

“Kami dari Polsek Pelaihari terus mendukung kegiatan ketahanan pangan dengan melakukan pemantauan dan pendampingan kepada kelompok tani. Harapannya, persiapan tanam jagung ini dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat,” ujar Iptu Benny Wishnu Wardhany.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut Ricky Boy Siallagan menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Sinergi antara kepolisian dan kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan kegiatan tanam jagung serentak di lahan binaan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Jumat, 13 Februari 2026

Tanah Laut - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengecekan lahan persiapan tanam jagung serentak di lahan binaan dengan luas sekitar 2 hektar, yang berlokasi di Desa Panggung Baru Kec. Pelaihari. Jumat (13/02)



Kegiatan pengecekan lahan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan tanam perdana jagung, mulai dari kondisi tanah, sistem pengolahan lahan, hingga kesiapan sarana pendukung pertanian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian Polri terhadap sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

“Polsek Pelaihari terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Pengecekan lahan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tanam sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat maksimal,” ujar Iptu Benny.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut siap bersinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang harus kita dukung bersama. Melalui peran aktif Polsek jajaran, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong produktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap AKBP Ricky Boy Siallagan.

Dengan adanya pengecekan dan pendampingan ini, diharapkan pelaksanaan tanam perdana jagung di lahan binaan Polsek Pelaihari dapat berjalan lancar serta memberikan hasil yang optimal bagi petani dan masyarakat sekitar. 

 


Tanah Laut - Anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sapu bersih sampah laut dan sungai di wilayah pesisir Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (12/02/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan perairan sekaligus upaya menjaga ekosistem laut dan sungai agar tetap bersih dan sehat. Personel Sat Polairud bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengumpulkan sampah yang berada di sepanjang pesisir sungai, mulai dari sampah plastik, kayu, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perairan semakin meningkat, sehingga dapat mencegah pencemaran dan menjaga kelestarian sumber daya alam di wilayah pesisir.

Sat Polairud Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat serta wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut - Personel Polsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Takisung, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan patroli dialogis tersebut dilaksanakan di Desa Benua Lawas, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi masyarakat serta berdialog secara langsung guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menyerap informasi dan aspirasi dari warga terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar.

Melalui patroli dialogis ini, petugas mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kegiatan ini merupakan upaya preventif Polsek Takisung dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan warga guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Takisung AKP Duki menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui patroli dialogis, kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung aspirasi dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak seluruh warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas, sehingga situasi di wilayah Kecamatan Takisung tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kamis, 12 Februari 2026

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan kembali diwujudkan melalui kegiatan panen jagung yang dilaksanakan Polsek Panyipatan di lahan binaan milik Sdr. Prasetyo, yang berlokasi di Desa Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Panen dilakukan di lahan seluas 1 hektar dengan total hasil produksi mencapai 8 ton jagung. Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Panyipatan, IPTU Wanda Satriadi, S.H., M.A., menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada para petani agar dapat meningkatkan hasil produksi. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut terus berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional. Polres Tanah Laut melalui seluruh jajaran akan terus bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani guna memastikan program ini berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.

Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Panyipatan serta semakin memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

  


Tanah Laut – Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Penggelaran Personel Berseragam dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Rabu (11/2) mulai pukul 10.40 Wita hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Patroli Presisi Sat Samapta Polres Tanah Laut sebagai bentuk upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi patroli bersepeda dalam rangka harkamtibmas serta sosialisasi dialogis/sambang kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Selain itu, personel juga melaksanakan patroli di sejumlah titik dan daerah yang dinilai rawan terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menjelaskan bahwa Kegiatan Penggelaran Personel Berseragam dalam rangka KRYD ini merupakan langkah preventif yang terus kami optimalkan guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tanah Laut tetap aman dan kondusif.

Melalui patroli bersepeda dan patroli di daerah rawan, personel tidak hanya hadir untuk mencegah potensi tindak pidana, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui sosialisasi dialogis dan sambang. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Kami berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan patroli secara rutin dan berkesinambungan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.” Ujar AKP Haryadi.

 


Tanah Laut – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut menerima kunjungan silaturahmi dan arahan dari Kasubdit Patroli Dit Polairud Polda Kalimantan Selatan, AKBP Dr. Dani Permata Putra, S.H., S.I.K., M.H., bertempat di Mako Swarangan Sat Polairud Polres Tanah Laut, Rabu (11/2).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi serta memberikan arahan dan penguatan kepada personel Sat Polairud Polres Tanah Laut dalam pelaksanaan tugas di wilayah perairan.

