Jumat, 13 Maret 2026


Tanah Laut - Polres Tanah Laut melalui jajaran Polsek Tambang Ulang melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama yang merupakan lahan binaan Polri, bertempat di Desa Kayu Abang RT 03, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (12/3).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilaksanakan di lahan milik Sdri. Halimatussa’diah yang menjadi bagian dari lahan binaan Poktan Sejahtera Bersama. Penanaman jagung ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.

Pada kegiatan tersebut, personel kepolisian bersama anggota kelompok tani secara bersama-sama melakukan penanaman bibit jagung di lahan seluas kurang lebih 20 hektare. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Melalui program pembinaan kepada kelompok tani, Polri berupaya mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Tambang Ulang IPTU Mangasa Siagian, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung di lahan Poktan Sejahtera Bersama merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pembinaan kepada kelompok tani, kami berharap lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia juga menambahkan bahwa Polsek Tambang Ulang akan terus mendorong serta mendampingi para petani dalam mengelola lahan pertanian agar dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Kami berharap kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, dapat terus terjalin sehingga program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tambang Ulang dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan penanaman jagung ini, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi para petani serta mendukung ketersediaan pangan di daerah. Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.


Tanah Laut - Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut bersama Bhayangkari Ranting Panyipatan melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di depan Mako Polsek Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (12/3) sore.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Personel Polsek Panyipatan bersama Bhayangkari tampak antusias membagikan paket takjil kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi didampingi Ketua Ranting Bhayangkari Panyipatan. Turut hadir Wakapolsek Panyipatan Iptu Nopriansyah bersama Wakil Ketua Ranting Bhayangkari Panyipatan, serta personel Polsek Panyipatan beserta anggota Bhayangkari Ranting Panyipatan.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta menghadirkan keberkahan di bulan suci Ramadhan dengan saling berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Masyarakat yang menerima takjil menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polsek Panyipatan bersama Bhayangkari yang turut berbagi kebahagiaan kepada masyarakat di bulan penuh berkah ini.

Kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keakraban antara anggota Polri, Bhayangkari, serta masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek Panyipatan.


Tanah Laut - Polres Tanah Laut jajaran Polda Kalimantan Selatan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Intan – 2026” yang bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Kamis (12/3).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut Ricky Boy Siallagan, yang bertindak selaku Inspektur Apel. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka memberikan pelayanan dan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Apel gelar pasukan dihadiri oleh unsur Forkopimda Tanah Laut, Wakapolres Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, Kepala BPBD Kabupaten Tanah Laut, Kasatpol PP Kabupaten Tanah Laut, Ketua Senkom Kabupaten Tanah Laut, para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut, seluruh Perwira dan Bintara Polres Tanah Laut, personel Kodim 1009/Tanah Laut, Dishub, Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Dinas Kesehatan, Senkom Kabupaten Tanah Laut, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut membacakan amanat Kapolri yang menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dalam waktu dekat masyarakat akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga mampu mendorong perputaran uang yang signifikan serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian di berbagai daerah.

Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada masa libur Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau mengalami penurunan sebesar 1,75 persen atau sekitar 2,5 juta orang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, seluruh pihak tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakan masyarakat. Terlebih lagi terdapat berbagai stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, di antaranya diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.

Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran, Polri yang didukung TNI dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada tanggal 14 sampai dengan 15 Maret 2026 serta 18 sampai dengan 19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 24 sampai dengan 25 Maret 2026 dan 28 sampai dengan 29 Maret 2026.

Selain itu, Polri juga telah menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 343 Pos Terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik dan balik Lebaran.

Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek vital yang meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.

Statistik Pembaca