Dalam arahannya, AKBP Dr. Dani Permata Putra menekankan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel dalam melaksanakan patroli perairan, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Selain itu, beliau juga mengingatkan agar seluruh personel selalu menjaga soliditas, disiplin, serta meningkatkan sinergitas dengan instansi terkait dan masyarakat pesisir.

“Kehadiran Polairud di wilayah perairan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Laksanakan patroli secara rutin dan humanis, serta tanggap terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan,” tegasnya.

Sementara itu Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H.  mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan serta arahan yang diberikan oleh Bapak Kasubdit Patroli Dit Polairud Polda Kalsel AKBP Dr. Dani Permata Putra, S.H., S.I.K., M.H. 

“Kegiatan ini menjadi motivasi dan penyemangat bagi seluruh personel Sat Polairud Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kinerja serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas di wilayah perairan.” Ucapnya.

Dia menambahkan arahan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti dengan meningkatkan intensitas patroli, memperkuat sinergitas dengan instansi terkait, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pesisir dan pengguna jasa perairan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut tetap aman, tertib, dan kondusif.” Tutup Iptu Alamsyah Sugiarto.

 


Jakarta, (Rabu,11 Februari 2026) Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh lingkungan Polri sebagai langkah nyata menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja.

 

Atas arahan Kapolri, Polri membentuk Satgas ASRI Polri yang akan menjadi penggerak utama pelaksanaan program ini secara nasional. Satgas ASRI Polri dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja selaku ketua sekaligus dirigen pelaksanaan dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia.

 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan kerja.

 

“Bapak Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2026).

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa langkah Polri ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto pada Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

 

Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

 

“Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegas Irjen Pol. Johnny Isir.

 

Untuk memastikan gerakan ini berjalan efektif, Polri menetapkan petunjuk arahan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran sebagai berikut:

 

1. Setiap personel Polri wajib melaksanakan pembersihan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan, dimulai dari ruang lingkup terkecil.

2. Setiap satuan kerja wajib melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.

3. Secara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.

4. Melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.

 

Kadivhumas Polri juga mendorong para pimpinan di setiap satuan kerja agar aktif menggerakkan seluruh personel untuk terlibat langsung dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.

 

Melalui Gerakan ASRI Polri, diharapkan terbangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

“Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden. Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah,” pungkas Kadivhumas Polri.

 

Informasi ini harus segera diketahui masyarakat sebagai wujud komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan serta kepentingan publik.

Rabu, 11 Februari 2026

 

Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tanah Laut melaksanakan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) dengan sasaran pemeriksaan terhadap Personil Polsek Tambang Ulang dan Personil Polsek Kurau Polres Tanah Laut, Rabu (11/02/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mako Polsek Tambang Ulang dan Mako Polsek Kurau Polres Tanah Laut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Tanah Laut, AKP Suriani.


 

Ops Gaktibplin ini menyasar pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan personel, kerapian sikap tampang, serta kelayakan penggunaan senjata api dinas. Selain itu, Propam juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam (ponsel) milik personel guna mencegah serta meminimalisir potensi penyalahgunaan aplikasi judi online di lingkungan Polres Tanah Laut.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Propam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan humanis, memastikan setiap anggota mematuhi aturan kedinasan yang berlaku. Pemeriksaan administrasi meliputi identitas diri, surat izin mengemudi, kartu anggota, serta kelengkapan dokumen pendukung lainnya. Sementara itu, pemeriksaan sikap tampang difokuskan pada kerapian seragam, potongan rambut, dan penampilan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan institusi Polri.

 

Untuk pemeriksaan senjata api dinas, Propam memastikan senjata yang digunakan personel dalam kondisi layak pakai, tersimpan dengan aman, serta dilengkapi surat izin dan administrasi yang sah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan senjata api serta untuk menjamin keselamatan personel dan masyarakat.

Tanah Laut - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengecekan lahan persiapan tanam jagung serentak di lahan binaan dengan luas sekitar 3 hektar, yang berlokasi di Desa Tampang Kec. Pelaihari. Rabu (11/02)


Kegiatan pengecekan lahan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan tanam perdana jagung, mulai dari kondisi tanah, sistem pengolahan lahan, hingga kesiapan sarana pendukung pertanian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian Polri terhadap sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

“Polsek Pelaihari terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Pengecekan lahan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tanam sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat maksimal,” ujar Iptu Benny.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut siap bersinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang harus kita dukung bersama. Melalui peran aktif Polsek jajaran, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong produktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap AKBP Ricky Boy Siallagan.

 

Dengan adanya pengecekan dan pendampingan ini, diharapkan pelaksanaan tanam perdana jagung di lahan binaan Polsek Pelaihari dapat berjalan lancar serta memberikan hasil yang optimal bagi petani dan masyarakat sekitar. 

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Pelatihan Penyampaian Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang diberikan oleh pihak RSUD H. Boejasin, bertempat di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Selasa (10/2).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel Polri dalam memberikan penanganan awal terhadap korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi gawat darurat lainnya di lapangan sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Pelatihan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Laut IPTU Adhitya Rizky Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H, serta diikuti oleh IPDA Yohanes selaku Kanit Gakkum Sat Lantas, anggota Sat Lantas, Ka SPKT Polres Tanah Laut beserta anggota, serta personel Pamapta Polres Tanah Laut beserta anggota.
Adapun materi yang disampaikan oleh tim medis RSUD H. Boejasin meliputi Bantuan Hidup Dasar (BHD), Prinsip Lifting, Moving & Transferring pasien trauma, Trauma Initial Assessment and Rescue, serta First Aid. Seluruh materi diberikan secara teori dan praktik guna memastikan peserta mampu memahami serta menerapkannya secara tepat di lapangan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut IPTU Adhitya Dikav menyampaikan bahwa pelatihan pertolongan pertama gawat darurat ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel Polri di lapangan.

“Pelatihan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi gawat darurat lainnya. Penanganan awal yang cepat dan tepat sangat menentukan keselamatan korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujar IPTU Adhitya Dikav.

Ia menambahkan, dengan adanya pelatihan yang diberikan oleh tenaga medis profesional dari RSUD H. Boejasin, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut dapat bertindak lebih sigap, terukur, dan sesuai prosedur saat menghadapi kejadian di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap personel Sat Lantas dan fungsi terkait mampu memberikan pelayanan yang maksimal, humanis, serta profesional kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas,” tutupnya.

Selasa, 10 Februari 2026



Tanah Laut – Komitmen Polres Tanah Laut dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang profesional, transparan, dan akuntabel kembali menuai apresiasi. Hal tersebut ditandai dengan diraihnya dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan pada kegiatan Kick Off Meeting Pelaksanaan Anggaran, Stakeholders Day, dan Sosialisasi Antikorupsi Tahun Anggaran 2026, sekaligus Press Conference APBN Periode Desember Tahun Anggaran 2025.


Kegiatan tersebut berlangsung di Algoritma Cafe & Resto, Jalan KH. Mansyur, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Senin (09/02), dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan di wilayah kerja KPPN Pelaihari. Dalam kesempatan ini, Polres Tanah Laut diwakili oleh Kabag Ren Polres Tanah Laut AKP Totok Heryanto.


Pada ajang tersebut, Polres Tanah Laut sukses menyabet dua piagam penghargaan, yakni:


Peringkat Pertama Satuan Kerja Terbaik Kinerja Pelaksanaan Anggaran lingkup wilayah kerja KPPN Pelaihari Periode Tahun 2025 kategori Satuan Kerja Pagu Besar.


Peringkat Ketiga Satuan Kerja Terbaik Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Penerima lingkup wilayah kerja KPPN Pelaihari Periode Tahun 2025.


Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Pelaihari, Muhammad Falih Ariyanto, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan kedisiplinan Polres Tanah Laut dalam pengelolaan keuangan negara.


Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K.,M.I.K. secara terpisah menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh jajaran.


“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan wujud nyata komitmen Polres Tanah Laut dalam mengelola anggaran negara secara bertanggung jawab, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran guna mendukung tugas kepolisian serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolres.


Menurut Kapolres, pengelolaan anggaran yang baik menjadi fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian yang profesional dan berintegritas. Ke depan, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya tata kelola keuangan negara yang bersih dan akuntabel.

Tanah Laut - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengecekan lahan persiapan tanam perdana jagung di lahan binaan milik Sdr. Titi Lisnani dengan luas sekitar 2,5 hektar, yang berlokasi di Desa Banyu Irang Kec. Bati-Bati. Selasa (10/02)

Kegiatan pengecekan lahan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan tanam perdana jagung, mulai dari kondisi tanah, sistem pengolahan lahan, hingga kesiapan sarana pendukung pertanian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian Polri terhadap sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

“Polsek Bati-Bati terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Pengecekan lahan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tanam sehingga hasil yang diperoleh nantinya dapat maksimal,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa jajaran Polres Tanah Laut siap bersinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang harus kita dukung bersama. Melalui peran aktif Polsek jajaran, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong produktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap AKBP Ricky Boy Siallagan.

Dengan adanya pengecekan dan pendampingan ini, diharapkan pelaksanaan tanam perdana jagung di lahan binaan Polsek Bati-Bati dapat berjalan lancar serta memberikan hasil yang optimal bagi petani dan masyarakat sekitar.

Tanah Laut – Personel berseragam Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli presisi dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Senin (9/2/2026).

Kegiatan KRYD tersebut dilaksanakan oleh personel patroli presisi Sat Samapta Polres Tanah Laut dengan menyasar sejumlah wilayah dan titik-titik yang dinilai rawan terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi patroli Harkamtibmas serta sosialisasi dialogis atau sambang kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta juga melakukan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada warga guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Selain itu, patroli juga difokuskan pada daerah-daerah yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas, sebagai upaya pencegahan terhadap tindak kriminalitas serta untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan KRYD ini, Polres Tanah Laut berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tanah Laut tetap aman, kondusif, serta tercipta kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan KRYD patroli presisi ini merupakan langkah preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan berupa patroli presisi ini, kami berupaya mencegah terjadinya tindak pidana serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selain patroli di daerah rawan, personel juga melaksanakan kegiatan dialogis dan sambang sebagai sarana menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada warga,” ujar Kasat Samapta.

Ia menambahkan, Sat Samapta Polres Tanah Laut akan terus meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada jam-jam rawan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Tanah Laut.


Tambang Ulang – Personel Polsek Tambang Ulang, Polres Tanah Laut melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas (Turlalin) khusus di sejumlah Zona Aman Sekolah (ZAS) yang berada di wilayah Kecamatan Tambang Ulang, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan di Zona Aman Sekolah SDN 2 Tambang Ulang, Zona Aman Sekolah SDN 1 Pulau Sari, serta Zona Aman Sekolah SDN 1 Gunung Raja. Turlalin ini difokuskan pada jam masuk dan pulang sekolah guna menjamin keselamatan anak-anak serta menciptakan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah.

Kapolsek Tambang Ulang, Iptu Mangasa Siagian, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pelajar dan pengguna jalan.

“Melalui kegiatan pengaturan lalu lintas di Zona Aman Sekolah ini, kami berharap dapat tercipta rasa aman dan tertib berlalu lintas bagi pengendara sepeda motor, mobil, serta masyarakat pengguna jalan lainnya,” ujar Kapolsek.

Selain itu, kegiatan Turlalin ini juga bertujuan untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tambang Ulang, dengan meminimalisir potensi kerawanan seperti tindak kejahatan, kemacetan, maupun kecelakaan lalu lintas, khususnya di sekitar lingkungan sekolah.

Polsek Tambang Ulang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan preventif dan humanis demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan tertib.

 


Tanah Laut – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan memberikan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, Senin (09/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 6 Bati-Bati dan diikuti oleh para siswa serta tenaga pendidik. Kegiatan Police Goes To School ini dilaksanakan oleh personel Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Tanah Laut memberikan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas serta cara aman berangkat dan pulang sekolah. Para siswa dibekali pemahaman tentang perilaku yang benar saat berada di jalan raya, baik sebagai pejalan kaki, penumpang, maupun pengguna kendaraan bermotor.

Selain itu, petugas juga memberikan pengenalan tentang safety riding, termasuk pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar SNI, serta memastikan kelengkapan teknis kendaraan sebelum digunakan. Edukasi ini bertujuan agar para pelajar memahami risiko kecelakaan lalu lintas dan mampu menerapkan perilaku aman dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Tanah Laut juga menyampaikan informasi terkait jumlah angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Hal ini disampaikan sebagai bentuk edukasi agar para pelajar dan seluruh masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Dikav menyatakan bahwa kegiatan Police Goes To School ini merupakan bagian dari upaya Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026. Melalui edukasi sejak dini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, baik sebagai pejalan kaki maupun pengguna kendaraan. 

“Kami berharap para siswa dapat memahami dan menerapkan safety riding serta menjadi pelopor tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tanah Laut.” Tutur Kasat lantas.

Senin, 09 Februari 2026

Tanah Laut – Polsek Jorong melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan binaan milik Sdr. Abdul Karim, anggota Kelompok Tani Sumber Rezeki, yang berlokasi di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Panen jagung tersebut dilaksanakan di lahan seluas 3 hektar dengan hasil panen mencapai 15 ton. Jagung hasil panen dibeli oleh pengepul dengan harga Rp 4.000,- per kilogram, selanjutnya disalurkan ke pabrik pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang berlokasi di Kecamatan Bati-Bati.

Kapolsek Pelaihari, IPTU Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

“Polri melalui Polsek Jorong terus berkomitmen mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujar IPTU Rahmad Ramadhani.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung program pemerintah.

“Kami mendukung penuh kegiatan ketahanan pangan di wilayah Tanah Laut. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” tutur AKBP Ricky Boy Siallagan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Jorong berharap dapat terus mendorong penguatan ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut – Kepolisian Resor Tanah Laut melaksanakan kegiatan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., pada Senin (09/02/2026) sekitar pukul 08.00 Wita hingga selesai. Kegiatan apel berlangsung di Lapangan Apel Polres Tanah Laut dan diikuti oleh seluruh personel Polres Tanah Laut.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, serta seluruh Perwira, Bintara, ASN, dan PHL Polres Tanah Laut. Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi internal sekaligus penyampaian arahan pimpinan guna meningkatkan semangat, kedisiplinan, dan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh personel untuk senantiasa menanamkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas setiap nikmat yang telah diberikan, baik dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas kedinasan. Kapolres menekankan bahwa rasa syukur merupakan fondasi penting dalam membentuk mental yang kuat dan sikap kerja yang positif.

Kapolres menyampaikan bahwa dalam perjalanan hidup dan pengabdian, tidak semua harapan selalu berjalan sesuai dengan kenyataan. Namun demikian, setiap kebaikan dan niat baik yang dilakukan dengan tulus diyakini akan mendapatkan balasan dari Tuhan. Oleh karena itu, seluruh personel diminta untuk tetap berbuat baik, bekerja dengan ikhlas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut, AKBP Ricky Boy Siallagan menuturkan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan dengan mudah, melainkan penuh dengan tantangan dan dinamika. Dengan memahami bahwa hidup terkadang berjalan keras, maka setiap individu diharapkan mampu menerima keadaan dengan lapang dada, tanpa menumbuhkan rasa kecewa yang berlebihan. Sikap menerima realitas, menurut Kapolres, akan membentuk ketangguhan mental dan kedewasaan dalam bersikap.

Kapolres juga memberikan motivasi kepada seluruh personel agar terus berjuang, bangkit, dan tidak berhenti melakukan perbaikan diri. Ia mengingatkan bahwa proses belajar dan evaluasi diri harus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga setiap personel mampu berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Selain memberikan motivasi, Kapolres Tanah Laut turut menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja. Kapolres mengimbau seluruh personel agar meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian Mako, baik di lingkungan kantor maupun fasilitas penunjang lainnya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Kapolres mengajak seluruh personel untuk melaksanakan kegiatan korve secara rutin setiap hari, dengan membersihkan lingkungan sekitar Mako Polres Tanah Laut. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata dengan baik diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman, sehat, serta mendukung optimalisasi kinerja personel.

Tanah Laut – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja, Polres Tanah Laut terus meningkatkan kepedulian seluruh personel terhadap kebersihan dan kerapian Mako, baik di lingkungan perkantoran maupun pada fasilitas penunjang lainnya.

Kebersihan lingkungan kerja dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, efektif, dan humanis. Oleh karena itu, seluruh personel Polres Tanah Laut diimbau untuk berperan aktif menjaga kebersihan, kerapian, serta kenyamanan lingkungan kerja sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan korve secara rutin setiap hari, Senin (9/2), Kegiatan tersebut meliputi pembersihan area perkantoran, halaman Mako, ruang pelayanan publik, serta fasilitas penunjang lainnya yang berada di lingkungan Polres Tanah Laut.

Pelaksanaan korve dilakukan secara gotong royong oleh seluruh personel, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan tertata dengan baik. Lingkungan kerja yang terjaga kebersihannya diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja, menjaga kesehatan personel, serta menunjang optimalisasi kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa Kebersihan lingkungan kerja merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. 

“Sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia, kami menekankan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian Mako, baik di lingkungan perkantoran maupun fasilitas penunjang lainnya” Tutur Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa lingkungan yang bersih dan tertata dengan baik akan menciptakan suasana kerja yang nyaman, sehat, serta berdampak positif terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. 

“Oleh karena itu, kegiatan korve rutin kami laksanakan sebagai bentuk komitmen dan budaya disiplin dalam menjaga lingkungan kerja.” Tutup Kapolres.

Tanah Laut – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tanah Laut melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) dengan sasaran pemeriksaan terhadap personel Polres Tanah Laut, Senin (09/02/2026). Kegiatan tersebut digelar setelah pelaksanaan apel pagi dan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Tanah Laut, AKP Suriani.

Ops Gaktibplin ini menyasar pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan personel, kerapian sikap tampang, serta kelayakan penggunaan senjata api dinas. Selain itu, Propam juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam (ponsel) milik personel guna mencegah serta meminimalisir potensi penyalahgunaan aplikasi judi online di lingkungan Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Propam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan humanis, memastikan setiap anggota mematuhi aturan kedinasan yang berlaku. Pemeriksaan administrasi meliputi identitas diri, surat izin mengemudi, kartu anggota, serta kelengkapan dokumen pendukung lainnya. Sementara itu, pemeriksaan sikap tampang difokuskan pada kerapian seragam, potongan rambut, dan penampilan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan institusi Polri.

Untuk pemeriksaan senjata api dinas, Propam memastikan senjata yang digunakan personel dalam kondisi layak pakai, tersimpan dengan aman, serta dilengkapi surat izin dan administrasi yang sah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan senjata api serta untuk menjamin keselamatan personel dan masyarakat.

Tak kalah penting, pemeriksaan ponsel personel menjadi bagian dari upaya pengawasan internal dalam rangka mencegah keterlibatan anggota Polri dalam aktivitas judi online. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan tidak terdapat aplikasi atau aktivitas yang berpotensi melanggar aturan maupun merusak citra institusi.

Kasi Propam Polres Tanah Laut AKP Suriani menyampaikan bahwa Ops Gaktibplin merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk menegakkan disiplin, menjaga profesionalisme, serta meningkatkan integritas personel Polres Tanah Laut. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai bentuk pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri.

Melalui pelaksanaan Ops Gaktibplin ini, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut semakin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, sehingga mampu memberikan pelayanan yang profesional, bersih, dan berintegritas kepada masyarakat.

Minggu, 08 Februari 2026

Jakarta - Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Upaya ini untuk mengawal proses produksi jagung dan memastikan kesejahteraan petani binaan Polri.
Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring. Rakor dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng dalam keterangan yang diterima, Jumat (6/2/2026).

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Salah satu implementasi dilakukan di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Senior vice president BRI, Danang Andi Wijanarko, dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai Rp 180 triliun untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga Rp 6.400 per kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp 6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," kata Brigjen Langgeng Purnomo.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Artikel detik.com

Sabtu, 07 Februari 2026

Tanah Laut — Kepolisian Sektor (Polsek) Pelaihari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Bersama Kelompok Tani (Poktan) Tani Muda, jajaran Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan binaan milik Sdr. Imam Khoiri yang berlokasi di Jalan Telkom, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (7/2).

Lahan pertanian seluas kurang lebih 5 hektar tersebut mulai ditanami jagung secara gotong royong oleh anggota Polsek Pelaihari bersama para petani setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap lahan binaan ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, pendampingan terhadap kelompok tani akan terus dilakukan, mulai dari proses tanam, perawatan hingga panen, sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Polsek Pelaihari bersama Poktan Tani Muda.

Kegiatan ini sejalan dengan program Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendorong seluruh jajaran untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani agar pemanfaatan lahan produktif dapat berjalan optimal serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia juga berharap kolaborasi antara Polri dan masyarakat terus terjalin sehingga selain menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, juga mampu memperkuat kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Dengan dimulainya penanaman jagung di Desa Ambungan ini, diharapkan hasil panen ke depan mampu membantu meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk mengembangkan lahan pertanian produktif.

Statistik Pembaca